Tingkatkan Soliditas dan Partisipasi, KPU Gelar Rakor Bersama PPK Divisi SDM dan Sosparmas
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Badan Penyelenggara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2024, Rabu (4/9).
Kegiatan yang bertempat di aula kantor KPU Kota Semarang ini dihadiri oleh Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi SDM dan Divisi Sosilisasi dan Partisipasi Masyarakat (Sosparmas) se-Kota Semarang.
Dalam sambutan pembukaannya, Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono, menekankan pentingnya inovasi dan terobosan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024.
"Partisipasi masyarakat dalam pemilu sebelumnya bisa lebih daru 80 persen. Diharapkan, dalam pilkada ini, angkanya bisa mendekati partisipasi pemilu," ujar Agus.
Ia juga menekankan peran krusial Divisi Parmas PPK dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat.
Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas), dan SDM, Novi Maria Ulfah, dalam pemaparannya menyoroti beberapa aspek penting terkait pelaksanaan Pilkada 2024.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap kecamatan.
"Pengelolaan SDM PPS harus dilakukan dengan baik untuk mencegah konflik internal dan memastikan kelancaran pelaksanaan setiap tahapan pemilihan," kata Novi.
Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas antar anggota PPK dan PPS untuk memastikan koordinasi yang baik dalam setiap tahapan pemilihan.
Novi juga menekankan pentingnya pembuatan laporan kinerja dan SPJ keuangan setiap bulan agar diselesaikan tepat waktu.
Terkait persiapan teknis, Novi menyoroti pentingnya persiapan menghadapi tahapan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan belajar dari pengalaman serta evaluasi rekrutmen KPPS pada Pemilu sebelumnya.
Dalam hal sosialisasi, Novi mendorong optimalisasi penggunaan media sosial oleh PPK untuk mendukung upaya sosialisasi pilkada.
"Setiap kegiatan PPK atau PPS untuk didokumentasikan dengan baik, juga bisa membuat video pendek untuk diunggah di Instagram PPK serta platform media sosial lainnya," imbuhnya.
Setelah pemaparan oleh Novi Maria Ulfah, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi di mana PPK dari setiap kecamatan melaporkan perkembangan media sosial dan kondisi SDM di wilayah mereka masing-masing. Sesi ini dipandu oleh Sekretaris KPU Kota Semarang, Tobirin.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyatukan visi dan langkah antar penyelenggara pemilu, memastikan kesiapan teknis dan SDM, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Kota Semarang. (ana/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)