KPU Kota Semarang Gelar Media Gathering Bahas Pemilu 2024
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar media gathering untuk membahas pelaksanaan tahapan Pemilu Serentak 2024, Jumat (15/12).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan awak media massa Kota Semarang, baik cetak, online, radio, maupun televisi.
Dibuka oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda), para awak media diperkenalkan dengan anggota KPU Kota Semarang periode 2023-2028, yakni Agus Supriyono, Ahmad Zaini, Novi Maria Ulfah, dan M. Arif Agung Nugroho.
Nanda juga memperkenalkan Sekretaris KPU Kota Semarang yang dilantik pada Bulan Oktober 2023 silam, Tobirin.
Pada penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 yang telaksana hingga bulan Desember 2023, Nanda memberikan apresiasi kepada awak media karena telah membantu memberitakan informasi kepemiluan kepada masyarakat Kota Semarang.
"Terima kasih atas pemberitaan yang dibuat oleh teman-teman media terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu di Kota Semarang," kata Nanda.
Mengenai isu-isu pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang akan diberitakan, Nanda mempersilahkan kepada seluruh awak media untuk menghubungi dirinya secara langsung untuk melakukan kroscek informasi.
"Bagi teman-teman media, misalnya lagi siaran radio, kemudian ada yang bertanya mengenai mekanisme memilih dan atau tata cara pindah memilih, dan informasi lainnya silahkan saja kami di kontak untuk mengkonfirmasi informasi itu," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Nanda juga menyampaikan kegiatan KPU Kota Semarang pada akhir Tahun Anggaran 2023 untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2023.
"Kami pada akhir tahun juga akan membuat kegiatan simulasi pemungutan suara untuk mengetahui berapa lama proses tersebut. KPU juga akan membuat video tutorial untuk mempermudah petugas kami di TPS," sambungnya.
Nanda berharap, hubungan baik yang telah terjalin antara KPU dengan media massa tetap terjalin dengan baik melalui komunikasi dan koordinasi untuk suksesnya Pemilu 2024
"Ke depan kami harap kita bisa terus berkomunikasi, koordinasi mengenai pelaksanaan tahapan Pemilu sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat informasi kepemiluan," kata Nanda. (rap/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)