KPU Kota Semarang Luncurkan Maskot dan Jingle Pilwakot Semarang 2024
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang meluncurkan maskot dan jingle untuk penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2024, Senin (27/5).
Peluncuran tersebut digelar tepat pada 180 hari menjelang hari pemungutan suara, Rabu 27 November 2024 mendatang.
Bertempat di Ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moh Ikhsan kompleks Balaikota Semarang, peluncuran itu dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Walikota Semarang, Forkopimda, OPD, para Camat, perwakilan partai politik, PPK, dan seluruh jajaran KPU Kota Semarang, serta mengundang KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah.
KPU Kota Semarang memilih maskot berupa Warak Ngendog (hewan imajiner) simbol asimilasi budaya dan agama di Kota Semarang bernama Pakdewaras (Paku Demokrasi Masyarakat Semarang) yang mencerminkan filosofi Jawa, lemah lembut, dan legowo.
Untuk jingle Pilwakot Semarang 2024, KPU Kota Semarang mengusung genre musik pop yang ramah di telinga semua orang dengan judul 'Suara Hati'.
Dalam sambutan yang disampaikan, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menyampaikan bahwa KPU Kota Semarang mengusung tema 'Guyup Rukun lan Migunani'.
"Tema tersebut kami susun agar Pilkada di Kota Semarang bisa memberikan manfaat baik bagi semua pihak," kata Nanda.
Berbeda dengan peluncuran yang dilakukan oleh satker KPU lainnya, Nanda mengatakan bahwa KPU Kota Semarang secara khusus mengundang anak-anak panti asuhan sebagai tanda bahwa Pilwakot Semarang dapat memberikan manfaat bagi semua.
"Sedikit berbeda dengan KPU Kab/Kota yang lain, kami mengundang adek-adek dari panti asuhan Kota Semarang untuk berbagi keberkahan yang sesuai tema guyup rukun lan migunani. Insya Allah niat baik ini memberikan hasil positif kepada penyelenggaran Pilkada 2024," sambungnya.
Nanda juga menjelaskan, peluncuran Pilwakot Semarang 2024 digelar di dalam ruangan sebagai bentuk kesederhanaan untuk menonjolkan unsur local wisdom Kota Semarang.
"Kami menggelar kegiatan di dalam gedung, karena kami ingin agar acara ini ada unsur kesederhanaan. Kami juga mengundang talent-talent Kota Semarang agar kita memiliki kebanggan kepada kota kita. Saya rasa kita ini bukan kaleng-kaleng. Ini sesuai sub tema kita yaitu 'dari Semarang oleh Semarang untuk Semarang'," jelas Nanda.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang yang telah memberikan support dan fasilitasi kepada KPU.
Menurut Handi, pemilihan tempat peluncuran di Balaikota Semarang merupakan bukti bahwa Pemnkot Semarang memberikan fasilitas yang prima kepada KPU Kota Semarang.
"Ini mas Nanda mau pamer apa gimana, karena tadi bilang mohon maaf kita melakukan di dalam ruangan. Dengan support yang sedemikian rupa, dukungan Pemkot ini sangat luar biasa ya, oleh sebab itu kami haturkan terima kasih," kata Handi.
Untuk peningkatan partisipasi masyarakat, Handi berharap KPU dan stakeholder Kota Semarang bisa mempertahankan kinerja sebagaimana Pemilu 2024 yang menghasilkan partisipasi di atas 80 persen.
"Parmas Pemilu 2024 di Kota Semarang cenderung spektakuler karena melehihi provinsi dan nasional semoga dengan hubungan baik ini kita bisa bekerjasama, karena ini tugas kita semua agar partisipasi Pilkada 2024 meningkat," lanjut Handi.
Dalam sambutannya, Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu (Ita) menjelaskan bahwa Pemilu 2024 di Kota Semarang sudah berlangsung dengan baik kendati Kota Semarang masuk dalam posisi 12 besar sebagai daerah dengan kerawanan Pemilu tertinggi se-Indonesia.
Ita menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa kerjasama antar lembaga dan kerukunan warga Kota Semarang Kota Semarang pada Pemilu 2024 sudah cukup baik.
"Berkat peran serta bapak/ibu, pileg dan pilpres bisa kondusif berjalan lancar dan aman. Ini contoh nyata bahwa di Kota Semarang ini semua bisa dilalui dengan gotong royong sesuai slogan Pilwakot ya, guyup rukun lan migunani," kata Ita. (rap/ed. Foto: awh/e1/KPU Kota Semarang)