Berita Terkini

KPU Kota Semarang Raih Penghargaan Terbaik II Penatakelolaan Logistik Pemilu 2024

Jakarta, kota-semarang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menerima penghargaan sebagai KPU kabupaten/kota Terbaik II dalam Penatakelolaan Logistik Pemilu 2024. Penghargaan tersebut diberikan oleh KPU pada rapat konsolidasi dan evaluasi penyelengaraan Pemilu dan Pilkada 2024 di kompleks Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Minggu (29/12).

Penghargaan tersebut diberikan oleh KPU bagi satker KPU provinsi dan kabupaten/kota terbaik dalam penyelengaraan Pemilu dan Pilkada 2024 sebagai apresiasi atas atas kinerja yang diberikan selama penyelenggraan pemilu dan pilkada.

Total penghargaan yang diberikan KPU kepada satker KPU provinsi dan kabupaten/kota terbaik sebanyak 13 kategori, diantaranya: kategori Pengelolaan Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Pengelolaan Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Penguatan Kelembagaan Badan Adhoc Pemilu, Indeks Partisipasi Pemilu Tahun 2024 dengan Nilai Tertinggi, Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2024 Tingkat Wilayah, Manajemen Penanganan Permasalahan Hukum Pemilu, Pengelolaan Arsip, Penyelenggaraan SPIP Tahun 2024, Pengelolaan Barang Milik Negara Untuk Wilayah/Provinsi, Penatakelolaan Logistik Pemilu, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu, Perencanaan dan Kinerja Anggaran Tahun 2024, Sekretaris KPU Tertinggal, Terdepan dan Terluar.

Anggota KPU, Idam Holik dalam arahannya menyampaikan bahwa keberhasilan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mencatatkan citra positif sekaligus sejarah dalam pelaksanaannya.

Dalam laporannya, Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal KPU, Suryadi menyampaikan kesiapan Rakornas ini sebagai bagian dari refleksi penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Menyoroti angka partisipasi pemilih, Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pilkada yang berlangsung kondusif, aman, dan damai.

"Angka partisipasi masyarakat sebesar 71 persen pada pilkada masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lain. Memang, tingkat parmas pilkada biasanya lebih rendah dibandingkan pemilu," ujarnya.

Selain itu, Anggota KPU August Mellaz mengungkapkan ada 23 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori Indeks Partisipasi Publik (IPP) aktif dalam memotret kegiatan pemilu dan pilkada dengan baik.

Sementara itu, Anggota KPU, Yulianto Sudrajat menyampaikan bahwa tahun 2024 menjadi sejarah tersendiri karena pemilu dan pilkada dilakukan secara bersamaan.

Dalam evaluasi tersebut, Anggota KPU, Bety Epsilon Idroos memaparkan tiga roadmap penting yang akan dilakukan oleh KPU, yakni Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih, Penyajian data melalui sistem informasi, dan Digitalisasi dalam satu peta data pemilu.

Acara ini juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, Wamendagri, Bima Arya Sugiarto, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Ketua DKPP, Heddy Lukito, Direktur A BAIS TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, serta Karodalops Sops Polri, Brigjen Pol Eko Nugroho.

Kegiatan ditutup dengan pemaparan oleh Ketua Tim Evaluasi, Ahsanul Minan, dan pemberian penghargaan kepada KPU provinsi serta KPU kabupaten/kota atas kinerja mereka dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Seluruh jajaran pimpinan KPU RI, termasuk Sekretaris Jenderal, pejabat eselon I dan II Setjen KPU, eselon IV, serta pejabat fungsional, turut hadir dalam kegiatan tersebut. (tbr/ed. Foto: dok Humas KPU)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 974 kali