Sarasehan Pendidikan Demokrasi Untuk Pelajar
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri acara Sarasehan Bincang-Bincang bersama KPU Kota Semarang dengan tema Pendidikan Demokrasi untuk Pelajar di SMK Muhammadiyah 1 Kota Semarang, Jumat, (13/01).
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1, Lukman Hakim menjelaskan, acara tersebut merupakan ajang pembelajaran penting bagi para siswa, karena praktik-praktik demokrasi sangat erat dengan kehidupan sosial, salah satu praktik demokrasi yang perlu dipelajari oleh para siswa adalah partisipasi memalui pemilihan umum.
Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah hadir sebagai pemateri untuk diskusi ini menjelaskan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemilu.
Dengan materi yang disampikan, diharapkan para siswa dapat menumbuhkan keinginan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemilu.
Novi menyampaikan, pada hari pemungutan suara Pemilu 2024 yang jatuh pada Hari Rabu, 14 Februari 2024, para siswa SMK Muhammadiyah dapat dikategorikan sebagai pemilih pemula.
Karena partisipasi sebagai pemilih pemula merupakan hal yang baru, maka Novi menyarankan para siswa untuk mempelajari visi dan misi serta background kandidat yang akan berkompetisi di Pemilu 2024.
Novi juga mendorong para pemilih pemula agar dapat belajar menjadi pemilih yang cerdas melalui partisipasi mereka di kegiatan keorganisasian sekolah, seperti IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) yang ada di SMK Muhammadiyah 1.
Selain mengisi kegiatan sarasehan, Novi juga menjadi narasumber dalam podcast "Pod Smart Moehi Media" yang membahas peran pemilih pemula dalam pemilu dan pemilihan.
"Pesan saya untuk melibatkan adek-adek pelajar secara aktif bisa melalui organisasi mulai dari organisasi masyarakat, keagamaan, kepemudaan. Belajar tidak hanya di ruang kelas tapi juga bersosialisasi di dalam organisasi tersebut," kata Novi.
Novi menambahkan, dengan bentuk partisipasi tersebut, para siswa dapat mengembangkan kepedulian terhadap keadaan sosial di masyarakat.
"Partisipasi mereka itu dapat memunculkan kepedulian terhadap masyarakat dan dalam organisasi. Para siswa juga dapat belajar bagaimana cara manajemen orang dalam organisasi, bahkan belajar mengenai politik," Tambah Ibu Novi
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya partisipasi dalam pemilu dan menjadi pemilih yang cerdas. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 dan menjadi generasi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. (mir/ed. Foto: mir/str/KPU Kota Semarang)