KPU Apresiasi Driver Ojol yang Proaktif Cek Daftar Pemilih Pilkada 2024
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengapresiasi anggota komunitas driver ojek online (ojol) yang proaktif mengecek daftar pemilih Pilkada 2024 melalui cekdptonline.kpu.go.id, Kamis (8/8).
Hal tersebut dilakukan oleh Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah saat dirinya menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik yang digagas oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang di Hotel Candi Indah Semarang.
Novi menjelaskan, DPS Pilkada 2024 akan mulai diumumkan di seluruh kantor kelurahan, dan kecamatan serta melalui media yang dikelola oleh KPU Kota Semarang.
Meskipun diumumkan secara fisik, bagi warga masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga tidak sempat melihat secara langsung ke lokasi pengumuman, KPU memiliki aplikasi berbasis web yang bisa diakses oleh siapapun dan kapanpun melalui HP.
"Nah ini cocok buat teman-teman yang jadi mitra ojek online, kalau tidak sempat ke kelurahan, bisa lewat HP masing-masing. Semua pakai HP kan? pasti sudah mahir sama aplikasi, langsung saja cek di alamat cekdptonline.kpu.go.id," terang Novi.
Setelah berhasil mengakses cekdptonline.kpu.go.id, Novi mengatakan, langkah selanjutnya adalah memasukkan 14 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara benar.
"Kalau sudah masukkan NIK ibu/bapak, nanti akan muncul nama dan lokasi TPS, beserta titik koordinatnya di mana," sambung dia.
Merespon hal itu, mayoritas driver ojol yang sengaja diundang pada kegiatan tersebut membuka HP dan mencoba mengecek apakah dirinya sudah masuk daftar pemilih yang disusun oleh KPU dan menunjukkan hasilnya kepada narasumber yang hadir.
"Sudah ada yang coba? ya sudah ada ya, TPS berapa kelurahan berapa. terima kasih, KPU memang mengharapkan respon dan tanggapan masyarakat. Jadi daftar pemilih yang disusun ini semakin akurat," kata Novi.
Dengan proaktif mengecek daftar pemilih, Novi mengatakan hal itu mempermudah KPU dalam melakukan peremajaan data menuju penetapan daftar pemilih tetap (DPT).
"Kalau belum masuk nanti lapor ke kelurahan, atau ke kecamatan ketemu PPS, atau PPK. Bisa juga melaporkan jika data ibu/bapak ada yang berubah. Alamatnya misalnya sudah pindah, atau malah belum masuk DPS," lanjut Novi.
Novi berharap, masukan-masukan dari warga Kota Semarang tersebut semakin membuat daftar pemilih untuk Pilkada 2024 di Kota Semarang semakin akurat dan berdasarkan data yang paling update.
"Harapannya nanti data pemilih kita semakin update, valid dan akurat," tuturnya.
Pada kegiatan yang mengundang Ketua Bawaslu Kota Semarang tersebut, Novi juga memaparkan tahapan pencalonan pilkada yang akan dimulai pada 24 Agustus mendatang.
"Sebentar lagi KPU Kota Semarang juga akan melaksanakan tahapan pencalonan. Pembukaan pendaftaran di tanggal 27 - 29 Agustus melalui jalur partai. Sebelumnya KPU akan mengumumkan tahapan pencalonan melalui media massa pada tanggal 24 sampai 26 Agustus," lanjut Novi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kabid Poldagri, Badan Kesbangpol Kota Semarang, Suparman. Dirinya yang juga merangkap sebagai narasumber menjelaskan mengenai peran Pemkot Semarang pada penyelenggaraan Pilkada 2024, dan bagaimana masyarakat bisa menjadi pemilih yang bertanggung jawab menjaga keamanan Kota Semarang. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)