Berita Terkini

Panggung Lor dan Pemilihan Serentak 2024

Panggung Lor dan Pemilihan Serentak 2024
 
#TemanPemilih Demi meningkatkan angka partisipasi dalam pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, KPU Kota Semarang mengemas acara Evaluasi Pendidikan Pemilih untuk wilayah dengan tingkat partisipasi rendah di Kota Semarang dalam pemilihan walikota dan wakil walikota semarang tahun 2020. Dilaksanakan  Kamis 9 Juni 2022 di Kelurahan Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara.
Hadir pada acara yang berlangsung di aula Kelurahan Panggung Lor, Novi Maria Ulfah (Anggota KPU Kota Semarang) Naya Amin (Anggota Bawaslu Kota Semarang) Trisno Nunung Iriantoro (Lurah)Tokoh Masyarakat, LPMK, Tokoh Pemuda, Karang Taruna, PKK dan Staf Sekretariat KPU Kota Semarang.
Trisno Nunung, Lurah Panggung Lor pada sambutannya mengapresiasi kegiatan evaluasi pendidikan pemilih dan meminta peserta yang hadir agar dapat berdiskusi dengan narasumber sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu selanjutnya. 
“Terimakasih kepada hadirin atas acara yang diselenggarakan ini, mohon bisa berdiskusi dengan narasumber agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat panggung lor dalam pemilu serentak 2024 mendatang” katanya.
Trisno menambahkan bahwa angka partisipasi di Panggung Lor biasanya tinggi, namun dalam Pilwakot 2020 terbilang rendah. Tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda bisa berdiskusi dengan narasumber untuk menemukan solusi agar dalam pemilu serentak tahun 2024 bisa meningkatkan angka partisipasinya.
Novi Maria Ulfah mewakili ketua KPU Kota Semarang, membuka acara. Pada sambutannya mengatakan bahwa agenda bersama tokoh  masyarakat Panggung Lor merupakan  Silaturahmi yang dikemas dalam evaluasi dan  diskusi agar kedepan angka partisipasi di Kelurahan Panggung Lor maupun di Kota Semarang semakin meningkat dan lebih baik lagi. 
Dalam evaluasi yang dilaksanakan, mengemuka beberapa permasalahan yang menyebabkan angka partisipasi di Panggung Lor terbilang terendah dibandingkan kelurahan lain se-kecamatan Semarang Utara. 
Diantaranya karena pandemi covid 19, adanya sikap acuh dari anggota masyarakat serta ketidaksadaran politik dan arti penting pemilu, data pemilih dimana ada anggota masyarakat yang terdata penduduk Panggung Lor namun domisili di daerah lain. Masalah lainnya yaitu banyak warga Panggung Lor  bekerja di luar kota semarang dan itu menambah daftar ketidak hadiran di TPS,
Novi Maria Ulfah berharap tokoh masyarakat Panggung Lor bisa semangat mensosialisasikan pemilihan serentak tahun 2024 14 Februari 2024 dan 27 Nopember 2024 supaya bisa meningkatkan partisipasi.
“Harapannya bisa meningkat 70 % atau 75 % dan itu bisa diraih dengan kerja keras dan semangat dari tokoh masyarakat Panggung Lor melaksanakan sosialisasi dan Pendidikan pemilih” katanya.
Novi menegaskan bahwa pendidikan pemilih dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pasal 242 undang-undang no 7 tahun 2017 yaitu melaksanakan pendidikan politik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan.
KPU Kota Semarang, menurut Novi, terus berupaya memberikan informasi terkait tahapan pemilu 2024. Masyarakat bisa mengakses informasi melalui website dan media sosial KPU Kota Semarang. Diharapkan tokoh masyarakat secara masif bisa mensosialisasikan informasi kepemiluan dari KPU Kota Semarang.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 236 kali