Berita Terkini

Sapa Anak Skena Semarang, KPU Sosialisasikan Pilkada 2024 ke Komunitas VW & Vespa

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyapa komunitas sua, cengkrama, dan kelana (skena) yang tergabung dalam Volkswagen Semarang Club dan Vespa Semarang Yahud di halaman Balaikota Semarang untuk menyosialisasikan mengenai pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Semarang, Jumat (30/8).

Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah menjelaskan, warga Kota Semarang yang membentuk kelompok dengan kegemaran kolektif yang sama pada bidang tertentu juga membutuhkan informasi kepemiluan yang sama dengan masyarakat kebanyakan.

Ia mengatakan warga masyarakat yang tergabung dalam komunitas tertentu memiliki ikatan yang cukup erat. Dengan diberikan informasi kepemiluan, diharapkan anggota komunitas itu dapat mengabarkan informasi tersebut kepada sesama anggota komunitas yang lebih luas.

"KPU Kota Semarang tidak hanya memberikan informasi kepemiluan kepada masyarakat umum saja, tetapi juga kepada teman-teman komunitas yang ada. Nah saat ini kepada anggota club VW dan Vespa," kata Novi.

Pada Pilkada 2024 di Kota Semarang, Novi mengajak anggota club otomotif itu untuk dapat mengajak anggota komunitas dan anggota keluarga masing-masing untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak pada 27 November 2024 mendatang.

"Sampaikan ke keluarga dan teman-teman yang lain untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak nanti di 27 November 2024," sambungnya.

Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Henry Casandra Gultom (Nanda) menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilwakot Semarang 2024 saat ini sudah sampai pada tahapan pencalonan.

"Ada dua bakal pasangan calon, yang saat ini masih melalui serangkaian tahapan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, terus ada pemeriksaan administratif dan lain sebagainya," kata Nanda.

Kepada anggota club otomotif itu, Nanda mengatakan pemilih bisa datang ke TPS sesuai waktu pemungutan suara, yakni pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

"Bebas jam berapa, bisa pagi, atau siang boleh. Yang penting disiapkan saja KTP dan surat pemberitahuan memilihnya," lanjut dia.

Mengenai partisipasi pemilih, Nanda menjelaskan bahwa setiap pemilih di Kota Semarang perlu menggunakan hak pilihnya di Pilwakot Semarang 2024. Pasalnya kebijakan publik yang diterapkan di suatu wilayah berkaitan erat dengan siapa sosok kepala daerah yang akan memimpin.

"Kebijakan di Kota Semarang seperti misal pajak motor, kebijakan impor motor, atau kebijakan touring misalnya, emisi bahan bakar, jam nongkong, kita tidak tahu ya. Tetapi semua hal kebijakan itu relate dengan kepala daerah yang dipilih makanya kehadiran teman-teman di TPS itu penting ya," papar Nanda.

Mengenai peran anak muda, Novi menambahkan bahwa dalam daftar pemilih yang disusun oleh KPU, klasifikasi kelompok umur milenial dan gen z mendominasi dengan angka lebih dari 50 persen. 

Oleh karenanya, Novi meminta anak-anak muda untuk berpartisipasi dan memberikan kontribusi kepada proses demokrasi dan pilkada secara optimal.

"Lebih dari 50 persen itu anak-anak muda milenial dan gen-z itu paling banyak, kalau kita apatis bagaimana kelanjutan demokrasi kita, makanya anak-anak muda harus punya peranan secara aktif," tambah Novi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB tersebut diawali dengan konvoi belasan motor vespa dan mobil VW di jalan-jalan protokol Kota Semarang, dilanjutkan dengan talkshow serta lomba dan kuis berhadiah seputar kepemiluan. (rap/ed. Foto: dok KPU Kota Semarang)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 284 kali