Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Asistensi Pemanfaatan Sistem Informasi dalam Penyusunan Peta Politik di Daerah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Politik Dalam Negeri pada Rabu (6/5). Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Sasana Widya Praja BPSDMD Provinsi Jawa Tengah ini menghadirkan empat narasumber yang membahas isu strategis terkait pengelolaan politik dalam negeri dan penyusunan peta politik berbasis data. Narasumber pertama, Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur Kesbangpol kabupaten/kota sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas politik daerah dan nasional. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kompetensi, dukungan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung fungsi deteksi dini dan pemantauan situasi politik. Pada sesi kedua, Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., S.H., M.Si., memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024 dari perspektif penyelenggara. Ia mengulas berbagai tantangan dan pembelajaran yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan menuju Pemilu 2029, sekaligus memperkuat integrasi aspek kepemiluan dalam peta politik daerah. Selanjutnya pada sesi ketiga, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, S.T., M.M., menyampaikan praktik pengelolaan data politik di tingkat provinsi, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data. Ia juga membagikan praktik baik serta inovasi dalam memastikan data politik tersaji secara akurat, mutakhir, dan mudah diakses sebagai dasar penyusunan peta politik. Sementara itu, pada sesi keempat, Kepala Subdirektorat Implementasi Kebijakan Politik Dalam Negeri, Sahrulyadi, S.STP., M.A.P., menjelaskan arah kebijakan nasional terkait konsolidasi data politik serta pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi. Ia menegaskan pentingnya peta politik daerah sebagai instrumen strategis dalam mendukung analisis, deteksi dini, dan perumusan kebijakan politik yang responsif. (ana/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)