Berita Terkini

Peran Aktif dan Masif Masyarakat untuk Menyukseskan Pemilu 2024

Peran Aktif dan Masif Masyarakat untuk Menyukseskan Pemilu 2024

Pandemi telah memunculkan berbagai keterbatasan dalam pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota semarang tahun 2020. Tidak hanya di Kota Semarang tetapi menyeluruh pada semua daerah yang menggelar pilkada 9 desember 2020 lalu. Imbas paling bisa dilihat adalah tingkat partisipasi masyarakat untuk hadir dan menggunakan hak pilih di TPS. 
Hal tersebut mengemuka pada sesi  Evaluasi Sosialisasi Pada kelurahan dengan tingkat partisipasi rendah pada Pilwakot Semarang 2020 di Kelurahan Gajahmungkur, Selasa 15 Maret 2022. Forum yang diselenggarakan KPU Kota Semarang, bersama Kelurahan Gajahmungkur, mengundang penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat di Kelurahan Gajahmungkur.
"Untuk memperbaiki tingkat partisipasi, dan mencapai target maksimal  angka partisipan, Kami membutuhkan partisipasi semua elemen masyarakat dan memastikan secara efisien, agar kedepannya  partisipasi masyarakt bisa meningkat “ tegas Arif Jatmika SH Lurah Gajahmungkur.
Hery Abrianto (Anggota KPU Kota Semarang) kala itu menyampaikan bahwa capaian partisipasi warga Kota Semarang adalah 68,30% sementara angka capaian pada kelurahan Gajahmungkur adalah 62,50 %. Di tingkat kecamatan mencapai angka 64,05% dari delapan kelurahan se Kecamatan Gajahmungkur. Kelurahan Gajahmungkur ada di posisi paling bawah dilihat dari pencapaian partisipasi masyarakat.
Senada, Arif Rahman (anggota Bawaslu Kota Semarang) menyampaikan konsep pemikiran guna meningkatkan partisipasi pada Pemilu 2024, beberapa diantaranya adalah bagaimana masyarakat Kelurahan Gajahmungkur memiliki peran aktif dan masif sehingga besar harapan partisipasi masyarakat kelurahan Gajahmungkur kedepan semakin meningkat dan lebih baik. (Didin)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 133 kali