Berita Terkini

Bimtek dan Sinkronisasi Daftar Pemilih Pilkada 2024

Semarang kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar acara Bimbingan Teknis dan Sinkronisasi Daftar Pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2024, Senin (10/6). Kegiatan yang diselenggarakan di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang tersebut mengundang Ketua PPK dan Divisi Mutarlih se-Kota Semarang, serta Dispendukcapil Kota Semarang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua dan Anggota serta Sekretaris KPU Kota Semarang. Dalam pembukaannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menyampaikan bahwa koordinasi dan konsolidasi antara KPU Kota Semarang dengan semua pihak terkait dalam proses pemetaan TPS untuk menentukan jumlah Pantarlih. "Sehingga diharapkan seluruh pemilih di Kota Semarang terlayani dengan baik dan diucapkan selamat mengikuti kegiatan ini dengan baik," kata Nanda. Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah menjelaskan proses perekrutan petugas pantarlih Pilkada 2024 masih akan menunggu koordinasi dengan stakeholder, camat dan Bawaslu sebelum diputuskan. Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono berpesan agar PPK yang hadir lebih jeli dan teliti dalam proses mengawal petugas pantarlih sehingga bisa mendapatkan hasil yang valid dan akurat. Anggota KPU Kota Semarang, M.A. Agung Nugroho juga menambahkan dan mengingatkan ketika nantinya pada saat proses coklit dan dalam penempelan stiker dapat ditempelkan pada tempat yang mudah terlihat. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini menjelaskan pula tentang proses, serta tata cara untuk pemetaan TPS. "Sehingga tiap TPS dapat terisi secara optimal dan disertai data yang valid dan akurat serta keterangan yang jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan," kata Zaini. Zaini juga berpesan pada sinkronisasi daftar pemilih pada sidalih dilakukan secara langsung oleh operator sehingga dapat diteliti dan dikoreksi bersama-sama untuk mendapatkan hasil yang valid dan akurat.  Di akhir kegiatan, Zaini memberi apresiasi kepada PPK yang telah menggarap pemetaan TPS dengan baik. Ia berpesan ke depannya para PPK tetap menjaga ketelitian sehingga mudah untuk menemukan data yang dibutuhkan serta untuk dapat diketahui kronologi data yang telah dikelola. (rud/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Gelar Rakernis Keuangan

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Keuangan dengan mengundang Ketua, Sekretaris dan Staf Keuangan PPK Pilkada 2024 se Kota Semarang, Sabtu (8/6). Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom dalam sambutannya menegaskan bahwa PPK dan PPS harus tertib administrasi sesuai Keputusan KPU Nomor 1394 tahun 2023.  Narasumber Rakernis Keuangan Asisten Pemerintahan Sekda Kota Semarang, Drs. M. Khadhik, M.Si memaparkan terkait pertanggungjawaban anggaran Pilwakot 2024 yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sekretariat PPK dan PPS.  RAB dan output SPJ PPK dan PPS bulan Juni dipaparkan oleh Sekretaris KPU Kota Semarang didampingi Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik.  Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pembukaan rekening operasional PPK oleh BTN Cabang Semarang dan pembukaan rekening honor oleh Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang. (ayu/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Pelantikan Susulan dan PAW Anggota PPK dan PPS Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar Pelantikan Susulan dan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota PPK dan PPS untuk Pilkada Tahun 2024, Jumat (7/6). Pelantikan susulan dilakukan untuk anggota PPS Kelurahan Randusari dan Kelurahan Rowosari yang sebelumnya berhalangan hadir saat pelantikan PPS pada tanggal 26 Mei 2024.  Sedangkan pelantikan PAW untuk anggota PPS Kelurahan Gemah, Palebon, Randusari, Sumurrejo, Karangroto, Sembungharjo, dan Kebonagung serta PPK Kecamatan Tugu.  Anggota PPK dan PPS PAW yang dilantik menggantikan anggota sebelumnya yang mengundurkan diri.  Pelantikan tersebut juga mengundang Ketua PPK dan Ketua PPS dari masing-masing wilayah yang mengikuti pelantikan susulan maupun pelantikan PAW Pelantikan dipimpin oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, dan sebagai saksi Anggota KPU Kota Semarang Agus Supriyono dan Novi Maria Ulfah. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah janji dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah janji dan pakta integritas oleh anggota PPK dan PPS yang dilantik. Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom (Nanda), dalam sambutanya menyampaikan kepada anggota PPS yang baru saja dilantik untuk segera berbaur dan berkoordinasi dengan PPK dan PPS yang ada di wilayah kerjanya. Anggota PPK dan PPS yang dilantik ini akan segera bekerja untuk mempersiapkan tahapan pilkada yang akan berlangsung, terutama rekrutmen anggota pantarlih dan pemutakhiran data pemilih. "Selamat bekerja kepada anggota PPK dan PPS yang telah dilantik, semoga segera bisa membaur bersama dengan PPK PPS di wilayah masing masing dan berkoordinasi mengingat tahapan yang sebentar lagi berlangsung ada rekrutmen pantarlih, kemudian dilanjutkan pemutakhiran data pemilih," kata Nanda. (ana/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang hadiri Bimtek Mutarlih Pilkada 2024

Jakarta, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) dan Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, Jumat (7/6). Kegiatan yang digelar oleh KPU RI tersebut juga membahas aplikasi untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih bertajuk (E-Coklit). Bimtek yang diselenggarakan selama lima hari (3 hingga 7 Juni 2024) tersebut menggundang Anggota KPU Divisi Data dan Informasi serta admin/operator sidalih seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Hasyim Asyari berharap bahwa KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota dapat melaksanakan tugas secara maksimal untuk memastikan pemilih dapat menggunakan hak pilihnya.  "Ada 3 prinsip yang harus diperhatikan yaitu komperhensif, akurat dan mutakhir atau up to date," kata Hasyim. Pada arahan yang disampaikan oleh anggota KPU RI, disampaikan bahwa data pemilih merupakan dasar dalam melakukan pengadaan logistik oleh karena itu penting untuk cermat dan akurat. KPU RI mengapresiasi kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota yang telah melaksakan tahapan pemutakhiran data pemilih yang lebih baik dibanding Pemilu sebelumnya.  "Tetap selalu kompak, dan menjaga marwah kepercayaan publik kepada KPU melalui data yang baik," kata Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat.  Sementara itu Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos sedikit menyinggung kembali, terhadap pemetaan TPS yang dilakukan KPU kabupaten/kota. "Kita akan menyiapkan pemanfaatan aplikasi E-Coklit sebagai alat bantu Petugas Pantarlih yang nanti akan door to door kepada masyarakat dan menghadirkan keterbukaan (transparansi), kemudian tidak ada yang kita sembunyikan, tutup-tutupi," papar Betty. Ia minta KPU kabupaten/kota untuk mengawal jalannya coklit agar menghasilkan data pemilih yang mutakhir dan akurat. "Seakurat mungkin mengawal pemetaan TPS yang sudah ditentukan," tegasnya.  KPU RI juga menghadirkan Bawaslu RI, Kemenkumham, dan Kementrian Dalam Negeri khususnya Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai narasumber.  Dalam akhir kegiatan ini dilakukan forum sharing session serta pelatihan sidalih dan e-coklit kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota. (yts/ed. Foto: yts/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Gelar Raker Penyusunan Materi dan Strategi Sosialisasi Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar Rapat Kerja (Raker) Penyusunan Materi dan Strategi Sosialisasi untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2024, Rabu (5/6). Kegiatan yang dibuka oleh Anggota KPU Kota Semarang, M.A. Agung Nugroho itu dihadiri juga oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Semarang dan Sekretaris KPU Kota Semarang. KPU Kota Semarang mengundang Badan Kesbangpol Kota Semarang dan Ketua serta Anggota PPK Divisi Sosparmas se-Kota Semarang. Adapun narasumber pada kegiatan tersebut Anggota KPU Kota Semarang Periode 2018-2023, Suyanto dan Pembina Forwakot Semarang, Sigit Hermawan. Pada sambutannya, Anggota KPU Kota Semarang, M.A. Agung Nugroho menyampaikan bahwa persiapan Pilkada 2024 dilaksanakan dalam kurun waktu yang cukup singkat. Oleh sebab itu, Agung menjelaskan PPK se-Kota Semarang harus siap untuk mensosialisikan tahapan Pilkada 2024 di wilayah masing-masing. Pada materi yang disampaikannya, Anggota KPU Kota Semarang Periode 2018-2023, Suyanto menyampaikan bahwa badan adhoc perlu memanfaatkan kegiatan-kegiatan non formal sebagai bentuk lain sosialisasi kepada masyarakat. "Teman-teman PPK memiliki peluang yang lebih luas, dengan memanfaatkan kearifan lokal dan forum warga. Justru kegiatan non formal pada momen tertentu menjadi bagian penting pada kegiatan sosialisasi," kata Suyanto. Suyanto menceritakan, pada Pilwakot Semarang Tahun 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 berhasil menorehkan partisipasi pemilih tertinggi sejak 2010. Menuju Pilwakot 2024, Suyanto mengatakan, partispasi pemilih di Kota Semarang memiliki peluang besar untuk meningkat. "Dari pengalaman Pilkada 2020, di tengah pandemi, partisipasi pemilih mencapai angka 68,30 persen, Diharapakn di 2024 angka tersebut harus lebih tinggi karena sudah tidak ada lagi halangan pembatasan kegiatan masyarakat," terang dia. Meski demikian, agar momentum tersebut tidak lepas begitu saja, ia mengatakan penyelenggara pemilu/pilkada harus gencar memanfaatkan media untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Perlu intens dan maksimal dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena bagaimanapun juga ada target partisipasi pemilih yang perlu diupayakan bersama. Memanfaatkan media sosial yang sudah dimiliki," sambungnya. Mengingat regulasi merupakan dasar pelaksanaan tugas bagi penyelenggara pemilu/pilkada, ia berpesan kepada PPK se-Kota Semarang untuk rajin membaca regulasi. "Rajin-rajin membaca regulasi, karena regulasi kita kan banyak update, sehingga ini perlu dilakukan agar kita tidak salah. Dalam melaksanakan tugas ini kita kan berdasar pedoman dan regulasi," kata dia. Sementara itu, Pembina Forwakot Semarang, Sigit Hermawan dalam materi yang disampaikannya mengatakan bahwa PPK perlu memanfaatkan media sosial pada saat banyak diakses warganet agar konten yang diunggah mendapatkan ekspos yang lebih luas. "Perlu diperhatikan tinggi rendahnya traffic di media sosial, karena itu dipengaruhi sama jam-jam tertentu, biasanya pagi jam 8, siang saat istirahat dan malam. Jadi perlu dimanfaatkan jam-jam ramai tersebut untuk posting konten agar informasi yang disampaikan bisa lebih terekspos," jelas Sigit. Pada Pilkada 2024 yang memiliki tensi politik cukup tinggi, Sigit berpesan kepada para PPK yang hadir agar bisa fokus pada pelaksanaan tugas yang harus dikerjakan oleh penyelenggara pemilu/pilkada. "Abaikan tensi politik yang terjadi sepanjang pilgub dan pilwakot, PPK fokus menyampaikan, mensosialisasikan tahapan pemilihan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. Dalam menyampaikan materi perlu dilakukan dengan cermat, pemilihan kalimat dan gestur perlu diperhatikan karena kan harus netral," ujar Sigit. Kegiatan yang berlansung di Up Peak Hotel Simpang Lima Semarang diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi seputar tahapan pilkada serta bagaimana memanfaatkan momen pertemuan warga untuk pendidikan pemilih. (if/rap/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

Diskusi Peran Perempuan dalam Menyukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Pendidikan Politik bagi Masyarakat dengan tema "Peran Perempuan dalam Menyukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024" yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang, Selasa (4/6). Bertempat di Hotel Metro Park View Kota Lama Semarang, hadir sebagai narasumber adalah Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono dan Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goretti. Peserta pada acara ini adalah perwakilan dari organisasi perempuan yang ada di Kota Semarang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol, Suparman.  Dalam sambutannya Suparman menyampaikan harapannya semoga Pilkada Serentak 2024 berjalan lancar. "Harapannya melalui kegiatan pendidikan politik kali ini yang bekerjasama dengan KPU Kota Semarang dan Bawaslu Kota Semarang kita dapat menggali potensi informasi penting mengenai Pilkada 2024, supaya nantinya pelaksanaan Pilkada 27 November 2024 mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kota Semarang," kata Suparman. Selanjutnya pemaparan materi dari Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono. Dalam paparannya, Agus menyampaikan peranan penting perempuan dalam Pilkada 2024. "Pertama adalah keberpihakan kepada masyarakat, yaitu memastikan memilih pemimpin yang bisa mewakili seluruh kebutuhan masyarakat, yang kedua pendidikan pemlih yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk berperan sebagai penyelenggara Pilkada 2024, ketiga memberikan edukasi, terutama di kalangan keluarga untuk bisa menerima perbedaan jika terjadi perbedaan pilihan dalam memilih calon pemimpin," kata Agus. Agus menambahkan bahwa peran perempuan juga penting untuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024. "Peran perempuan bisa meningkatkan angka partisipasi masyarakat di atas 75 persen, dan dari dampak positif naiknya angka partisipasi masyarakat bisa jadi mensukseskan gelaran Pilkada Serentak 2024," sambungnya. Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo juga menyampaikan bahwa peran perempuan dalam berdemokrasi saat ini sangat penting. "Untuk ibu-ibu yang saat ini sedang mengikuti pendidikan politik silahkan ilmunya bisa disosialisasikan ke semua kalangan masyarakat di lingkungan tempat tinggal ibu-ibu sekalian terutama dikalangan keluarga terdekat," ujar Yudi. (ina/ed. Foto: ina/KPU Kota Semarang)