KPU Gandeng Ormas dan LSM Kota Semarang Untuk Tingkatkan Partisipasi Pilkada 2024
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Dalam upaya peningkatan partisipasi pemilih Pilkada Serentak Tahun 2024, KPU Kota Semarang bekerjasama dengan sejumlah ormas dan LSM untuk menggelar kegiatan sosialisasi secara tatap muka, Kamis (18/7).
Program tersebut digagas oleh KPU karena jumlah dan wadah ormas dan LSM di Kota Semarang cukup banyak dan variatif. Selain itu ormas dan LSM tersebut memiliki jumlah anggota yang dapat mereplikasi pesan ajakan memilih kepada massa yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Novi Maria Ulfah saat menjadi narasumber dalam podcast IMTV Semarang.
"Dalam waktu dekat, ya minggu-minggu ini kita sedang menggandeng LSM/Ormas dalam hal Sosialisasi Pilkada 2024. Karena jumlah anggotanya itu banyak mas, jadi kami rasa ini bisa menjadi sarana KPU dalam menggaungkan ajakan memilih kepada masyarakat yang lebih luas lagi," terang Novi.
Sebagai upaya untuk menggenjot kehadiran pemilih di TPS pada 27 November 2024 mendatang, KPU Kota Semarang juga menyasar pemilih pemula melalui program KPU goes to school, goes to pesantren, dan KPU goes to campus.
"Karena harapan kami, angka partisipasi pilkada di Kota Semarang bisa lebih dari 77 persen, jadi KPU menggunakan berbagai cara. Selain mengajak ormas/LSM, kami juga membuat kegiatan KPU goes to school dan KPU goes to campus," sambung Novi.
Meskipun angka partisipasi bukan satu-satunya variabel sukses atau tidaknya penyelenggaraan pilkada, faktanya partisipasi pemilih di Kota Semarang belum menyentuh angka 70 persen.
"Di Pilwakot 2020 saja angka partisipasinya 68 persen, tentu kami bersyukur, tetapi angka di bawah 70 persen itu memang menjadi PR kita bersama," ujar dia.
Pada kesempatan tersebut Novi secara khusus mengundang warga Kota Semarang untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024 sebagai anggota KPPS. Ia berharap banyak kaum muda yang menaruh atensi pada tema demokrasi dan kepemiluan.
"Ayo anak-anak muda berkontribusi dalam menyukseskan Pilkada 2024 ini dengan menjadi anggota KPPS, selain untuk regenerasi, tentu kami senang ya jika banyak anak muda yang peduli terhadap pilkada kita," sebutnya.
Mengenai tahapan Pilkada yang tengah berlangsung di Kota Semarang, Novi mengatakan saat ini masih dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemiih.
"Saat ini pantarlih se-Kota Semarang sedang dalam proses coklit dari rumah ke rumah. Ini nanti sampai 24 Juli 2024. Kalau ada warga yang belum didatangi oleh petugas kami silahkan lapor ya, bisa ke PPS, PPK atau KPU Kota Semaranng," tutur Novi. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)