Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Kota Semarang di Kranggan
Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Kota Semarang di Kranggan
Semarang (Jumat 24/9). https://kota-semarang.kpu.go.id Sosialisasi Pendidikan Pemilih Untuk Daerah dengan Tingkat Partisipasi Pemilih Rendah di Kota Semarang sudah komplit di hari terakhir di Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah. Acara ini, dihadiri kelompok masyarakat, RT dan RW sekelurahan, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, dan penyelenggara pemilu. Bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Ibadah Ling Hok Bio yang beralamat di gg. Pinggir No. 110 Krangan.
Sambutan pembukaan dilaksanakan oleh Anggota KPU Kota Semarang (Heri Abriyanto) dengan narasumber yaitu Heri Abriyanto (Anggota KPU Kota Semarang) dan Arif Rahman (Anggota Bawaslu Kota Semarang).
Heri Abriyanto berbicara terkait dengan “Demokrasi menjadi salah satu sistem politik yang paling banyak dianut oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Pilar yang menjadi prasyarat berjalannya sistem politik demokrasi, yaitu adanya penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkala, adanya pemerintahan yang terbuka, akuntabel dan responsif, adanya perlindungan terhadap HAM, berkembangnya civil society dalam masyarakat. Penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkala menjadi prasyarat sistem politik demokrasi, karena pemilu merupakan salah satu sarana kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih wakil dan pemimpin mereka untuk menjalankan pemerintahan,”tandas Heri.
Arief Rahman menyoroti partisipasi publik “Dalam proses pengawasan pemilu bahwa dalam terminologi pemilihan umum yaitu bisa dipahami secara sederhana yakni orang datang ke TPS lalu menggunakan hak pilih, partisipasi pemilih bukan hanya saat pencoblosan, tingkat parmas pemilih menurun maka akan berpengaruh pada kualitas demokrasi dan legitimasi para kontestan dalam pemilu, para kepala daerah terpilih dalam pilkada.” tegas Arief. (tph/kpukotasemarang/foto e-one, @W/NMU)