Sosialisasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Menuju Pemilu Serentak 2024
Sosialisasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Menuju Pemilu Serentak 2024
Menyongsong tahapan pemilu serentak 2024 yang akan dimulai Juni mendatang, KPU Kota Semarang menyelenggarakan acara bertajuk sosialisasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan menuju pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 pada hari Rabu (9/3).
Dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih KPU menganut daftar pemilih berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan bunyi Pasal 201 ayat (8) UU Nomor 7 tahun 2017 bahwa Pemerintah memberikan data kepedudukan yang dikonsolidasikan data kependudukan yang dikonsolidasikan setiap 6 (enam) bulan kepada Komisi Pemilihan Umum. Data tersebut digunakan sebagai bahan tambahan dalam pemutakhiran data pemilih digunakan sebagai bahan penyusunan daftar pemilih sementara, ini tertuang dalam Pasal 204 ayat (5) UU 7 Tahun 2017.
Tujuan yang ingin dicapai dalam data pemilih berkelanjutan untuk memperbarui data pemilih seperti menambahkan pemilih baru yang belum terdaftar di daftar pemilih, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat dan perubahan elemen data pemilih kabupaten atau kota secara berkelanjutan. Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan berarti daftar pemilih tersebut diperbaharui secara berkelanjutan, baik pada saat pelaksanaan pemilu maupun pasca pemilu.
Terundang pada acara tersebut, antara lain: Bawaslu, Kesbangpol, stakeholder Pemilu, Camat, Tim Penggerak PKK, dan Ketua LPMK se Kota Semarang.
Narasumber pada kegiatan yang berlangsung di Candi Indah Hotel, Yenuarso (Kabag OTDA), Evawati Sakti Dewi (Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Semarang), dipandu oleh Ahmad Zaini sebagai moderator.
Henry Casandra Gultom pada sambutannya menyampaikan bahwa forum sosialisasi pemutakhiran data berkelanjutan menuju pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, menjadi forum diskusi yang bisa menghasilkan formulasi untuk menyusun daftar pemilih yang tepat dan akurat.
Nanda mengatakan bahwa sukses pemilu serentak 2024 harus didukung dengan sinergi antara KPU, Bawaslu, Stakeholder dan warga masyarakat, sehingga pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, sukses bisa dipertanggungjawabkan.
Yenuarso menyampaikan materi strategi persiapan pemilu dan pilkada serentak 2024. Diantara yang disampaikan adalah dukungan pemerintah dalam mensukseskan pemilu serentak adalah pemberian data, pendidikan politik bagi masyarakat, dukungan sumberdaya manusia, dukungan anggaran, pemantauan perkembangan politik.
Evawati Sakti Dewi menyampaikan bagaimana pengelolaan data kependudukan, perkembangan kependudukan di Kota Semarang. Data inilah yang menjadi materi untuk pemutakhiran data berkelanjutan. (Didin)