Berita Terkini

Open Data KPU Untuk Ekosistem Civictech Pemilu 2024 yang Demokratis

Open Data KPU Untuk Ekosistem Civictech Pemilu 2024 yang Demokratis

"Masukan dan dukungan dari teman-teman teknologi informasi untuk memberikan masukan kepada kami terkait dengan kerangka apa yang ingin kita wujudkan, sangat kami harapkan, " kata Ilham. Hal tersebut disampaikan oleh Ilham Saputra (Ketua KPU Republik Indonesia),Rabu (8/12). KPU Kota Semarang hadir secara daring dengan live streaming via youtube @KPU Republik Indonesia di ruang rapat KPU Kota Semarang.
Ilham Saputra (Ketua KPU RI) membuka open data KPU untuk ekosistem civictech pemilu 2024 yang demokratis.Nampak hadir seluruh ketua dan anggota KPU Kota Semarang, sekretaris beserta kasubbag program data.

Ilham Memberikan pengantar dan pengarahan, bahwa KPU Republik Indonesia sudah lama melakukan penggunaan aplikasi dalam teknologi informasi dalam  penyelenggaaan pemilu dan pemilihan. Dulu Ketika aplikasi Sipol misalnya bagaimana bisa mengintegrasikan data dan memfasilitasi partai politik, sehingga sipol sangat bermanfaat juga sebagai salah satu teknologi informasi yang dimiliki oleh KPU, kemudian saat pilkada kemarin sirekap menjadi serial berikutnya yang menggunakan teknologi informasi. 
"Perlunya peningkatan kapasitas dan kualitas teknologi, perlu diingat bahwa teknologi yang digunakan oleh KPU masih terkait dengan open data. Perlunya  kesamaan pandangan akan pentingnya open data menjadi salah satu instrument yang strategis dalam konteks membangun ekosistem digitalisasi pemilu 2024, "tegas Viryan.
Bahwa dalam ekosistem Civic Tech terkait data pemilu terbuka menemukan  keterlibatan  kelompok masyarakat, transparasi, rekam jejak, data geospasial politik untuk mendorong keterlibatan Civic Tech. Banyak inisiatif yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan seperti perludem bersama beberapa patner bertajuk code for vote pada tahun 2014 kemarin. Kemudian terdapat patner potensial dari kalangan komunitas IT yang dapat diajak berkolaborasi yaitu gogle developer grup dll, tegas Adinda Tenrianke Muchtar.
Di dunia atau di banyak negara  banyak yang sudah open data, yang menjadikan pelayanan pemerintah lebih efektif, partisipasi masyarakat meningkat, dan warga terbantu dalam kehidupan sehari-hari, untuk KPU bahwa nilai demokrasi juga ditentukan sejauh mana segala proses serta hasil termasuk data, terbuka bagi publik. Keterbukaan data menjelaskan transparasi kualitas dari prosesnya dan mendorong partisipasi publik dalam proses pemilu berbasis data, " kata Wenseslaus Manggut.
Dalam webinar seri V bertajuk Open data KPU untuk ekosistem civictech pemlu 2024 yang demokratis dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.  Selaku moderator Sumaryandono (Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi KPU RI)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 111 kali