Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih Sampai Level TPS
Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih Sampai Level TPS
#TemanPemilih Hadir ketua LPMK, ketua RT RW, ketua tim PKK, tokoh masyarakat dan pemerintah Kelurahan Pedurungan Tengah pada hari Kamis (30/6). Narasumber, Suyanto (Anggota KPU Kota Semarang) Nining Susanti (Anggota Bawaslu). Tampak hadir pula, Hari Soesilo (Sekretaris KPU Kota Semarang) dan tim sekretariat KPU Kota Semarang.
Slamet Riyadi (Lurah Pedurungan Tengah) mengatakan bahwa faktor bekerja, sibuk tidak ada waktu libur merupakan faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi pemilih di wilayahnya. Harapannya ada peningkatan sosialisasi aktif agar kesadaran masyarakat Pedurungan Tengah menggunakan hak pilih bisa meningkat.
Kegiatan Evaluasi Pendidikan Pemilih di Pedurungan Tengah ini bisa mengawali langkah untuk mensosialisasikan Pemilu 2024.
" Kita bisa belajar, menambah ilmu dan pengalaman agar bisa kita aplikasikan untuk menjadi penyelenggara pemilu 2024 minimal bisa mensosialisasikan kepada masyarakat" , kata Slamet Supriyadi.
Suyanto pada sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi di Pedurungan Tengah menjadi hari terakhir pelaksanaan sosialisasi pada periode kedua gelaran sosialisasi KPU Kota Semarang pada kelurahan dengan tingkat partisipasi masyarakat masih rendah pada Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2020.
Kedepan KPU Kota Semarang akan kembali melaksanakan sosialisasi pada segmentasi pemilih yang berbeda. "Menggunakan hak pilih adalah hak warga, maka kesadaran masyarakat untuk datang ke TPS harus ditingkatkan untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas.
Narasumber pertama adalah Nining Susanti, menyampaikan bagaimana upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat memilih pemimpin yang akan membuat kebijakan pemerintah untuk masyarakat. "Bentuk partisipasi pemilih disaat tahapan adalah menghadiri acara sosialisasi pendidikan pemilih, menyampaikan hasil sosialisasi kepada kelompok masing-masing, melakukan sosialisasi secara masif" katanya. Lebih lanjut, ia menyampaikan, "Kenapa masyarakat harus berpartisipasi dan terlibat aktif, karena jika pemilih yang datang rendah maka akan berpengaruh terhadap kualitas demokrasi. Kesuksesan pemilu 2024 ada ditangan masyarakat".
Suyanto menyampaikan ada dua hal kenapa KPU datang ke Pedurungan Tengah. Pertama untuk melakukan evaluasi dan menggali informasi masalah apa saja dan solusinya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Kedua adalah bahwa tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai, maka KPU Kota Semarang mensosialisasikan tahapan Pemilu serta menggerakkan dan mengajak elemen masyarakat untuk berpartisipasi mensukseskan tahapan pemilu. "Mari dengan komitmen, kita siap meningkatkan partisipasi masyarakat, siap mengedukasi masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilu dan pemilihan Serentak tahun 2024", katanya.
Suyanto mengajak hadirin untuk aktif dan siap mensukseskan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pemilihan serentak tahun 2024.