Berita Terkini

Momentum Halal Bihalal  Keluarga KPU Kota Semarang

Momentum Halal Bihalal  Keluarga KPU Kota Semarang

Kamis siang, keluarga besar KPU Kota Semarang melaksanakan halal bihalal. Agenda berlangsung di Lakers Resto BSB.  Hari Soesilo (Sekretaris KPU) mengatakan, 
“Halal bihalal ini sebagai sarana harmonisasi antara komisioner dengan sekretariat yang harapannya akan membawa kita sampai sukses melaksanakan pemilu 2024” tegas Hari Soesilo.
Harsoes (sapaan akrab Sekretaris KPU Kota Semarang) menegaskan bahwa halal bihalal sebagai momentum mempererat hubungan antar individu, tanpa melupakan etika. Semua bermuara pada suksesnya semua tahapan pelaksanaan pemilu  2024. 
“Sukses pemilu harga mati, koordinasi yang baik, kerjasama yang harmonis antar individu sangat menentukan keberhasilan KPU Kota Semarang dalam bekerja mensukseskan tiap tahapan” katanya.
Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang) pada sambutannya mengatakan bahwa hikmah halal bihalal keluarga besar KPU Kota Semarang adalah membangun kehangatan antara komisioner dan sekretariat. 
“Meminta maaf dan memberikan maaf demi membangun harmonisasi dengan maksud bahwa setiap tahapan dan pekerjaan bisa berjalan dengan sangat baik” tegas Nanda Gultom.
Nanda Gultom menjelaskan bahwa Halal bihalal bisa dimaknai sebagai rekontruksi atau rekoordinasi. Sebagai peninggalan sejarah dari Presiden Soekarno yang khas Indonesia.Bisa menyatukan seluruh elemen dalam kerangka Islam.
Halal bihalal begitu lekat dengan bangsa Indonesia  semenjak masa pemerintahan Presiden Soekarno. Sejarah mencatat, tahun 1946, di pertengahan bulan Ramadhan, Bung Karno mengundang KH Abdul Wahab Chasbullah (1888-1971) ke Istana Negara.
KH Abdul Wahab Chasbullah dimintai pendapat oleh Presiden Soekarno ihwal cara mengatasi situasi politik Indonesia. KH Abdul Wahab Chasbullah memberi saran kepada Bung Karno untuk menghelat sebuah acara silaturahim.
Berdasarkan masukan KH Abdul Wahab Chasbullah itulah kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara menghadiri silaturahim yang diberi nama halal bihalal.
“Harapan kita dalam forum silaturahim ini  memberikan masukan maaf dan koreksi dalam bekerja, kita mendapat amanah mengawal suara rakyat untuk menjadikan pemimpin yang bermanfaat bagi masyarakat” pungkas Nanda.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 87 kali