Berita Terkini

KPU Kota Semarang Hadiri FGD Pemilu Damai 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Komitmen Bersama Tokoh Parpol, Kader Partai dan Kita Sebagai Anak Bangsa Sepakat Menjaga Kondusifitas, Komitmen Toleransi Dalam Mengawal Proses Demokrasi Pemilu 2024 Yang Aman, Damai, dan Sejuk Dalam Bingkai NKRI di Wilayah Semarang Raya, Rabu (15/11).

Pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Polrestabes Semarang tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah.

Narasumber FGD yang memberikan materi antara lain Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan, Dirreskrimum Polrestabes Semarang, dan Intel Kapolda Jateng.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dari Polrestabes Semarang, yang menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dan Polri dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan damai. 

Masyarakat dihimbau untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilu dengan bijak, sesuai dengan hati nurani dan aspirasinya, tanpa terpengaruh oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono menjelaskan bahwa tugas peran pokok KPU adalah melaksanakan tahapan Pemilu tahun 2024 dengan sukses tanpa ekses.

Dasar Hukum yang digunakan dalam Pemilu 2024 adalah UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagaimana diubah dengan UU No 7 Tahun 2023, kemudian PKPU tentang Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Umum 2024. 

Handi menyebutkan ada 3 komponen penting dalam Pemilu yaitu peserta Pemilu, pemilih, dan proses Pemilu. 

Handi juga menegaskan adanya potensi masalah selama tahapan Pemilu 2024 yaitu kapasitas SDM yang kurang merata, akses jaringan internet yang tidak merata untuk mendukung sistem informasi KPU berbasis internet dalam tahapan Pemilu, problematika distribusi logistik, akurasi data pemilih, tingginya suara yang tidak sah, dan beban kerja KPPS yang tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Sosiawan menambahkan bahwa Pemilu merupakan kontak sosial antara masyarakat dengan calon pemimpin, dan Bawaslu bertugas menjadi wasit Pemilu yang adil, tegas, humanis, profesional, proporsional. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 65 kali