KPU Kota Semarang Hadiri Talkshow Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024 Lewat Radio Delta FM
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri siaran radio Delta 96.1 FM untuk menjelaskan tahapan pembentukan dan tanggung jawab pantarlih untuk Pilkada 2024, Jumat (21/6).
Hadir dalam siaran on air tersebut, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono.
Dalam talkshow tersebut, Agus menjelaskan bahwa tahapan yang saat ini sedang berjalan dalam Pilkada 2024 adalah pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
"Tahapan Pilkada 2024 yang sudah berjalan dari bulan Februari 2024, dan yang saat ini sedang berlangsung adalah tahapan pembentukan Petugas Pantarlih, yang sudah dimulai dari tanggal 13 Juni – 19 Juni 2024," jelas Agus.
Agus menambahkan pantarlih terpilih nantinya akan dilantik, mendapat bimtek, dan langsung melaksanakan coklit (pencocokan dan penelitian) daftar pemilih pada Senin depan (24 Juni 2024).
"Pada tanggal 24 Juni 2024 akan ada pelantikan serentak bagi pantarlih yang telah lolos seleksi. Sekaligus juga nantinya akan langsung bekerja melakukan coklit serentak di seluruh Kota Semarang," sambung Agus.
Agus juga menjelaskan apa itu pantarlih dan apa saja tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas pemutakhiran daftar pemilih tersebut.
"Jadi untuk teman-teman semua perlu diketahui apa itu pantarlih, jadi itu adalah petugas pemutakhiran data pemilih, yang memiliki tugas untuk mencocokan kebenaran data yang ada di lapangan dengan data yang diperoleh dari Dukcapil," papar Agus.
Prosesnya, pantarlih akan mendatangi pemilih dari rumah ke rumah untuk memverifikasi data pemilih dan memeriksa apakah ada perubahan data pemilih.
Pada Pilkada 2024, Agus menerangkan bahwa apabila dalam satu TPS terdapat lebih dari 400 pemilih maka pantarlih yang bertugas dalam TPS tersebut berjumlah 2 orang, namun apabila dalam suatu TPS jumlahnya kurang atau sama dengan 400 pemilih maka pantarlih yangf bertugas hanya satu orang.
"Nanti datang ke rumah-rumah warga untuk memverifikasi apakah datanya sudah benar atau ada perubahan, nah tugas pantarlih ini lah yang disebut dengan nama Coklit atau Pencocokan dan Penelitian. Setiap TPS nantinya akan ada satu sampai dua pantarlih," kata Agus.
Agus menambahkan bahwa fungsi dilakukannya verifikasi data masyarakat secara langsung, dengan datang ke rumah-rumah warga bertujuan melindungi hak pilih dari setiap warga, agar semua warga yang nantinya memiliki hak pilih dapat menggunakannya pada Pilkada Serentak 2024 pada 27 November 2024.
"Coklit berlangsung pada 24 Juni-25 Juli 2024 setelahnya, hasil coklit itu akan dijadikan DPS atau Daftar Pemilih Sementara yang nantinya dapat menjadi informasi bagi seluruh warga Kota Semarang apakah namanya sudah ada di daftar sebagai pengguna hak pilih," terangnya.
Di akhir pemaparan meteri Agus berharap agar nantinya saat pantarlih melakukan coklit dengan datang ke rumah-rumah warga dapat diterima dengan baik.
"Untuk semua pendengar radio Delta, kami berharap agar nantinya dapat menerima dengan baik Petugas Pantarlih yang akan melakukan Coklit, tidak perlu takut karena pantarlih akan dibekali dengan surat tugas yang memang surat resmi dari KPU Kota Semarang. Ayo kenali pantarlih yang nantinya akan melakukan coklit di TPS anda. Pantarlih nanti juga dibekali seragam berupa rompi bertuliskan Pantarlih dengan bagian depan berlambang KPU, juga topi," kata Agus. (ina/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)