Simposium Refleksi Demokrasi Politik Indonesia
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Simposium Refleksi Demokrasi Politik Indonesia "Mahasiswa Bisa Apa?" yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, Selasa (12/9)
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini serta Analis Pemilihan Umum, Kesbangpol Kota Semarang, Dion Ardiana Putra.
Dalam paparannya, Zaini menjelaskan bahwa dari perspektif politik, Pemilu merupakan kegiatan yang digunakan untuk menghindari munculnya konflik antar kepentingan
"Dengan pemilu, maka akan tercipta kelembagaan konflik. pada era modern, selain sebagai sarana untuk memanage konflik, pemilu digunakan sebagai bentuk keterlibatan masyarakat umum dalam proses demokrasi di suatu negara," terang Zaini.
Karena Pemilu merupakan kegiatan akbar untuk memilih pemimpin, Zaini menjelaskan bahwa seluruh masyarakat Kota Semarang perlu berkontribusi pada proses demokrasi tersebut.
"Pemilu 2024 adalah event besar yang tidak bisa kita abaikan, kita harus ikut berkontribusi untuk masa depan bangsa Indonesia karena panjenenganlah yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," kata Zaini.
Zaini meminta mahasiswa dan mahasiswi yang hadir untuk mulai menerapkan proses demokrasi yang bermartabat dan memahami regulasi yang berlaku.
"Mulai dari sekarang mari kita coba berdemokrasi, voting, musyawarah, memahami aturan hukum, dan lainnya. Karena teman-temanlah nanti yang akan meneruskan bagaimana proses demokrasi diterapkan di negara kita," paparnya.
Dengan belajar berdemokrasi yang baik, Zaini berharap mahasiwa dan mahasiswi yang hadir bisa mencari informasi dan memilih calon yang beintegritas sehingga Pemilu Tahun 2024 bisa terlaksana dengan baik.
"Sehingga Pemilu 2024 benar-benar terlaksana dengan jujur dan berkualitas" tambah dia.
Sementara itu Dion menjelaskan bahwa Pemilu merupakan wujud nyata dari demokrasi prosedural. Dalam sistem demokrasi, Pemilu merupakan salah satu aspek penting. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)