Berita Terkini

FGD Mitigasi DPB Pada Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar focus group discussion (FGD) untuk mitigasi data pemilih berkelanjutan (DPB) guna menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Sabtu (19/11).

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom menjelaskan FGD itu dilaksanakan untuk memberikan output pada penyusunan daftar pemilih yang lebih berkualitas pada Pemilu 2024.

Sementara itu Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Henry Wahyono yang hadir dalam FGD tersebut mengatakan KPU Kota Semarang perlu melakukan pra pemetaan tempat pemungutan suara (TPS), terutama TPS di tempat khusus.

Dalam menentukan lokasi TPS khusus itu, Henry mengatakan, proses tersebut harus berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yakni pembentukan TPS bertujuan untuk meminimalisir kecurigaan dan potensi manipulasi daftar pemilih, serta memudahkan teknis secara berkelanjutan.

"Harus sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017, berfungsi untuk meminimalisir kecurigaan atau potensi manipulasi daftar pemilih, dan memudahkan kerja teknis secara berkelanjutan," kata Henry.

Henry mengatakan, untuk TPS khusus, nantinya KPU RI akan membuat SK dan juknis mengenai mekanisme penentuan dan pembuatan TPS khusus tersebut.

"SK TPS lokasi khusus dikeluakan oleh KPU RI, akan ada juknis tentang lokasi TPS khusus tentang jumlah pemilih, time table-nya pun akan dibuat melalui juknis itu," kata Henry.

Terkait proses penyusunan daftar pemilih, Henry mengatakan proses tersebut harus berdasarkan prinsip kehati-hatian agar hak pemilih warga negara tetap terlindungi.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harris, Semarang tersebut mengundang KPU kabupaten/kota se-wilayah koordinasi 1 Jawa Tengah, KPU Provinsi Jawa Tengah, dan Bawaslu Kota Semarang. (rhd/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 136 kali