Warga Kuningan Berharap Pemilu 2024 Hasilkan Partisipasi Tinggi dan Kerawanan Rendah
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang kembali melakukan pendidikan pemilih melalui program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang dilaksanakan di kelurahan Kuningan, Semarang Utara, Jumat (19/8).
Hadir pada kegiatan itu antara lain Ketua KPU Kota Semarang, Lurah Kuningan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan lembaga pemerintahan kelurahan, LPMK, karang taruna, PKK, Babinkamtibmas, Babinsa, dan penyelenggara pemilu.
Sesi materi dipandu oleh Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini yang bertindak sebagai moderator.
Dua narasumber yang hadir antara lain Dr. I Made Bayu Dirgantara, SE., MM. (Akademisi Universitas Diponegoro Semarang), dan Muhammad Arif Agung Widodo, SH., MH. (Akademisi Universitas Wahid Hasyim).
Sukarjono (Lurah Kuningan) menyambut peserta kegiatan dan memberikan arahan untuk mengikuti dan menyimak dengan baik agar bisa menyebarluaskan informasi kepada masyarakat Kuningan.
Henry Casandra Gultom (ketua KPU Kota Semarang) pada sambutannya mengatakan bahwa kegiatan DP3 hari ini merupakan salah satu kegiatan yang sebenarnya sangat spesial karena di Indonesia yang melaksanakan kegiatan DP3 hanya beberapa kota saja dan salah satunya adalah Kota Semarang.
"Untuk Kecamatan Semarang Utara hanya ada dua kelurahan yang melaksanakan, yang pertama Kelurahan Kuningan, kedua Kelurahan Bandarharjo," kata Nanda (sapaan ketua KPU).
Untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024, Nanda mengatakan event itu akan dilaksanakan 14 Februari 2024 dan 27 November 2024.
Nanda berharap untuk pelaksanaan dua event yang dilaksanakan serentak itu akan menghasilkan partisipasi yang tinggi, dengan tingkat kerawanan yang rendah.
“Semoga pada Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, Kelurahan Kuningan menjadi kelurahan yang partisipasinya juga paling tinggi dan juga tingkat kerawanannya paling rendah,” kata Nanda. (dr/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)