KPU Kota Semarang Raih Peringkat ke 2 Inovasi Kegiatan Sosialisasi Terbaik se KPU Jawa Tengah Tahun 2022
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Pada momen Malam Anugerah Karya Adinata yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, KPU Kota Semarang berhasil meraih peringkat ke 2 sebagai KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki inovasi kegiatan sosialisasi terbaik di Tahun 2022, Rabu (28/12).
Penyerahan penghargaan tersebut diwakili oleh Novi Maria Ulfah, Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Sosisalisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia.
Malam Anugerah Karya Adinata 2022 berlangsung di ruang Rama Shinta, Patra Jasa Hotel Semarang. Hadir dalam acara itu antara lain seluruh komisioner dan sekretariat di lingkungan KPU Provinsi Jawa Tengah, serta anggota dan sekretariat KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Sebelum malam penganugerahan tersebut, KPU Provinsi Jawa Tengah juga melakukan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Tahapan Pemilu 2024.
Selain melakukan evaluasi pelaksanaan tahapan Pemilu 2024, KPU Provinsi Jawa Tengah juga menggelar FGD (Focus Group Discussion) untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di Jawa Tengah.
Dalam sambutanya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengatakan, tahapan pemilu akan terus meningkat hingga tahun 2024. Paska menetapkan partai politik peserta Pemilu 2024, satker KPU langsung melaksanakan tahapan yang lain, yakni pembentukan badan adhoc.
"Ada tahapan yang sudah selesai yaitu Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik, saat ini masih berlangsung tahapan penerimaan Tahapan Penerimaan Badan Adhoc (PPS)," kata Paulus.
Karena tahapan pemilu akan overlaping dan menambah kompleksitas penyelenggaraan, maka Paulus meminta satker yang hadir untuk memedomani regulasi dan arahan dari KPU RI.
"Oleh karena itu kita harus tegak lurus apa yang menjadi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan," ujar dia.
Paulus juga meminta KPU kabupaten/kota untuk menjaga iklim komunikasi dan konsolidasi yang baik, serta memperhatikan kesehatan personil di tiap satker.
"Selain itu KPU di masing-masing daerah perlu memperhatikan kesehatan personil, tingkatkan komunikasi dan konsolidasi internal," tambahnya.
Event itu juga menghadirkan narasumber Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, Ida Budiati (Praktisi Pemilu/Akademisi), dan Amir Mahmud (PWI Jawa Tengah).
Lebih lanjut FGD itu dibagi menjadi beberapa kelas, kelas A dihadiri Ketua, Sekretaris, Kasubbag KUL dan Fungsional Muda, Kelas B berisikan Divisi Teknis dan Kesubbag Tekmas, Kelas C berisikan Divisi Sosdiklihparmas, SDM dan Kasubbag HSDM, Kelas D Divisi Rendatin dan Kasubbag Rendatin, Kelas E Divisi Hukum dan Pengawasan. (tbr/ed. Foto: ksg/KPU Kota Semarang)