Berita Terkini

KPU Kota Semarang Hadiri Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Karakter dan Bela Negara Fisip Unnes

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Karakter dan Bela Negara bagi mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Minggu (1/10).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda).

Dalam paparannya, Nanda menjelaskan tentang bela negara, pengertian, unsur dasar bela negara, serta fungsi dan tujuan bela negara.

"Bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia serta keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara," terang Nanda. 

Dengan karakter dan pemahaman mengenai konsep bela negara, Nanda mengatakan bahwa kemampuan tersebut berfungsi untuk merawat dan melestarikan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia dan pengamalan Pancasila dan UUD 1945.

"Fungsi dari bela negara itu untuk mempertahankan dan menjaga keutuhan wilayah negara. Tujuan dari bela negara adalah mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945, serta menjaga identitas dan integritas bangsa atau negara,” Kata Nanda.

Nanda juga menerangkan bahwa wujud dari bela negara adalah berpartisipasi pada proses demokrasi dan Pemilu serentak tahun 2024. 

Nanda berharap nantinya untuk mahasiswa Fisip Unnes sebagai pemilih pemula bisa menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 dalam Pemilu 2024.

“Untuk semua mahasiswa FISIP UNNES terutama bagi pemilih pemula jangan sampai melewatkan kesempatan untuk datang ke TPS pada tanggal 14 Februari 2024, silahkan gunakan hak pilihnya jangan golput, dan kegiatan pemilu nantinya juga bisa menjadi tambahan wawasan kepada mahasiswa tentang apa itu pemilu dan bagaimana tata cara pelaksanaan pemilihan pada saat di TPS,” ujar Nanda.

Nanda menjelaskan bahwa tantangan yang saat ini dihadapi pada Pemilu 2024 adalah intoleransi, politik identitas, money politic, black campaign, kampanye negatif, politisi agama, ketidaknetralan birokrasi, dan profesinalitas penyelenggara.

“Diharapkan untuk mahasiswa-mahasiswi calon generasi yang cerdas untuk tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif dari politik,” Tambah Nanda. Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini Slot Gacor Olympus Hari Ini (ina/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 90 kali