Berita Terkini

KPU Harapkan Partisipasi Aktif Pelajar SMA pada Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berharap para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Semarang berpartisipasi pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, Kamis (22/8). Hal tersebut diutarakan oleh Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah saat menghadiri KPU Goes to School yang diselenggarakan di SMA Theresiana 1 Semarang. "Yang usia 17 tahun angkat tangan? ya nanti adik-adik jangan lupa gunakan hak pilihnya pada 27 November 2024. Kita membutuhkan partisipasi aktif adik-adik semua," ujar Novi. Partisipasi tersebut, lanjut Novi, tidak hanya bisa dilakukan pelajar SMA yang hadir ke TPS sebagai pemilih, tetapi bisa juga memberikan informasi yang berguna kepada masyarakat umum. Selain memberikan pencerahan kepada publik mengenai informasi kepemiluan yang valid, Novi juga mengatakan pelajar SMA Theresiana yang sudah berumur 17 tahun bisa mendaftarkan diri sebagai penyelenggara pemilu di tingkat KPPS. "Yang sudah berumur 17 tahun juga nanti bisa kalau mau ikut menjadi KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) atau pengawas TPS," lanjut Novi. Novi menjelaskan, proses rekrutmen KPPS Pilkada 2024 akan dimulai pada bulan September mendatang. Mengenai informasi lebih lanjut, ia meminta pelajar SMA Theresiana untuk mengikuti akun media sosial KPU Kota Semarang. Sementara itu, untuk menangkal informasi hoaks di tengah penyelenggaraan Pilkada 2024, Novi berharap pelajar SMA Theresiana bisa membedakan informasi hoaks dengan informasi yang terpercaya. "Jadi harus teliti dan cermat saat menerima informasi, cek dulu benar apa tidak, cari sumber yang terpercaya. Jangan sampai langsung di share tanpa dicek dulu apakah intu informasi valid atau tidak," papar dia. Novi juga berpesan kepada para pelajar untuk menjadi pemilih yang cerdas dan rasional, dengan cara meneliti visi, misi dan program pasangan calon sebelum menentukan pilihan. "Pelajari dulu visi dan misinya serta track recordnya seperti apa apa sih sosok yang akan memimpin nanti. Agar adik-adik saat ke TPS sudah memiliki gambaran," sambung Novi. Pada kegiatan sosialisasi yang juga mengundang Bawaslu Kota Semarang sebagai narasumber tersebut, Novi memaparkan tahapan Pilkada 2024 yang dalam waktu dekat akan digelar oleh KPU Kota Semarang. Diantaranya pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, masa kampanye, rekrutmen KPPS, dan pemungutan, penghitungan serta rekapitulasi hasil Pilkada 2024. Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk talkshow tersebut dapat menarik perhatian siswa dan siswi dengan adanya unsur kompetisi melalui kuis kepemiluan menggunakan aplikasi berbasis mobile, penampilan vocal group SMA Theresiana, dan juga pembagian door prize. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Hadiri Semarak Pitulasan, KPU Sosialisasikan Pilkada 2024 kepada Warga Mugassari

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada 2024 pada moment Semarak Pitulasan yang digelar oleh RW 2 Kelurahan Mugassari Semarang, Minggu (18/8). Kegiatan hasil kerjasama antara RW 2 Kelurahan Mugassari dan KPU Kota Semarang itu berlokasi di belakang Taman Pandanaran (Warak Ngendok) dimulai sejak pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini mengajak warga RW 2 Kelurahan Mugassari yang memadati lokasi kegiatan untuk memberikan hak pilihnya pada 27 November 2024 mendatang. Zaini mengatakan, semangat warga Kota Semarang pada saat menggelar perlombaan menyambut Hari Kemerdekaan ke-79 RI juga perlu ditunjukkan pada saat hari pemungutan suara untuk memilih Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. "Pesan saya cuma ini, nanti pada 27 November 2024 kita semua membutuhkan semangat yang sama untuk berpartisipasi, datang ke TPS memilih wali kota dan gubernur nggih," kata Zaini. Kegiatan Semarak Pitulasan diawali dengan jalan sehat, lomba joget suporter, dan live music tersebut diwarnai dengan doorprize menarik dari KPU Kota Semarang. Selain perlombaan, KPU Kota Semarang juga  menggelar talkshow yang menghadirkan Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah, dan M. A. Agung Nugroho yang menjelaskan tahapan-tahapan Pilkada 2024. Doorprize dan belasan hadiah dari warga dan KPU Kota Semarang mempu meningkatkan keaktifan warga untuk bertanya dan merespon talkshow dengan semangat dan keriuhan. (rap/ed. Foto: dok KPU Kota Semarang)

Peringati Kemerdekaan, KPU Kota Semarang Gelar Upacara Dirgahayu ke-79 RI

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar upacara bendera Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia 79, Sabtu (17/8). Upacara bendera yang dilaksanakan di halaman kantor KPU Kota Semarang, Jalan Dr. Cipto Nomor 115 tersebut diikuti oleh seluruh Anggota, Sekretaris, pejabat struktural dan seluruh pegawai Sekretariat KPU Kota Semarang. Membacakan pidato kenegaraan, Presiden Joko Widodo, Inspektur Upacara Dirgahayu 79, Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono mengatakan pembangunan bangsa Indonesia merupakan kerja keras seluruh masyarakat. "Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Ini adalah fondasi besar kita bersama," ucap Agus. Kerja keras dan sikap gotong royong yang telah menjadi tradisi bangsa, kata Presiden RI merupakan bekal bagi negara Indonesia untuk tumbuh menjadi negara yang lebih maju. "Ini adalah bukti bahwa persatuan kita, bahwa kerukunan kita, bahwa kerja keras dan kegotongroyongan kita dapat membawa Indonesia melompat lebih tinggi lagi," kata Agus membacakan pidato Presiden RI. Pada upacara Dirgahayu RI 79 tersebut, juga dilakukan penyematan satyalancana 10 tahun bagi pegawai KPU dan penyerahan hadiah lomba peringatan hari kemerdekaan RI yang sehari sebelumnya telah digelar oleh KPU Kota Semarang. (rap/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

KPU Hadiri Rekapitulasi DPS Pilgub Jateng 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024, di Hotel Patra Semarang & Convention, Semarang, Jumat (16/8).  Sebelum menggelar pleno DPS, KPU Provinsi Jawa Tengah dan KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah juga melakukan Rapat Sinkronisasi dan Validasi DPS di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari (15 hingga 16 Agustus 2024) mengundang Ketua Divisi Data dan Informasi dan Operator Sidalih dari 35 Kabupaten/kota se Jawa Tengah, serta dihadiri Jajaran Stakeholder, Bawaslu Jawa Tengah, media massa dan partai politik. Dalam pembukaan dan arahannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono menjelaskan mengenai TPS di Lokasi Khusus dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2024 ini. "Pada pelaksanaan penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024 khususnya DPS, terdapat penambahan TPS di Lokasi Khusus selain dengan TPS yang reguler," kata Paulus. Terkait TPS di Lokasi Khusus, Handi menambahkan, kategori-kategori yang dapat dibuat dan fokus dalam pembuatan TPS di Lokasi Khusus. "TPS di Lokasi Khusus meliputi kategori meliputi, rumah tahanan/lapas, panti sosial/rehabilitasi, relokasi bencana, daerah konflik, dan lokasi lainnya seperti pemilih yang terkonsentrasi di suatu tempat," ujar Paulus. Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro membacakan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara di Jawa Tengah. "Rekapitulasi DPS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024 dengan jumlah pemilih sebanyak 28.473.405 yang tersebar di 56.811 TPS, di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah," kata Paulus.  Dalam akhir kegiatan ini dilakukan forum diskusi dengan peserta terkait rencana tindak lanjut dan catatan perbaikan dalam penyusunan daftar pemilih pasca ditetapkannya DPS. Dari diskusi tersebut memunculkan isu diantaranya perlunya ketelitian, kecermatan, dan keakuratan terkait penyusunan daftar pemilih ke depannya dalam pelaksanaan penyusunan daftar pemilih. (ion/ed. Foto: ion/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Candi Tingkat Polrestabes Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Candi tingkat Polrestabes Semarang, Kamis (15/8). Kegiatan yang digelar di Aula Lantai 3 kantor Polrestabes Semarang tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono. Dalam sambutannya, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono menyampaikan komitmen Polrestabes Semarang untuk mengawal dan menyukseskan jalannya Pilkada 2024 di kota Semarang.  "Polrestabes Semarang akan memastikan keamanan dan ketertiban Pilkada serentak 2024. Kami juga mengupayakan seluruh titik penting, di setiap gang dan jalan terpasang cctv. Sehingga, kami berharap potensi-potensi kejahatan dalam Pilkada tidak terjadi. Dengan pengawasan melekat yang senantiasa ada dari cctv, menjadi upaya untuk mencegah orang berbuat kejahatan," jelas Wakapolres. Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono mewakili Walikota Semarang menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang akan mendukung dan memfasilitasi kebutuhan pelaksanaan Pilkada baik pendanaan dan kebutuhan lainnya. "Pemerintah sangat support pelaksanaan pilkada, segala kebutuhan pendanaan sudah dipenuhi pemkot, dan juga nanti siap menyiapkan Linmas yang akan bertugas di TPS saat Pilkada," jelasnya. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan memaparkan materi terkait pencalonan kepala daerah. Pada tahapan pencalonan Pilkada 2024 melalui jalur parpol atau gabungan parpol, KPU Kota Semarang akan membuka pendaftaran pasangan calon selama tiga hari, yakni pada tanggal 27 sampai dengan 29 Agustus 2024 mendatang. Sebelum membuka masa pendaftaran, Agus menyampaikan bahwa KPU Kota Semarang akan mengumumkan tahapan pencalonan pilkada pada 24 hingga 26 Agustus 2024 melalui media massa, situs web, papan pengumuman, dan media sosial KPU Kota Semarang. "Jadi setelah diumumkan melalui media massa, maka pada tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024 KPU Kota Semarang akan mulai membuka masa pendaftaran pasangan calon," kata Agus. Ia melanjutkan, pada hari pertama dan hari kedua KPU Kota Semarang akan membuka pendaftaran mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Khusus di hari terakhir, pendaftaran akan ditutup pada pukul 23.59 WIB "Selama tiga hari itu, pada tanggal 27 sampai 28 akan dimulai mulai jam 8 pagi sampai jam 16.00 WIB. Nah di hari terakhir, jam mulainya sama tetap jam 8 pagi, tapi penutupannya pada pukul 23.59 WIB," lanjut Agus. Mengenai batas usia minimal paslon yang akan mendaftarkan diri pada Pilkada 2024, Agus mengatakan persyaratan calon berusia paling rendah 30 tahun untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur. Sementara itu, untuk batas usia minimal calon bupati dan wakil bupati serta calon wali kota dan wakil wali kota adalah 25 tahun. Syarat usia tersebut terhitung bukan pada saat kandidat mendaftarkan diri atau saat ditetapkan sebagai paslon, namun terhitung sejak pelantikan paslon terpilih.  "Syarat usia paling rendah 30 tahun untuk Pilgub dan 25 tahun untuk Pilbub dan Pilwakot. Tapi syarat usia ini terhitung sejak pelantikan paslon terpilih, bukan saat mendaftar atau saat ditetapkan sebagai paslon oleh KPU," jelas Agus. Kegiatan rapat koordinasi itu juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang yang turut menyampaikan paparan pada kegiatan tersebut. (ana/ed. Foto: ana/KPU Kota Semarang)

50 Anggota DPRD Kota Semarang Hasil Pemilu 2024 Resmi Dilantik 

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Melalui rapat paripurna DPRD Kata Semarang sebanyak lima puluh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang hasil Pemilu 2024 periode 2024-2029 resmi dilantik, Rabu (14/8).  Digelar di Balaikota Semarang, pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini, dan Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono. Kegiatan rapat paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman, dilanjutkan dengan acara pengucapan sumpah/janji para anggota dewan. Lima puluh Anggota DPRD Kota Semarang hasil Pemilu 2024 periode 2024-2029 dilantik berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/104 Tahun 2024 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota DPRD Kota Semarang yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Semarang, Moch. Imron. Agenda sumpah/janji Anggota DPRD Kota Kota Semarang Masa Jabatan 2024-2029 yang dimulai pukul 09.30 WIB itu disiarkan secara langsung melalui saluran Digital TVRI Jawa Tengah dan Youtube DPRD Kota Semarang. Sebanyak 930 tamu undangan turut hadir di Gedung DPRD Kota Semarang termasuk anggota DPRD terlantik beserta keluarga, perwakilan parpol, Forkopimda, OPD, camat, perwakilan ormas, KPU, Bawaslu, BUMD, dan tokoh agama Kota Semarang. (ana/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)