Getar Pemilu 2024: Meningkatkan Partisipasi Politik Pemilih Muda
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Getar Pemilu 2024: Meningkatkan Partisipasi Politik Pemilih Muda yang digelar oleh radio Elshinta untuk memperingati 23 tahun stasiun berita Elshinta News and Talk, Rabu (12/7).
Hadir dalam kegiatan itu Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) dan Direktur Trust Indonesia Research and Consulting, Ahmad Fadhli.
Kegiatan daring yang juga disiarkan secara langsung melalui Youtube Radio Elshinta tersebut membahas bagaimana meningkatkan partisipasi publik pada Pemilu Tahun 2024.
Berkat keterbukaan informasi dan akses masyarakat terhadap informasi semakin mudah, dalam paparannya Nanda mengatakan bahwa saat ini informasi mengenai kepemiluan lebih mudah didapat oleh masyarakat.
Berkaca dari partisipasi pemilih dalam Pilpres 2019 di Kota Semarang yang mencapai 83%, jumlah pemilih muda yang mendominasi daftar pemilih, dan kemudahan akses informasi kepemiluan, Nanda mengatakan bahwa KPU memiliki bekal yang cukup baik.
"Jumlah pemilih di DPT lebih 50 persen masih didominasi oleh pemilih muda, dan kemudahan mengakses informasi pemilu di berbagai platform media sosial menjadi bekal, terlebih lagi di tahun 2019 partisipasi pemilih di Kota Semarang melampaui 83 persen, ini menjadi bekal yang baik," kata Nanda.
Meski demikian, aspek tersebut bukan merupakan faktor determinan yang memastikan bahwa partisipasi publik di tahun 2024 akan tinggi, pasalnya aktivitas antar pengguna di media sosial rawan akan penyebaran isu hoaks.
"Di media sosial masih rawan akan penggunaan isu sara, misinformasi dan penyebarluasan berita bohong, maka peran generasi muda diperlukan untuk memberikan informasi yang benar," kata Nanda.
Nanda menjelaskan, peran generasi muda diperlukan untuk memberikan informasi yang benar, mengingat generasi muda memiliki literasi digital yang lebih baik.
"Dalam hal ini arus informasi di media sosial sangat cepat, apa saja bisa viral, nah generasi z ini perlu terlibat untuk memberi informasi yang akurat dan positif terhadap Pemilu 2024, ini menjadi kunci bersama," kata Nanda. (tbr/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)