Berita Terkini

KPU Hadiri Jumat Bermanfaat SMK Muhammadiyah 2 Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang ikut serta dalam acara Jum'at Bermanfaat yang diadakan oleh SMK Muhammadiyah 2 (Muda) Kota Semarang dengan tema Suara Demokrasi, Jumat (27/01). Kepala Sekolah SMK Muda menjelaskan, tema Suara Demokrasi dipilih untuk menjadikan siswa-siswi sadar akan pentingnya demokrasi, terutama melalui partisipasi mereka di pemilihan umum.  Acara Jum'at Bermanfaat merupakan agenda rutin yang diadakan oleh SMK Muda tiap minggu dengan mendatangkan narasumber berbeda-beda untuk menambah pengetahuan dan pengalaman para pelajar. Anggota KPU Kota Semarang, Suyanto yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa para pelajar dapat ikut andil dalam menyuarakan demokrasi melalui P5 atau Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila.  Suyanto menyampaikan, sebelum hari pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 yang jatuh pada 14 Februari 2024 nanti, KPU harus mempersiapkan beberapa tahapan.  Saat ini persiapan Pemilu 2024, sudah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih yang proses coklitnya dilakukan oleh petugas Pantarlih.  Suyanto mengatakan tugas pemutakhiran data pemilih tidaklah mudah, karena berdasarkan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), KPU Kota Semarang akan memiliki 5.116 TPS yang tersebar di seluruh Kota semarang.  "Maka dari itu, perlu partisipasi masyarakat dalam pemutakhiran data pemilih melalui pantarlih dan PPS ini, nanti jika daftar pemilih sudah tersusun dapat bantu dilihat apakah nama keluarga, dan teman sudah terdaftar atau belum," kata Suyanto. Ia menambahkan, secara umum proses persiapan pemilu yang dilakukan oleh KPU sama dengan apa yang dilakukan oleh sekolah saat menggelar pemilihan ketua Osis. "Ini juga ada kaitannya dengan kegiatan pemilihan umum yang diadakan di sekolah, seperti pemilihan Ketua Osis/IPM. Petugas yang ditetapkan perlu menyusun regulasi untuk tahapan sosialisasi, kriteria pencalonan, hingga kampanye.  Dengan proses pemilihan di lingkungan sekolah, diharapkan proses demokrasi yang dilakukan tersebut dapat melatih siswa-siswi untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi untuk perbaikan kualitas pembangunan di lingkungan sekitar mereka. (mir/ed. Foto: str/rzk/KPU Kota Semarang)

Rakor Pembentukan Pantarlih Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang melaksanakan Rapat Koordinasi Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Untuk pemilu 2024, Jumat (27/1). Rapat yang berlangsung di Kantor KPU Kota Semarang ini dipimpin oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Semarang serta dihadiri oleh para ketua PPK per kecamatan.Rapat ini membahas persiapan yang diperlukan untuk proses perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Menurut Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, Kota Semarang membutuhkan 5.116 Pantarlih yang akan dibagi ke 16 Kecamatan di Kota Semarang. Proses pembentukan Pantarlih akan dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS).  Nantinya, Pantarlih akan bertugas membantu PPS dalam melakukan pemutakhiran data pemilih dengan cara mencocokkan dan meneliti elemen data pemilih dari rumah ke rumah. Novi Maria Ulfah (Kordiv SDM KPU Kota Semarang) menyampaikan, KPU Kota Semarang melakukan proses pendaftaran Pantarlih pada tanggal 28-31 Januari 2023. Selanjutnya pengumuman calon pantarlih terpilih  tanggal 3-5 februari dan dilanjutkan pelantikan tanggal 6 februari 2023.   Dalam proses perekrutan Pantarlih, Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini menjelaskan bahwa calon pantarlih diharapkan melek teknologi. Hal ini karena berkas pendaftaran untuk perekrutan Pantarlih akan menggunakan aplikasi SIAKBA. Penyusunan data pemilih juga akan dilakukan secara online karena pantarlih akan mengunggah data hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) melalui aplikasi E-Coklit.  Penggunaan teknologi dalam proses penyusunan data pemilih diharapkan dapat membantu mencegah adanya kecurangan juga memastikan dapat mengakomodasi semua calon pemilih di Kota Semarang dengan tepat sasaran. (mir/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Raker Perencanaan Anggaran Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Kerja Perencanaan Anggaran Pemilu 2024 dan Sinkronisasi RAB Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Hotel Horison Nindya, Semarang, Jumat (27/1). Kegiatan yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah itu diikuti oleh KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah selama dua hari, yakni Kamis, 26 Januari hingga Jumat, 27 Januari 2023. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, dan Anggota KPU Divisi Rendatin serta Sekretaris dan Kasubag Rendatin sekretariat KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengatakan, Anggaran tahapan Pemilu 2024 masih dalam proses revisi. Ia menghimbau kepada seluruh KPU di wilayah Jawa Tengah untuk mulai membuat perencanaan yang matang mengenai kegiatan untuk fasilitasi tahapan Pemilu 2024 di Tahun Anggaran 2023.   "KPU pada saat ini sedang dalam masa perjuangan untuk memenuhi anggaran agar pemilu dapat berjalan dengan sukses," kata Paulus. Acara selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat.  Dalam materinya, ia menyampaikan kebutuhan anggaran untuk Pemilu Serentak 2024 sebesar 76 Triliun. Anggaraan tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) tahun, yakni 2022 sebesar 8.061.085.734.000, tahun 2023 sebesar 23.857.317.226.000, dan tahun 2024 sebesar 44.737.909.334.000.  Anggaraan tersebut digunakan oleh KPU di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Pada hari kedua pelaksanaan kegiatan, hadir narasumber dari Kanwil DJPB Provinsi Jawa Tengah yang membahas langkah-langkah strategis perencanaan anggaran Pemilu Tahun 2024 dengan cara melakukan reviu DIPA awal untuk melihat kesesuaian alokasi Program/Kegiatan/Output dalam DIPA dengan kebutuhan satker. Selain melakukan reviu DIPA awal, langkah perencanaan lain yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan seluruh kegiatan telah dilengkapi dengan jadwal pelaksanaan kegiatan dan mencantumkan rencana kebutuhan dana yang akan direalisasikan pada halaman III DIPA. (yts/ed. Foto: ion/KPU Kota Semarang

KPU Kota Semarang Lantik PPS untuk Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu serentak tahun 2024. Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa (24/01). Pada kegiatan yang dilaksanakan di Shamrock Ballroom, MG Setos Hotel Semarang tersebut terdapat 531 orang terbaik dari 177 kelurahan di Kota Semarang yang telah terpilih setelah melalui proses seleksi terbuka mulai dari tes tertulis hingga wawancara.  Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) saat pembukaan acara menyampaikan harapannya agar para anggota PPS terlantik dapat  bersungguh-sungguh dan berkomitmen membantu tahapan Pemilu 2024 sesuai dengan aturan dan standar yang sudah ditetapkan oleh KPU.  "Peran PPS sangatlah penting sebagai representasi KPU untuk membantu persiapan secara strategis Pemilu di tingkat kelurahan. Menjadi anggota PPS juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penerapan demokrasi di Indonesia," kata Nanda.  Mengingat tahapan Pemilu 2024 kian meningkat, Nanda berpesan kepada para PPS terpilih untuk mempersiapkan mental dan fisik mereka. "Semoga kita selalu diberikan ketenangan hati, kesabaran, keleluasaan dalam berpikir sehingga kita semua bisa mengantarkan Pemilu 2024 menjadi pemilu yang aman, lancar, sukses dan juga sehat," ujar Nanda Plt. Walikota Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mba Ita juga ikut menyampaikan pesan penting kepada para pihak terkait dalam penyelenggaraan pemilu. Karena tahapan kampanye Pemilu 2024 memiliki tingkat kontestasi yang tinggi, ia meminta semua pihak untuk bersiap menghadapi tahapan tersebut. "Apalagi nanti kampanye 3 bulan sebelum pemilu tanggal 14 Februari pasti konsentrasi akan semakin panas dan ini akan menjadi ajang pembuktian bagi kita untuk tetap netral demi pemilu yang lancar," ujar dia. Terhadap personil yang dilantik, Ita meyakini bahwa anggota PPS tersebut dapat mengawal jalannya pemilu dengan baik. (mir/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

Rakor Penyusunan TPS Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang menyelenggarakan Rapat koordinasi Penyelenggaraan Tahapan dan Penyusunan TPS untuk Pemilu 2024 di Hotel Setos Kota Semarang. Jumat (20/1). Rapat ini dipimpin oleh Ketua dan para anggota KPU Kota Semarang. Peserta rapat adalah Ketua dan anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Divisi Pemutakhiran Data Pemilih dari tiap kecamatan. Selain itu KPU Kota Semarang juga mengundang perwakilan Badan Kependudukan dan Catatan SIpil Kota Semarang. Dalam rapat ini, dibahas mengenai penyusunan dan finalisasi jumlah TPS di Kota Semarang untuk Pemilu 2024.  Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menjelaskan bahwa proses penyusunan TPS merupakan tahapan krusial untuk persiapan pemilu karena akan berdampak pada penentuan jumlah Pantarlih (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih) dan juga anggaran yang perlu disiapkan.  Nanda berharap penyusunan TPS dapat dilakukan dengan teliti dan cermat sehingga dapat mengakomodir seluruh warga Kota Semarang yang telah memiliki hak pilih. “Sama-sama dari kita bisa lebih cermat dan lebih teliti lagi sehingga harapan kami tidak ada TPS yang jumlah pemilihnya dibawah dari standar yang ditentukan,” ujar Nanda. Terkait jumlah pemilih per TPS, Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini mengatakan tiap TPS memiliki jumlah pemilih paling banyak 300 sesuai dengan domisili yang tertera dalam KK pemilih.  "Setiap calon pemilih dalam KK tersebut diharuskan untuk ditempatkan pada satu TPS yang sama sehingga akan memudahkan proses Coklit (Pencocokan dan Penelitian) untuk pemutakhiran data pemilih secara langsung oleh petugas PPDP" kata Zaini. KPU Kota Semarang berharap dengan kerja sama dan komitmen bersama, pemutakhiran data pemilih dapat mengakomodir para calon pemilih Kota Semarang dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024. (mir/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Raker Perencanaan & Pembentukan Pantarlih Pemilu 202

Purbalingga, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Kerja Perencanaan dan Penganggaran Pemilu serta Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 di Lingkungan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Jumat (20/1). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Purbalingga tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Sosdiklihparmas dan SDM serta Kasubag Hukum dan SDM se-KPU Jawa Tengah Dalam sambutannya, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Eni Misdayanti mengatakan, selama tahapan Pemilu 2024, KPU harus memegang teguh regulasi yang ada supaya terhindar atau dapat mengantisipasi terhadap permasalahan yang datang.  "KPU pada saat ini sedang dalam masa perjuangan untuk melaksanakan tahapan-tahapan agar pemilu dapat berjalan dengan sukses tanpa ekses," ujar Eni. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Taufiqurrohman. Dalam materinya, ia menyampaikan persiapan pendaftaran panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang akan dimulai pada tanggal 26 Januari 2023 setelah Panitia Pemungutan Suara terbentuk.  Dalam forum itu juga disampaikan hal-hal mengenai syarat-syarat yang harus dilengkapi dan prosedur penerimaannya. (rza/ed. Foto: rza/KPU Kota Semarang)