Berita Terkini

Lewat Radio, KPU Kota Semarang Sampaikan Tahapan Kampanye Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri undangan Stasiun RRI PRO 2 FM untuk menjelaskan tahapan kampanye dalam Pemilu 2024, Jumat (3/11).

Hadir pada kegiatan tersebut Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah.

Novi menjelaskan bahwa masa kampanye akan berlangsung pada 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024 mendatang, lebih pendek dari Pemilu sebelumnya yang masa kampanyenya hampir 7 bulan.

Novi menjelaskan, untuk metode kampanye yang dapat digunakan oleh peserta Pemilu sudah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2023.

"Metode yang digunakan Partai Politik untuk mempromosikan diri selama masa kampanye sudah diatur dalam PKPU 15 dan PKPU 20 2023, jadi untuk lebih detil bisa dilihat di PKPU tersebut," kata Novi.

Sebelum tanggal 28 November 2023, Novi mengatakan peserta Pemilu belum diperbolehkan untuk melakukan kegiatan kampanye.

Novi melanjutkan apabila ada peserta Pemilu yang melakukan kampanye sebelum waktu yang ditentukan, Bawaslu Kota Semarang akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran kampanye.

"Jadi untuk sekarang ini belum boleh melakukan kampanye dalam bentuk apapun. Ada juga Bawaslu yang akan mengawasi dan akan memberi teguran apabila melakukan pelanggaran," papar Novi.

Mengenai alat peraga kampanye (APK) yang akan diproduksi, Novi mengatakan bahwa PKPU 15/2023 juga telah mengatur mengenai ukuran dan spesifikasi APK tersebut.

"Untuk pemasangan APK juga ada aturannya seperti ukuran, design, dll, dan harus melalui KPU, ini juga ada dalam PKPU 15 tentang kampanye," kata dia.

Untuk pendidikan pemilih kepada pemilih pemula, KPU Kota Semarang secara simultan telah melakukan kegiatan sosialisasi melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Suara Demokrasi.

"Sosialisasi kegiatan P5 sudah dilakukan ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi mengenai Pemilu 2024," ujarnya.

Terkait update informasi kepemiluan, Novi mengajak pendengar setia RRI PRO 2 FM untuk mengikuti akun-akun media sosial KPU Kota Semarang.

"Oleh karena itu dihimbau untuk selalu mengikuti medsos KPU Kota Semarang agar mengetahui update dan informasi-informasi kepemiluan," tambah Novi.

Novi berharap pelaksanaan Pemilu 2024, khusunya di Kota Semarang dapat berjalan lancar dan damai.

Meskipun warga Kota Semarang memiliki preferensi yang berbeda mengenai calon dan parpol peserta Pemilu, Novi menghimbau agar warga Kota Semarang tidak mudah termakan isu-isu kampanye hitam dan penyebaran berita bohong.

"Semoga Pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai, walau berbeda pilihannya, tapi harus tetap bersatu. Untuk pemilih harus pintar literasi politik dan literasi digitalnya, sehingga bisa dengan mudah menangkal berita-berita hoax," pesannya. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 68 kali