Berita Terkini

Mahasiswa Agar Menjadi Penyelenggara Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Hal ini disampaikan oleh ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari ketika memberikan kuliah umum (Stadium General) dan penandatanganan kerjasama antara KPU RI dengan UIN Walisongo  di Gedung Rektorat kampus III UIN Walisongo Semarang (27/10). 

“Berkaca pada pemilihan serentak tahun 2019, banyak petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) meninggal dunia, diharapkan peran anak-anak muda seperti mahasiswa bisa berpartisipasi menjadi KPPS di wilayahnya masing-masing” kata Hasyim. Petugas KPPS yang meninggal dunia banyak yang berusia di atas 50 tahun dan juga mempunyai penyakit komorbid (sakit jantung, hipertensi dan diabet).

“KPU RI sudah melakukan penandatanganan MOU dengan berbagai perguruan tinggi (PT) di Indonesia, setelah ini kami minta kerjasama dari  PT tersebut bisa mendata byname mahasiswa yang bisa menjadi petugas KPPS. Jika Petugas KPPS ada 7 orang, diharapkan ada 2 orang berasal dari mahasiswa. JIka perlu diberi nilai SKS dan ada nilainya”, terangnya. 

Saat itu, hasyim menyampaikan materi dengan judul Desain Baru Ketatanegaraan Pascaperubahan Konstitusi Indonesia. KPU RI tidak bisa bekerja sendirian. UIN walisongo menjadi Universitas yang ke 4 untuk penandatanganan MOU. Selain itu juga ada program pengembangan sumber daya manusia seperti beasiswa tata kelola pemilu untuk jenjang pascasarjana di UNDIP dan akan menyusul program studi lainnya seperti akuntasi, hukum.

“Kerja harus berilmu supaya terarah. Ilmu juga diamalkan. KPU RI menerbitkan Jurnal akademik setahun  dua kali. Konferensi nasional setiap  setahun sekali. Setelah pemilu 2014 sudah mulai rutin penerbitan jurnal tata kelola pemilu. Pemilu sebagai ladang data, untuk ditulis dan dianalisis dengan tujuan untuk perbaikan pelaksanaan pemilu. Pemilu di Indonesia sebagai percontohan  pemilu di dunia.

Mengapa penting belajar dengan Indonesia. Setelah India dan Amerika serikat, maka Indonesia menjadi negara terbesar di dunia yang menerapkan sistem pemilu secara langsung. 
Di hadapan mahasiswa UIN, ia juga menjelaskan mengenai syarat memilih, hak suara, dan peran mahasiswa ketika pelaksanaan pemilu serentak 2024 besok. Mahasiswa juga diminta untuk cek nama nya di cekdptonline.kpu.go.id, untuk mengetahui apakan sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Jika belum terdaftar, maka diminta untuk bisa langsung daftar di apliaksi tersebut.

Prof. Dr. Imam Taufiq,M.Ag menyambut baik kerjasama dengan KPU RI. Dengan jumlah mahasiswa sebanyak 24.000 siap mendukung pelaksanaan pemilihan serentak 2024. 
Anggota KPU Kota Semarang (Novi Maria Ulfah dan Ahmad Zaini) turut hadir dalam forum tersebut. Tampak hadir segenap pimpinan UIN Walisongo Semarang dan civitas akademika. Sedang Ketua KPU RI didampingi anggota KPU RI (Afifuddin), Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah dan anggota, Ketua KPU Kalimantan Tengah, Ketua KPU Kalimantan Selatan, Ketua KPU Maluku Utara, Ketua KPU DKI Jakarta beserta KPU Kabupaten/kota yang alumni UIN Walisongo Semarang.(nmu)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 114 kali