Berita Terkini

Kebonagung Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2024

Kebonagung Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2024

#TemanPemilih Dukungan dan kesiapan masyarakat menggelar pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 ditunjukan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah kelurahan Kebonagung Semarang Timur. Hal tersebut disampaikan dalam forum evaluasi pendidikan pemilih untuk wilayah dengan tingkat partisipasi pemilih rendah  di kota Semarang dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Semarang tahun 2020.

Acara berlangsung di lantai 3 Kantor Kelurahan Kebonagung, Senin (13/6).  Dihadiri Lurah Kebonagung, LPMK, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta penyelenggara pemilu di Kebonagung.
Narasumber adalah Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang) dan Muhammad Amin (Ketua Bawaslu Kota Semarang) dan moderator yaitu Hari Soesilo (Sekretaris KPU Kota Semarang).

Henry Casandra Gultom ( Ketua KPU Kota Semarang) pada sambutannya menyampaikan bahwa KPU melakukan evaluasi dan sosialisasi pada daerah dengan tingkat partisipasi rendah itu untuk mengetahui masalah yang ada di kebonagung dan jalan keluarnya. 

"Ibu bapak tokoh masyarakat, bisa mengajak warga untuk berpartisipasi, dalam rangka untuk mengawal nasib kota Semarang kedepan. Khususnya dalam memilih pemimpin Kota Semarang.Nanda Gutom menyebutkan potensi masalah yang muncul mengapa angka partisipasi rendah adalah adanya warga yang tinggal di kelurahan Kebonagung namun bukan penduduk asli atau memiliki KTP dan KK di kebonagung namun tidak tinggal alamat yang tertera KK dan KTP.

Masalah lain adalah minimnya informasi, adanya pandemi covid 19, minimnya sosialisasi dan edukasi masyarakat, pengalaman buruk terhadap pemilihan sebelumnya, atau pikiran apolitis yang menganggap pemilihan itu tidak penting. Lebih terang Nanda menegaskan bahwa Indonesia akan mencatatkan sejarah dunia bahwa akan menjalani dua jenis pemilihan di tahun yang sama yaitu pemilu lima kotak dan pemilihan kepala daerah.

"Jika kita bersama dan bergandengan tangan, siap lahir batin menggelar pemilu 2024 kami yakinkan bahwa angka partisipasi di kebonagung bisa meningkat bahkan mencapai 80 %"

Saat Nanda Gutom bertanya apakah Ibu bapak sebagai tokoh masyarakat Kebonagung siap mensukseskan pemilu dan pemilihan serantak tahun 2024, hadirin menjawab "Siap"
 
Bentuk partisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan melaporkan apabila ada warga di sekitar yang meninggal, baru berusia 17;tahun, pindah domisili, atau baru masuk TNI atau Polri atau baru pensiun, bisa melaporkan kepada KPU.

Senada, M Amin (Ketua Bawaslu Kota Semarang)  Menyampaikan bahwa kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakan dalam pemilihan umum. Salah satu bentuk rakyat berdaulat adalah menjadi pemilih atau partisipasi pemilu yang diselenggarakan oleh KPU Bawaslu dan DKPP. Amin menyampaikan bahwa mensukseskan pemilu adalah tugas kita bersama sebagai tokoh masyarakat, RT RW, LPMK. Tokoh masyarakat, tokoh agama turut mensukseskan.

Jumlah penduduk di Kebonagung menurut Subianto (Lurah Kebonagung) berjumlah sekitar 3500 orang dan itu angka besar yang butuh sosialisasi khusus untuk mensukseskan pemilu. 

Pada Pilwakot 2020 Kebonagung terdiri atas 10 TPS dan partisipasi 59,76 % masih dibawah angka partisipasi Kota Semarang yaitu 68, 2 %. 

"Semangat untuk mensukseskan ini sangat membutuhkan peran besar kita semua dalam bentuk partisipasi menjadi pemilih, sosialisasi, menjadi penyelenggara pemilu, menjadi peserta pemilu, bekerjasama dengan pemerintah dan parlemen semua bertujuan mensukseskan pemilu dan pemilihan 2024.

M Amin menilai mengapa terjadi partisipasi rendah karena adanya masyarakat yang memiliki kesadaran rendah akan hak politik dan pemilu, belum terdaftar di Daftar pemilih, tidak mendapatkan undangan memilih, bekerja di luar kota, pindah alamat atau sakit.

Sesi diskusi beberapa hal yang mencuat adalah soal penyelenggara terkait regulasi syarat menjadi penyelenggara, kerja keras RT dan RW agar mendapatkan apresiasi dalam bentuk insentif, kiat agar warga tertarik mencoblos dan honor bagi penyelenggara mengingat kerja keras penyelenggaraan yang begitu berat.

Sesi terakhir moderator Hari Soesilo mengajak untuk menyatakan siap mensukseskan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, disambut teriakan "siap" oleh peserta .

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 114 kali