KPU Ajak Mahasiswa FH Unissula Aktif Berorganisasi dan Mempelajari Konsep Demokrasi
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Pada kegiatan KPU Goes to Campus yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang di Fakultas Hukum (FH) Unissula, Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah mengajak mahasiswa yang hadir untuk aktif berorganisasi dan mempelajari konsep-konsep demokrasi melalui kegiatan kampus dan bermasyarakat, Kamis (26/9).
Novi menjelaskan bahwa para mahasiswa yang hadir perlu memahami bahwa dalam konsep demokrasi, agar seseorang bisa menduduki jabatan politik, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif perlu memiliki modal sosial.
Meski tidak terjun langsung dalam politik praktis, modal sosial yang dipunyai memiliki banyak manfaat positif bagi perkembangan karir mahasiswa.
"Nah dengan berorganisasi di kampus maupun di masyarakat, adik-adik bisa mendapatkan modal sosial. Nah modal sosial ini satu diantara dua modal awal yang bisa membuat seseorang menjadi peserta pemilu/pemilihan. Inilah mengapa parpol banyak merekrut artis atau tokoh yang sudah terkenal, jadi akan lebih mudah mendapat simpati masyarakat," papar Novi.
Selain modal sosial, seorang kandidat pemilu/pilkada perlu memiliki modal kapital yang digunakan untuk menggalang lebih banyak aspirasi dan dukungan masyarakat.
"Bagaimanapun juga pada masa kampanye ada mesin partai politik yang harus dijalankan, baik untuk menggalang aspirasi ataupun penyampaian visi dan misi untuk mendapat dukungan masyarakat, maka modal kedua yang perlu dimiliki adalah modal kapital," sambung Novi.
Kendati demikian, Novi menyampaikan bahwa modal kapital bukanlah modal dominan yang menentukan, pasalnya ada sikap volunteerism dari masyarakat apabila kandidat tersebut berhasil menarik simpati publik.
"Tetapi tidak menentukan ya, karena apabila calon itu sudah memiliki modal sosial yang mapan, malah saat kampanye ada masyarakat yang menyumbang ke kandidat itu secara sukarela. Ini salah satunya karena sudah memiliki modal sosial itu," jelas dia.
Pada kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiswa FH Unissula tersebut, Novi menyampaikan tahapan-tahapan Pilwakot Semarang Tahun 2024.
Novi mempersilahkan apabila ada mahasiswa FH Unissula yang tertarik bergabung sebagai KPPS. Karena, KPU membutuhkan support mahasiswa dan pemilih muda yang memiliki kecakapan terhadap teknologi informasi.
"Bagi anak-anak muda seperti teman-teman ini biar tambah pengalaman, tidak hanya secara teori dari kampus. Bisa bergabung sebagai KPPS, karena teman-teman kan lebih banyak literasi digital dan teknologi informasi. Ini bermanfaat buat memperkuat personil KPPS kita," kata Novi.
Kegiatan sosialisasi kepada pemilih muda yang digelar di FH Unissula tersebut dihadiri dan dibuka oleh Dekan FH Unissula, Dr. H. Jawade Hafidz, S.H., M.H. dan menghadirkan narasumber Kaprodi FH Unissula, Dr. Muhammad Ngaziz.,S.H.,M.H. (rap/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)