Berita Terkini

Penyerahan Surat Pemberitahuan Pindah Memilih di Lokasi Khusus pada Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar acara Penyerahan Surat Pemberitahuan Pindah Memilih di Lokasi Khusus pada Pemilu 2024, Jumat (2/2). Acara yang berlangsung di aula kantor KPU Kota Semarang tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang, Lapas Kelas 1 Kedungpane Semarang, Lapas Perempuan Kelas IIa Semarang, SMK Negeri Jawa Tengah, Panti Pelayanan Sosial Lansia Pucang Gading, serta Ketua dan Anggota PPK Divisi Mutarlih.  Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Ahmad Zaini menyampaikan tentang kemungkinan adanya pemilih baru di Lokasi Khusus (Loksus).  Oleh sebab itu Zaini meminta agar segera mengirimkan data tersebut ke KPU Kota Semarang sebelum H-7 pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 agar bisa ditindaklanjuti.  Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Surat Pemberitahuan Pindah Memilih di Lokasi Khusus pada Pemilu 2024, oleh Anggota KPU Kota Semarang dan perwakilan Loksus. (yts/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Nobar Film Kejarlah Janji di Unissula 

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri kegiatan Nonton Bersama (Nobar) Film garapan Garin Nugroho, Kejarlah Janji di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Kamis (1/2). Kegiatan yang digelar oleh KPU Republik Indonesia tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini dan Novi Maria Ulfah. Kegiatan diawali sambutan Wakil Rektor III Unissula Semarang, Komar. Ia menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa mahasiswa pada Pemilu 2024. "Keterlibatan itu minimal dilakukan dengan cara memberikan suaranya bagi bangsa kita ini di Pemilu di dalam TPS, 14 Februari 2024 memndatang," kata Komar. Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliyah menjelaskan bahwa pemutaran film Kejarlah Janji dilakukan oleh KPU RI agar lebih mudah menjangkau pemilih muda. Akmalilah menjelaskan, film digunakan oleh KPU RI karena sebagian besar pemilih Pemilu 2024 diikuti oleh generasi Z yang lebih menyukai penyampaian pesan melalui media populer. "Maka oleh karena itu pendekatan yang dilakukan oleh KPU melalui film, dengan judul Kejarlah Janji," kata Akmaliyah Melalui film tersebut, KPU berharap pemilih muda dapat mendapatkan gambaran bagaimana cara berdemokrasi dan pentingnya terlibat dalam Pemilu. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri kegiatan Sosialisasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Semarang Selatan di Balai Kelurahan Peterongan, Selasa (30/1). Hadir sebagai narasumber Anggota KPU Kota Semarang, M. Arif Agung Nugroho, serta Camat Kecamatan Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho. Anggota KPU Kota Semarang, M. Arif Agung Nugroho menerangkan bahwa terdapat 5 surat suara yang akan diterima pemilih pada Pemilu 2024. "Nanti ada 5 surat suara yang akan dicoblos yaitu Presiden DPR RI, DPD, DPR provinsi, serta DPR kabupaten/kota," kata Agung. Pada November 2024 nanti, Agung juga menjelaskan bahwa akan digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. "Serta nanti di Bulan November akan diadakan pemilihan gubernur dan pemilihan walikota," ujar Agung Mengenai tahapan Pemilu 2024, Agung mengatakan saat ini sedang berlangsug tahapan kampanye. "Pada saat ini tahapan yang sedang berlangsung adalah tahapan kampanye yang sudah dimulai pada tanggal 28 November 2023 kemarin hingga nanti tanggal 10 Februari 2024," paparnya. Sementara itu Camat Kecamatan Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho berharap peserta kegiatan sosialisasi dapat menyampaikan informasi yang diterima kepada warga sekitar, agar meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu. "Bapak/ibu mohon agar mensosialisasikan kepada generasi muda di lingkungan masing-masing, khususnya untuk pemilih pemula supaya menggunakan hak pilihnya," kata Ronny. Ronny mengatakan keikutaertaan pemilih dalam Pemilu bukan hanya sekedar datang ke TPS, tetapi juga menggunakan hak pilih yang dimiliki dengan penuh tanggung jawab. "Kita tidak berbicara tentang apa yang kita dapat dari memilih pada tanggal 14 Februari nanti, tetapi ini tentang partisipasi kita dalam menggunakan hak pilih dalam memilih calon dengan bertanggung-jawab," pesan Ronny. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Rakor Persiapan Penertiban APK Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penertiban Alat Peraga Kampanye Pemilihan Umum Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang, Jumat (26/01). Turut hadir dalam Rakor tersebut Polrestabes Semarang, Dandim 0733 KS, Satpol PP Kota Semarang, Dishub Kota Semarang, Distaru Kota Semarang, Disperkim Kota Semarang, Anggota KPU Kota Semarang yang diwakilkan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Novi Maria Ulfah dan Bawaslu Kota Semarang. Dalam pembukaan dan arahannya, Koordinator Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Suparman menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya Rakor tersebut. "Rapat Koordinasi Persiapan Penertiban Alat Peraga Kampanye yang kita selenggarakan kali ini adalah untuk memberikan informasi, atau mendengarkan jejak pendapat satu dengan yang lainnya agar nantinya pada saat pelaksanaan penertiban APK tidak terjadi miskomunikasi antara satu dengan yang lainnya,” kata Suparman. Dalam arahannya Silvania Susanti, Anggota Bawaslu Kota Semarang Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data & Informasi menyampaikan bahwa nantinya dalam pelaksanaan penertiban APK fokuskan pada APK yang melanggar PKPU. “Jadi untuk bapak ibu sekalian pada saat nantinya kita turun ke lapangan melaksanakan penertiban APK, kita bisa memfoskuskan penertiban pada APK yang melanggar PKPU No.15 tahun 2023 dan Perwali No. 65 tahun 2018,” kata Silvania. Silvania juga menyampaikan jadwal penertiban alat peraga kampanye dan juga anggota tim yang tergabung atau yang ikut serta adalam penertiban alat peraga kempanye Pemilu 2024. "Untuk jadwal penertiban alat peraga kampanye kita akan laksanakan sebanyak 4 kali penertiban yaitu, 29 Januari 2024, 5 Februari 2024, 11 Februari 2024 dan 12 Februari 2024. Dengan masing-masing tim berjumlah 15 orang, dan nantinya akan ada 4 tim yang berangkat, masing-masing dari Bawaslu Kota Semarang, KPU Kota Semarang, Polrestabes, Kesbangpol, Dishub, Disperkim, Distaru, dan enam orang dari Satpol PP," kata Silvania. Selanjutnya Silvania juga menyampaikan untuk penyimpanan inventaris APK yang sudah ditertibkan nantinya aka nada dua lokasi penyimpanan inventaris, berbeda dari sebelumnya. "Pada saat penertiban APK yang pertama kita hanya menggunakan gudang dari Satpol PP Kota semarang untuk menyimpan inventaris dari semua hasil penertiban APK, tetapi untuk penertiban kali ini kita akan menggunakan dua lokasi atau dua tempat untuk menyimpan inventeris dari hasil penertiban APK yaitu di Satpol PP Kota Semarang dan bekas dari kantor Kecamatan Pedurungan," kata Silvania. (ina/ed. Foto: ina/KPU Kota Semarang)

KPU Lakukan Monitoring Pelantikan dan Bimtek KPPS Kota Semarang pada Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang melakukan kegiatan supervisi dan monitoring proses Pelantikan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Semarang untuk Pemilu 2024, Kamis (25/1). Proses pelantikan yang dipimpin oleh Ketua PPS di masing-masing kelurahan tersebut, disaksikan juga oleh lurah, Panwaslu, serta perwakilan TNI/Polri di tingkat kelurahan. Pasca pengucapan sumpah/janji yang dipimpin oleh ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), masing-masing anggota KPPS mengucapkan serta menandatangani pakta integritas yang dilakukan bersama-sama. Selain melakukan prosesi pelantikan, KPPS melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian penyelenggara Pemilu terhadap lingkungan hidup. Proses pelantikan dan bimtek yang dilakukan oleh masing-masing PPS tersebut juga disiarkan secara langsung di seluruh Indonesia melalui zoom meeting yang disiarkan oleh KPU RI. Berdasarkan hasil supervisi dan monitoring oleh Ketua, Anggota, dan Sekeratriat KPU Kota Semarang, proses pelantikan KPPS telah dilaksanakan sesuai ketentuan.  Proses bimtek KPPS yang harus dilaksanakan di hari yang sama dengan pelantikan juga telah dilaksanakan dengan baik. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Hadiri Rakor Tepra, KPU Apresiasi Dukungan Pemkot Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang sampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang atas dukungan yang diberikan selama tahapan Pemilu 2024, Kamis (25/1) Apresiasi tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casanda Gultom (Nanda) pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Evaluasi Pengawasan Anggaran (TEPRA) yang digelar di Kompleks Balaikota Semarang. "KPU sangat berterima kasih atas fasilitas yang diberikan kepada rekan-rekan kami di PPK, PPS dan KPPS yang pas hari ini sudah dilantik," kata Nanda. Mengenai pelantikan KPPS yang dikakukan hari ini, pada Pemilu 2024, Kota Semarang dengan jumlah TPS sebanyak 4.646 telah memiliki anggota KPPS sebanyak 32.522 personil. Pasca pelantikan, Nanda menjelaskan bahwa anggota KPPS tersebut langsung mendapatkan bimtek Pemilu 2024 oleh PPS di masing-masing kantor Keluahan di Kota Semarang. "Ada 152 kelurahan yang sudah menggelar bimtek KPPS hari ini. Kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak/ibu semua, karena berkat dukungan bapak/ibu tahapan ini bisa dilaksanakan dan perlu kami infornasikan juga, kegiatan pelantikan KPPS ini tadi disiarkan langsung oleh KPU RI dan seluruh KPU se-Indonesia," kata Nanda. Nanda menyampaikan bahwa di Kota Semarang memiliki kelurahan yang gemuk, dan membutuhkan perhatian lebih, diantaranya Kelurahan Sendangmulyo yang memiliki jumlah TPS sebanyak 109. Oleh sebab itu, Nanda berharap Pemkot Semarang dapat memberikan dukungan kepada wilayah yang luas secara optimal sehingga pelaksanaan tahapan Pemilu dapat berjalan lancar. "Kelurahan Sendangmulyo memiliki 109 TPS, tadi pagi PPS Sendangmulyo melantik anggota KPPS sebanyak 763. Karena bebannya akan lebih tinggi, kami mohon bantuan bapak/ibu berupa fasilitasi perkantoran, gudang dan kebutuhan-lain yang betsifat administratif," sambung Nanda. Mengenai keterlibatan ASN dalam Pemilu, Nanda mengingatkan agar masing-masing ASN bisa menjaga netralitasnya selama penyelenggaraan Pemilu. Nanda tidak menampik bahwa ASN memiliki hak pilih dan bebas dalam menggunakan hak konstitusi tersebut, namun ASN tidak boleh terlibat secara langsung dalam aktivitas politik praktis. Oleh sebab itu Nanda meminta ASN Kota Semarang untuk tidak larut dalam persaingan antar peserta Pemilu yang lewat di timeline media sosial masing-masing. "Secara rata-rata kita membuka medsos itu 5 jam dalam sehari. Pada kesempatan tertentu kegiatan kita di HP itu lebih lama daripada kita bercengkrama dengan keluarga. Maka kami berharap bapak ibu ASN di Kota Semarang ini tidak ada yang terlibat dalam hate speech atau penyebaran informasi hoaks," pesan Nanda. Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Semarang dan dihadiri oleh para asisten Pemkot Semarang itu diikuti oleh seluruh lurah dan camat di Kota Semarang. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)