Merantau dan Partisipasi Rendah di Kelurahan Randugarut
Merantau dan Partisipasi Rendah di Kelurahan Randugarut
#TemanPemilih Meningkatkan partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan pemilu 2024 terus diupayakan oleh KPU Kota Semarang. Salah satu caranya adalah dengan melakukan sosialisasi dan evaluasi pada daerah dengan tingkat partisipasi rendah.
Selasa (28/6) KPU Kota Semarang mengunjungi Kelurahan Randugarut Kecamatan Tugu Kota Semarang untuk melaksanakan evaluasi pendidikan politik di Kelurahan Randugarut, dimana berdasarkan data KPU Kota Semarang, tingkat partisipasi di Kelurahan Randugarut dibandingkan dengan kelurahan lain di Kecamatan Tugu termasuk terendah.
Masrofin SH (Lurah Randugarut) mengatakan bahwa Randugarut terdiri atas 12 RT dan 3 RW, jumlah penduduk 2597 jiwa. Penduduk berKTP 1742. Salah satu alasan partisipasi tergolong rendah sekecamatan Tugu adalah selisih yang banyak antara daftar pemilih tetap dengan jumlah kehadiran di TPS.
“Banyak warga Randugarut yang merantau untuk bekerja diluar daerah sehingga pada hari pencoblosan tidak bisa datang ke TPS” katanya.
Masrofin sangat antusias terhadap program evaluasi yang dilaksanakan oleh KPU Kota Semarang. Dia mengajak ketua RT dan RW untuk aktif mensosialisasikan pelaksanaan pemilu sehingga kedepan bisa meningkatkan partisipasi.
Hal lain yang menjadi penyebab adalah karena banyak warga yang nama dan alamat masih terdapat di Daftar Pemilih Tetap Kelurahan Randugarut, namun sudah pindah domisili di tempat lain. Meski sudah pindah namun tidak merubah alamat domisili di KTP dan administrasi kependudukan lainnya.
Hal lain menurut Masrofin menjadi penyebab masih belum maksimal partisipasi di Randugarut adalah data kematian yang masih terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap, namun pengadminitrasiannya belum dilakukan. Maka kedepan Masrofin meminta RT RW untuk aktif mengurus surat kematian.
Peserta yang hadir dari RT RW, LPMK, Forum Komunikasi Kelurahan Randugarut, Babinsa dan Babinkamtibmas serta penyelenggara pemilu diminta untuk aktif berdiskusi agar partisipasi pemilu di Randugarut bisa ditingkatkan.
Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang) menyampaikan bahwa KPU Kota Semarang berupaya untuk untuk meningkatkan partisipasi pada pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024.
“Kami datang untuk berdiskusi dengan tokoh masyarakat untuk menginventarisir permasalahan yang terjadi dan mencari jalan keluarnya dalam upaya untuk memaksimalkan peran masyarakat mensosialisasikan pelaksanaan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat” katanya.
Narasumber pada evaluasi pendidikan pemilih di Randugarut adalah ketua KPU Kota Semarang (Henry Casandra Gultom) dan Ketua Bawaslu Kota Semarang (Muhammad Amin).
Saat mulai acara, Hari Soesilo (moderator) mengajak hadirin untuk bersama KPU Kota Semarang, siap mensukseskan tahapan pemilu serentak tahun 2024.