Berita Terkini

KPU Kota Semarang Berikan Sosialisasi Mengenai Pemilos Kepada SMK Negeri 6 Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, melalui Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Suyanto memberikan materi sosialisasi mengenai Pemilihan Ketua Osis (Pemilos) kepada siswa dan siswi SMK Negeri 6 Semarang, Rabu (5/10).

Dalam materinya, Suyanto menyampaikan bahwa alur pemungutan suara yang akan dilaksanakan dalam pemilos secara garis besar tidak berbeda dengan alur pemungutan suara dalam pemilu.

"Pada intinya alur yang dilakukan di pemilu dan pemilos sama, maka sebagai pemilih harus tahu alur yang harus dilalui saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai dari masuk hingga keluar TPS," kata Suyanto.

Sebelum datang ke TPS, Suyanto mengatakan, pemilih perlu membawa surat pemberitahuan memilih yang akan dicek oleh petugas TPS, apakah ada di daftar pemilih atau tidak.

"Setelah dicek, pemilih masuk ke TPS, dan melakukan pendaftaran kepada petugas KPPS," terang Suyanto.

Kemudian pemilih menunggu di tempat yang disediakan di dalam TPS untuk dipanggil oleh anggota KPPS dan menerima surat suara.

"Setelah mendapatkan surat suara yang ditandatangani KPPS, pemilih bisa langsung menuju bilik suara yang tersedia untuk menyalurkan hak pilihnya," lanjutnya.

Proses selanjutnya, pemilih melipat kembali surat suara yang telah dicoblos dan memasukkan surat suara yang telah tercoblos itu ke dalam kotak suara yang telah tersedia.

Sebagai tanda sudah menyalurkan hak pilihnya, petugas KPPS memberi tanda tinta di salah satu jari pemilih sembari pemilih tersebut meninggalkan TPS.

"Nah kalau sudah, pemilih menuju ke meja tinta untuk mendapatkan tinta tetes, sebagai bukti sudah memberikan hak pilihnya,” ujar dia.

Selain menyampaikan alur pemungutan suara, Suyanto juga memberikan pemahaman mengenai konsep demokrasi dan sejarah demokrasi kepada siswa dan siswi SMK Negeri 6 yang menghadiri kegiatan tersebut. (rhd/ed. Foto: rhd/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 276 kali