Sosialisasi Lewat Radio, KPU Kota Semarang Jelaskan Proses Logistik dan Rekapitulasi Suara Pada Pemilu
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri undangan RRI Pro 2 untuk kegiatan sosialisasi mengenai tahapan Pemilu tahun 2024, Jumat (14/7).
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) yang menghadiri siaran radio tersebut mengatakan bahwa untuk tahapan logistik pada Pemilu tahun 2024 belum banyak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahapan tersebut di pemilu-pemilu sebelumnya.
"Logistik yang digunakan masih sama, seperti surat suara, bilik suara, kotak suara, alat coblos, bantalan coblos, tinta, daftar hadir, SDPT, DCT," terang Nanda.
Nanda mengatakan hingga saat ini, KPU Kota Semarang masih menunggu arahan dan kebijakan KPU Provinsi Jawa Tengah, dan KPU RI untuk menghadapi tahapan logistik Pemilu 2024.
"Nantinya akan dilakukan penyederhanaan jika ditemukan yang kurang efektif, mengenai detail revisi, sampai saat ini belum diinformasikan KPU Provinsi," tambah dia.
Mengenai bahan kotak suara, Nanda menjelaskan bahwa pada 2024, KPU masih akan menggunakan kotak suara berbahan karton duplex seperti pada Pemilu 2019.
Nanda mengatakan kotak suara tersebut telah dilakukan uji ketahanan sehingga masih layak untuk digunakan.
"Menjawab opini negatif dari logistik berupa kotak suara tahun lalu yang katanya kualitasnya kurang bagus, kotak suara ini berbahan karton duplek yang kedap air, KPU juga telah melakukan serangkaian pengujian-pengujian lain untuk menjaga kualitas kotak suara ini," paparnya.
Pada tahap rekapitulasi suara Pemilu 2024, Nanda mengatakan bahwa tahapan tersebut akan berlangsung lebih lama karena adanya prinsip keterbukaan.
"Maksud dari terbuka adalah siapapun bisa melihat prosesnya, pengawas atau saksi boleh komplain saat itu juga jika ada pihak yg merasa kurang puas dengan proses yang berjalan, sehingga hal itu membuat proses tersebut lebih lama," ujar Nanda.
Karena unsur keterbukaan tersebut juga, Nanda mengatakan bahwa praktik kecurangan akan sulit untuk dilakukan.
"Pada proses itu kan ada banyak pihak yang terlibat, tidak hanya petugas saja, ada pengawas, saksi, masyarakat umum, aparat keamanan juga, saya kira kemungkinannya sangat kecil adanya kecurangan karena disaksikan semua orang dan di tempat terbuka," jelasnya.
Pada bagian akhir, Nanda mengajak pendengar setia Pro 2 FM untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Tahun 2024 pada hari Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.
"Untuk teman Pro 2 FM Kami dari KPU Kota Semarang mengingatkan pastikan datang ke TPS, salurkan hak pilihmu karena suaramu akan menentukan kebijakan dan perkembangan kota semarang untuk minimal 5 tahun ke depan," kata Nanda. (ina/ed. Foto: ina/KPU Kota Semarang)