Pemilih Kota Semarang Tembus 1.28 Juta, KPU Tegaskan Akurasi Data Jadi Prioritas
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menetapkan jumlah pemilih sebanyak 1.284.513 orang dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, Rabu (1/4).
Rapat pleno yang digelar oleh KPU Kota Semarang tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini, serta dihadiri oleh jajaran anggota KPU, Bawaslu, Polres, Kodim, Disdukcapil, Lapas, dan sejumlah dinas terkait lainnya serta seluruh Parpol tingkat Kota Semarang.
Dalam sambutannya, Ahmad Zaini menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan rekapitulasi, KPU Kota Semarang telah melakukan kegiatan pencocokan dan penelitian terbatas (coklit terbatas/coktas) guna memastikan keakuratan data pemilih. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga validitas data dalam proses pemutakhiran berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemutakhiran data pemilih. Menurutnya, keberhasilan penyusunan data pemilih yang akurat tidak dapat dicapai oleh KPU semata, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat.
"Pemutakhiran data pemilih merupakan kerja bersama. Dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, serta keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat dipercaya," ujarnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah pemilih di Kota Semarang pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebanyak 1.284.513 pemilih, terdiri dari 623.716 pemilih laki-laki dan 660.797 pemilih perempuan. Data tersebut tersebar di 16 kecamatan dan 177 kelurahan di Kota Semarang.
Rapat pleno terbuka ini menjadi bagian dari komitmen KPU Kota Semarang dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, sekaligus memastikan setiap warga yang memenuhi syarat tetap terakomodasi dalam daftar pemilih. (rhd/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)