Berita Terkini

Butuh Lebih Dari 16 Ribu Petugas, KPU Ajak Anggota GOW Jadi KPPS Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Pada Sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat untuk Pilkada 2024, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Divisi Sosparmas & SDM, Novi Maria Ulfah mengajak anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Semarang dan anggota keluarganya untuk menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Selasa (30/7).

KPU Kota Semarang telah menetapkan sebanyak 2.354 TPS reguler di Kota Semarang, karena tiap TPS membutuhkan 7 orang KPPS, Maka dibutuhkan lebih dari 16 ribu orang untuk bertugas di masing-masing TPS.

"Untuk Pilkada 2024, TPS reguler di Kota Semarang itu jumlahnya 2.354, nah tiap TPS itu ada 7 orang KPPS, jadi di pilkada ini sangat terbuka peluang buat ibu-ibu," kata Novi.

Novi juga menjelaskan, karena syarat minimal umur untuk menjadi KPPS adalah 17 tahun, ia juga mempersilahkan apabila ada anak atau anggota keluarga anggota GOW yang ingin berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024.

"KPU Kota Semarang butuh 16 ribu lebih anggota KPPS jadi silahkan ikut daftar. peluangnya sangat terbuka untuk anak, suami, dan anggota keluarga ibu-ibu semua, karena umurnya 17 sampai 55 tahun. Jadi monggo kapan lagi berpartisipasi di pilkada di mana kita tidak hanya jadi pemilih," sambung Novi.

Mengenai syarat pendaftaran KPPS, Novi menjelaskan bahwa dokumen yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan pendaftaran anggota pantarlih, PPS, ataupun PPK.

"Minimal 17 tahun, pendidikan SMA, kemudian ada surat pendaftaran, surat pernyataan tidak jadi pengurus atau anggota parpol, ada surat kesehatan jasmani dan rohani," papar Novi.

KPU Kota Semarang sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot Semarang mengenai keringanan biaya pengurusan surat sehat di puskesmas negeri. Meski demikian potongan pengurusan surat kesehatan dan cek gula/tensi tidak bisa 100 persen gratis.

"Kita sudah matur ke dinkes agar ada keringanan biaya, tidak bisa dicover 100 persen karena ada alat kesehatan yang tidak bisa dicover. Nanti yang dicek kadar gula darah dan tensi darah, bisa dari klinik puskesmas, baik negeri atau swasta," kata Novi melanjutkan.

Terkait partisipasi pemilih, Novi mengatakan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat merupakan tugas seluruh warga Kota Semarang. Oleh sebab itu ia meminta anggota GOW untuk mengajak anggota keluarga masing-masing agar menggunakan hak pilihnya di 27 November 2024 mendatang.

"Nah ini PR kita bersama, jadi nanti mohon ibu-ibu, jika ada anak atau anggota keluarga yang bekerja di luar daerah dihimbau untuk pulang dulu, karena pilkada nanti kan di hari libur dan diliburkan, jadi mohon sempatkan pulang jangan sampai nggak nyoblos nggih bu nggih," ujar dia.

Selain menghadirkan KPU Kota Semarang, kegiatan yang berlangsung di Lantai 3 Gedung PKK Kota Semarang tersebut, GOW juga mengundang Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti yang akrab disapa Detty. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 241 kali