Berita Terkini

Dampingi Pemilos di SMK Negeri 1, KPU Kota Semarang Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mendampingi dan memberikan edukasi demokrasi dalam kegiatan Pemilihan Pengurus OSIS Berintegritas (Pemilostas) di SMK Negeri 1 Semarang, Senin (19/1). 

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran politik praktis bagi siswa melalui simulasi pemilu yang digelar menyerupai pemilihan umum sesungguhnya.

Pemilostas dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Semarang dan diikuti oleh seluruh siswa sebagai pemilih. Puncak kegiatan ditandai dengan hari pemungutan suara atau “hari coblosan”, di mana tiga pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS bersaing secara demokratis untuk memperoleh mandat dari warga sekolah.

Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, menyampaikan bahwa Pemilostas bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan dan integritas peserta didik.

“Proses ini menjadi pembelajaran penting bagi siswa untuk memahami demokrasi secara nyata. Siapa pun yang terpilih diharapkan mampu membawa perubahan positif dan inovatif bagi sekolah, serta memiliki integritas sebagai calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini, hadir sebagai narasumber dan memberikan pemaparan mengenai nilai-nilai dasar demokrasi kepada para siswa. Ia menjelaskan bahwa demokrasi berasal dari kata demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan.

“Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Melalui Pemilostas ini, siswa belajar bahwa suara mereka memiliki arti dan menentukan arah kepemimpinan,” jelas Zaini di hadapan peserta.

Menurut Zaini, praktik demokrasi di lingkungan sekolah memiliki tujuan strategis dalam membangun kesadaran politik sejak dini. Demokrasi memberikan ruang kebebasan berpendapat, menjamin keamanan bersama, serta mendorong partisipasi aktif warga negara, termasuk generasi muda.

Pemilostas SMK Negeri 1 Semarang juga diharapkan mampu mendorong lahirnya pengurus OSIS yang kreatif, inovatif, dan berintegritas. Dengan pendampingan dari KPU Kota Semarang, proses pemilihan dirancang mengacu pada prinsip pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari tahapan pemungutan hingga penghitungan suara. Partisipasi aktif tersebut menjadi indikator keberhasilan pendidikan politik praktis di lingkungan pendidikan formal, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai ruang pembelajaran demokrasi. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 4 kali