Berita Terkini

Peran Pelajar Dalam Pemilu

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Novi Maria Ulfah, yang menghadiri kegiatan pendidikan pemilih dan demokrasi mengatakan, pelajar SMA/SMK memiliki peran yang besar dalam proses penyelenggaraan pemilu, Rabu (31/8). Peran tersebut, Novi mengatakan, dapat dilakukan dengan cara mendalami visi dan misi calon dan partai politik yang berkompetisi dalam pemilu, mendaftar sebagai penyelenggara atau relawan pemilu. "Peran berdemokrasi bisa dilakukan pemilih pemula dalam pemilu, contohnya menjadi pemilih pemula yang cerdas, menjadi penyelenggara, relawan demokrasi, atau PPDP," kata Novi. Hal tersebut diutarakan Novi saat menjadi narasumber di kegiatan pendidikan pemilih yang dilaksanakan oleh SMK Pangudi Luhur Tarcisius, Semarang. Jatmiko, Guru PKn SMK Pangudi Luhur Tarcisius mengatakan kegiatan itu merupakan project sekolah untuk memenuhi Kurikulum Merdeka dengan tema Suara Demokrasi terkait Pemilihan Umum Secara Umum. Selain itu Jatmiko juga mengatakan, pendidikan pemilih itu juga untuk mempersiapkan pemilih pemula di SMK Pangudi Luhur Tarcisius dalam Pemilihan Ketua Osis yang akan dilaksanakan di sekolah tersebut. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 150 siswa kelas X yang terdiri dari 5 kelas itu berlangsungg interaktif, banyak siswa dan siswi yang mengajukan pertanyaan mengenai konsep demokrasi. (wny/ed. Foto: ion/KPU Kota Semarang)

FGD Kebutuhan SDM di Dunia Industri

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Casandra Gultom menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kebutuhan SDM di Dunia Industri dengan tajuk "Link and Match antara Program Studi dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)", yang digelar oleh Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Selasa (30/8). Kegiatan tersebut membahas Pengembangan CoE (Center of Excellent) Prodi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn) yang dimoderatori oleh Ketua Prodi PPKn UPGRIS, Rahmat Sudrajat.  Pengembangan CoE tersebut bertujuan untuk mengembangkan SDM yang sedang kuliah di Prodi PPKn maupun yang sudah lulus dalam mengembangkan potensinya di luar dunia Kampus. Sapto Adi Nugroho, Kepala Kesbangpol Kota Semarang mengatakan, dirinya siap menerima kerjasama terkait pelaksanaan kegiatan tersebut dengan menerima mahasiswa magang atau pegawai kontrak jika ada alokasinya.  Sementara itu, Nanda (sapaan ketua KPU) mengatakan, selain menerima mahasiswa magang, KPU juga mengundang mahasiwa untuk ikut serta secara langsung dalam proses demokrasi yaitu sebagai penyelenggara pemilu di tingkat Kecamatan, Kelurahan atau sebagai petugas KPPS. "Ini untuk mengembangkan potensi mahasiswa, jadi bisa langsung terjun mengabdi dalam masyarakat khususnya pada penyelenggaraan pemilu/pilkada," kata Nanda. Senada dengan Nanda, Agus Sutono, Dekan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan UPGRIS mengatakan, selain mengembangkan potensi, ia menganggap program tersebut berguna untuk membuka wawasan mahasiswa agar tidak hanya melihat sisi akademis, tetapi juga sisi sosial kemasyarakatan. Oleh sebab itu ia berpendapat kegiatan tersebut perlu dilakukan secara berkala/reguler.  "Jadi bisa membuka wawasan agar mahasiswa tidak hanya melihat dari satu sisi akademisi, tetapi melihat dari pihak luar baik pemerintahan atau masyarakat," ujar Agus. (rs/ed. Foto: rs/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Ikuti Bimtek SEHATI

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) e-Register Sistem Aplikasi Pengelolaan Hibah Terintegrasi (SEHATI) diselenggarakan secara daring oleh Bagian IPK Biro Keuangan KPU RI, Selasa (30/8) Kegiatan yang diikuti oleh satker KPU penerima dana hibah tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai administrasi pengelolaan hibah dan bimbingan teknis terkait penggunaan modul e-Register pada Aplikasi SEHATI. Selain pemaparan materi, bimtek tersebut juga melakukan simulasi pembukaan akun SEHATI oleh Choirul Rijal, narasumber dari Dirjen Perbendaharaan.   Bimtek Aplikasi SEHATI tersebut mengusung Tata Kelola Hibah Jadi Mudah, Cepat Dan Fleksibel”. Nantinya SEHATI akan dikembangkan untuk mengintegrasikan seluruh data pengelolaan hibah yang terdapat di beberapa sistem aplikasi yang ada.  Harapannya SEHATI dapat digunakan sebagai salah satu tools untuk monitoring pengelolaan hibah secara komprehensif. (wny/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Pendidikan Pemilih: Suara Demokrasi di Lingkungan Sekolah

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pendidikan pemilih dan demokrasi yang digelar oleh SMP Al-Irsyad, Semarang, Senin (29/8) Kegiatan pendidikan pemilih yang digagas oleh SMP Al-Irsyad tersebut dilakukan sebagai project sekolah dengan tema Suara Demokrasi terkait Pemilihan Umum di Lingkungan sekolah. Selain memberikan materi mengenai pengertian demokrasi, sejarah demokrasi di Indonesia, praktik pemilu di Indonesia, Ahmad Zaini juga mencontohkan praktik berdemokrasi di lingkungan sekolah yang dapat diterapkan sehari-hari. Praktik berdemokrasi yang dicontohkan berupa mekanisme pengambilan suara terbanyak atau voting, kebebasan penyampaian pendapat, serta musyawarah mufakat. Kegiatan yang diikuti oleh 35 siswa kelas VII itu berlangsungg interaktif, banyak siswa dan siswi yang mengajukan pertanyaan mengenai konsep demokrasi.  Selain dihadiri oleh Anggota KPU, Kasubbag Program dan Data KPU Kota Semarang, Rahadi Wijaya juga turut menghadiri kegiatan pendidikan pemilih kepada siswa-siswi SMP Al-Irsyad. (rhd/ed. Foto: ion/KPU Kota Semarang)

Menciptakan Pemilu Yang Demokratis

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Bagaimana menciptakan pemilu yang demokratis dikupas tuntas pada sosialisasi Program DP3 (Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan) edisi keempat di Kelurahan Miroto, Semarang Tengah, Jumat (26/8). Hadir pada kegiatan itu Ketua KPU Kota Semarang, Lurah Miroto, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perwakilan Lembaga pemerintah seperti LPMK, Ketua RT dan RW se Kelurahan Miroto. Bertindak sebagai moderator sosialisasi DP3 yaitu Hery Abriyanto (Anggota KPU Kota Semarang). Narasumber hadir dari dua perguruan tinggi yaitu UIN Walisongo Semarang (Dr. Ahwan Fanani) dan Universitas Diponegoro (Dr. Nuswantara Dwiwarno). Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang) pada pembukaan menyampaikan bahwa program DP3 merupakan upaya KPU untuk memperbaiki kualitas demokrasi pada Pemilu 2024 mendatang, khususnya di Kelurahan Miroto dan Kota Semarang. Sementara itu, dalam penyampaian materi pentingnya pemilu dan partisipasi masyarakat, Nuswantara mengatakan bahwa pemilu yang demokratis dapat dicapai jika penyelenggara pemilu mengedepankan independensi, mekanisme pemilu berdasar undang-undang, adanya dukungan dari semua elemen warga negara dan masyarakat, serta hasil pemilu yang bisa diterima oleh semua pihak. “Pemilu adalah lambang bagaimana demokrasi dijalankan. Tolak ukur pelaksanaan demokrasi yang baik diantaranya penyelenggara yang independen, regulasi berdasarkan undang-undang, didukung oleh semua elemen masyarakat, dan yang tidak kalah penting hasil pemilunya bisa diterima, baik oleh peserta, pengawas, dan semua pihak,” terangnya. Mengenai tema panduan dan identifikasi mengatasi hoax, Ahwan Fanani (Akademisi dari UIN Walisongo Semarang) mewanti-wanti warga Kelurahan Miroto yang hadir di DP3 untuk waspada terhadap penyebaran berita bohong/hoax. Meski mewanti-wanti untuk waspada terhadap berita bohong, Ahwan berpesan kepada warga Miroto untuk tidak takut beropini, karena mengemukakan pendapat dengan cara yang benar dan tepat merupakan salah satu esensi dari demokrasi, yakni kebebasan berpendapat. Ahwan menambahkan, momen pemilu akan banyak bermunculan berita hoax, dan itu harus diantisipasi. Berdasarkan data, saluran hoax paling tinggi adalah media sosial yang mencapai presentase 92,40%. “Kurangnya literasi digital membuat masyarakat kurang bisa memberikan opini, terutama di era media sosial sekarang, maka budaya literasi, membaca, tidak mudah percaya cerita, dan melakukan cek keabsahan informasi sebagai upaya memerangi hoax agar masyarakat tidak mudah terpengaruh,” katanya. (dr/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Ikuti Rakor Dukungan Pelaksanaan Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Bali, kota-semarang.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini bersama kurang lebih 2.400 peserta KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota se-Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Dukungan Pelaksanaan Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 Bidang Perencanaan, Sarana dan Prasarana Serta Pengelolaan Keuangan yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (24/8) Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan KPU RI, diantaranya Ketua, Hasyim Asy’ari, Anggota, Yulianto Sudrajat, Betty Epsilon Idroos, Mochammad Afifuddin, August Mellaz, Parsadaan Harahap, Idham Holik, bersama Sekjen KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno. Rakor Dukungan Pelaksanaan Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 tersebut berlangsung dari tanggal 23 - 25 Agustus 2022. Dalam sambutannya, Hasyim Asy’ari meminta satuan kerja (satker) KPU untuk berkonsentrasi penuh dalam membahas perencanaan keuangan agar proses perencanaan anggaran menjadi lebih akurat, cermat, dan efektif. "Proses perencanaan, khususnya di bidang anggaran harus dikerjakan secara cermat, akurat, efektif, efisien, tertib dan berdasarkan aturan, karena memang tahap itu krusial dalam memberi fasilitasi kepada seluruh tahapan pemilihan," kata Hasyim. Sementara itu, Bernad menyampaikan bahwa terdapat anggaran yang akan diserahkan ke satuan kerja awal September, oleh sebab itu satker perlu melakukan pencermataan terhadap anggaran yang akan digunakan hingga 31 Desember 2022. (rhd/ed. Foto: rhd/KPU Kota Semarang/repost kpu_ri)

🔊 Putar Suara