Berita Terkini

KPU Kota Semarang hadiri Dialog Interaktif Bersama DPRD Kota Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum menghadiri dialog interaktif yang digelar oleh DPRD Kota Semarang dengan tema Menjaga Kualitas Demokrasi di Kota Semarang, Rabu (29/5).

Kegiatan yang juga disiarkan oleh Simpang 5 TV dan Kis FM tersebut mengundang Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Winarto, dan Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo sebagai narasumber.

Berdasarkan tahapan yang telah dilakukan oleh KPU, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) memastikan bahwa tidak ada bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota dari jalur perseorangan yang akan berkompetisi di Pilwakot Semarang 2024.

"Kemarin KPU sudah membuka pendaftaran pemantau, sudah merekrut PPK dan PPS, dan dapat kami pastikan nanti di Pilwakot Semarang 2024 bakal calon hanya ada dari partai potilik atau gabungan partai politik," terang Nanda.

Nanda menjelaskan hal itu karena selama masa pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan yang telah dibuka sejak 8 hingga 12 Mei 2024 tidak ada pasangan calon perseorangan yang datang ke kantor KPU Kota Semarang.

"Karena selama membuka pendaftaran pasangan calon dari jalur perseorangan hingga penutupan tidak ada yang mendaftarakan diri," lanjut Nanda.

Flashback pada penyelenggaraan Pilwakot Semarang 2020, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Winarto (Liluk) memberikan apresiasi kepada KPU Kota Semarang dan seluruh pihak yang ikut menyukseskan event demokasi tersebut.

"Kemarin di Pilwakot 2020 berjalan lancar hampir tanpa ada masalah. Kita apresiasi kepada Pemkot dari tingkat kota kecamatan, dan kelurahan, dan juga tentunya kepada KPU beserta jajarannya yang sudah mempersiapakan Pilwkaot 2020 dengan sangat baik," terang Liluk.

Ia berharap, Pilwakot Semarang 2024 akan berlangsung lancar tanpa ekses apapun, mengingat kedewasaan demokrasi di Kota Semarang sudah cukup baik.

"Pilwakot 2024 harus kita laksanakan dengan senang ya, karena tidak ada tekanan-tekanan, harapannya, kualitas dan kedewasaan demokrasi di Kota Semarang yang sudah baik akan semakin baik lagi," lanjutnya.

Senada dengan Liluk, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo mengatakan bahwa meningkatnya kedewasaan demokrasi warga Kota Semarang dapat terlihat dari tensi politik pasca Pemilu 2024 yang cepat mereda.

"Saya rasa dari segi demokrasi kita sudah meningkat, buktinya setelah selesai Pemilu, kita seperti biasa lagi, aman, tidak ada perselisihan yang berlarut-larut," kata Yudi.

Mengenai partisipasi pemilih, kendati menghadapi beberapa tantangan seperti pandemi covid dan keberadaan calon tunggal, Nanda menyebutkan bahwa Pilwakot Semarang 2020 memiliki tingkat partisipasi pemilih tertinggi dibandingkan dengan Pilwakot sebelumnya.

Keberhasilan tersebut, kata Nanda dapat terwujud karena masyarakat Kota Semarang sudah menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab sesuai dengan regulasi yang diterapkan kala itu.

"Parmas di 2020 itu paling tinggi dari Pilkada sebelumnya. masyarakat kita hadir di TPS itu sebanyak 805.024 orang. Menariknya jumlah tersebut tidak membuat penyebaran covid 19 meningkat. Kami mengapresiasi warga yang telah menerapkan pembatasan sesuai dengan regulasi pembatasan sosial untuk pilkada," papar Nanda.

Nanda berharap, pada Pilwakot Semarang 2024 masyarakat Kota Semarang makin dewasa dalam menggunakan hak pilih, termasuk bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial dalam berinteraksi di dunia maya.

"Kami berharap warga Kota Semarang bisa bijak menggunakan media sosial, karena derasnya arus informasi kita jadi sulit memiliah informasi yang benar. Tetapi saya yakin dengan kerjasama kita bersama, insya allah semua bisa berjalan dengan baik," ujarnya. 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Noormans Semarang tersebut diikuti pula oleh para jurnalis yang masuk dalam Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang. (rap/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 86 kali