Berita Terkini

Peningkatan Parmas Pilkada Jadi PR yang Perlu Dipecahkan Bersama

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Pada kegiatan diskusi panel bertema Peran Masyarakat dalam Menyukseskan Pilkada Serentak 2024 yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyampaikan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pilwakot Semarang merupakan tugas yang perlu dipecahkan bersama-sama, Selasa (27/8).

Pasalnya, partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 di Kota Semarang cukup tinggi, sementara itu selama empat kali pelaksanaan pilkada di Kota Semarang angka partisipasi masyarakatnya belum mampu menyentuh angka 70 persen.

"Di Pemilu 2024 kemarin antusias warga Kota Semarang tinggi ya, Pilpres partisipasi pemilihnya sampai 85 persen. Artinya hanya 15 persen yang tidak hadir di TPS," 

Kendati kepala daerah yang terpilih nanti akan membuat kebijakan publik yang dekat dengan warga Kota Semarang, namun hal tersebut kurang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada.

"Nah ini jadi PR kita bersama, waktu pilpres tinggi tapi kok pas pilkada malah turun. Di Pilkada ini kita kan milih kepala daerah kita sendiri yang kebijakannya dekat dirasakan oleh kita," kata Zaini.

Oleh sebab itu, Zaini menjelaskan, Pemkot Semarang melalui Badan Kesbangpol, KPU dan Bawaslu membuat kegiatan sosialisasi yang rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 2024.

"Ini semangat Badan Kesbangpol semangat Pemerintah Kota Semarang, dan kita semua (KPU dan Bawaslu) khususnya di Kota Semarang kita berusaha meningkatkan parmas Pilwakot 2024 di atas 75 persen," kata Zaini.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024, Zaini juga menjelaskan bahwa warga Kota Semarang diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan kampanye kandidat agar semakin banyak mengetahui visi dan misi yang diusung.

"Kalau ada kampanye boleh nanti ikut, biar tahu visi dan misinya jadi nanti ibu-ibu bisa membandingkan mana yang dirasa paling cocok, jadi nanti di TPS tidak lama-lama karena sudah punya pilihan," terangnya.

Mengenai tahapan yang saat ini dilakukan oleh KPU Kota Semarang, Zaini mengatakan, saat ini sedang berlangsung pendaftaran paslon dan rangkaian tahapan pencalonan lainnya.

"Hari ini dimulai masa pendaftaran, jadi nanti parpol atau gabungan parpol bersama paslon masing-masing akan mendaftar ke KPU. Setelah itu ada penelitian administratif dan tes kesehatan juga. Jika sudah lolos di semua tahapan, nanti di tanggal 22 September baru akan kita tetapkan sebagai paslon," jelas Zaini.

Kegiatan yang dihadiri oleh Anggota Pokja 1 Tim Penggerak PKK di setiap kecamatan Kota Semarang tersebut dihadiri pula oleh Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman.

Kabag Poldagri Badan Kesbangpol, Suparman mewakili Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang membuka kegiatan dan juga memberikan materi mengenai tugas dan fungsi Pemerintah Kota Semarang pada penyelenggaraan Pilkada 2024.

Kesempatan tersebut juga digunakan oleh Badan Kesbangpol untuk menyerahkan hadiah lomba video dengan tema "Implementasi, Jiwa, Semangat, Nilai (JSN) '45 dalam kehidupan sehari-hari" untuk menyambut HUT Ke-79 RI. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 248 kali