Berita Terkini

Siaran RDI Pandanaran 91.8 FM: Menjaga Marwah Pesta Demokrasi

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri siaran radio RDI Pandanaran 91.8 FM dalam kegiatan prime topic yang mengusung tema Menjaga Marwah Pesta Demokrasi, Kamis (25/1). Hadir sebagai narasumber kegiatan tersebut, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom,  Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, dan Wakil Rektor Undip Semarang, Prof. Budi Setyono. Pada siaran yang digelar di Hotel Noormans Semarang itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menjelaskan bahwa tahapan Pemilu saat ini sudah sampai pada pelantikan dan bimtek Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). "Saat ini sedang pelantikan anggota KPPS, pagi tadi saya juga sudah melihat bagaimana prosesnya, sejauh ini alhamdulillah lancar," ujar Nanda Mengenai logistik Pemilu 2024, Nanda menyebutkan bahwa proses sortir dan lipat surat suara di Kota Semarang telah rampung. "Pada tahap logistik, KPU Kota Semarang proses sortir dan lipat logistik sudah selesai," tambahnya. Selanjutnya, Nanda menambahkan, saat ini kegiatan logistik sedang dalam tahap pengepakan kebutuhan-kebutuhan logistik dalam kotak suara. "Saat ini kita sedang melakukan pengepakan. Proses ini kami harap bisa lancar, nanti 13 februari, logistik ini sudah akan sampai di TPS," sambungnya. Pada bulan Januari dan Februari 2024, Nanda juga menjelaskan bahwa peserta Pemilu melaksanakan kampanye melalui metode rapat umum dan iklan di media massa. Nanda mengatakan, di Kota Semarang tahapan kampanye dilaksanakan dengan baik.  Mengenai penyusunan jadwal kampanye rapat umum, Nanda memaparkan bahwa seluruh peserta Pemilu di Kota Semarang telah menyetujui dan menyepakati jadwal kampanye yang dituangkan dalam Surat Keputusan KPU Kota Semarang. "Pada 21 Januari sampai 10 Februari 2024 nanti sudah masuk dalam tahapan kampanye rapat umum, dan seluruh peserta Pemilu di Semarang sudah memahami dan menyetujui jadwal pelaksanaan kampanye rapat umum. alhamdulillah lancar, dan aman," lanjut Nanda. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman (Pilus) bersyukur karena pelaksananan Pemilu di Kota Semarang berjalan lamcar dan aman. "Secara umum tahapan pemilu ini berjalan normal, sejuk dan aman-aman saja. Ini patut kita syukuri," kata Pilus. Kadarlusman berharap seluruh warga Kota Semarang dapat bersikap dewasa saat menghadapi suasana kompetisi dan politik yang mulai meningkat karena pelaksanaan Pemilu. "Kita selalu ya, menyampaikan pemilu ini hal yang biasa, jadi biasa aja, silahkan berkompetisi di Pemilu tetapi tetap kita jaga keamanan dan keakraban kita," pesan Pilus. Melanjutkan mengenai kegiatan kampanye, Wakil Rektor Undip Semarang, Prof. Budi Setyono menyoroti proses penyampaian visi misi dan program yang kurang substantif. "Saat ini yang lebih perlu ya program-program apa, ketimbang perdebatan yang kurang substantif. Ya saat ini kita alfa mengenai itu, sebenarnya kita perlu penyampaian program-program dari peserta Pemilu agar kita jelas konkrit jika kita memilih kandidat karena kita ingin program itu dilaksanakan," papar Budi. Menurut Budi, seharusnya penyampaian program yang disampaikan peserta Pemilu bisa memberikan gambaran seperti apa program pembangunan yang akan dilakukan. "Pemilu itu idealnya kita melihat dan melakukan benchmarking. Lima tahun lalu seperti apa, saat ini seperti apa, dan kemudain kita melakukan dialog, apa yang diinginkan, dan bagaimana kita mencapai itu apa program yang dapat kita upayakan. Ini yang lebih penting kita sampaikan," jelas Budi. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pemilu Damai 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kecamatan Gayamsari Kota Semarang dengan tema "Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pemilu Damai Tahun 2024", Selasa (23/1). Hadir pada kegiatan tersebut Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono sebagai narasumber dan dibuka oleh Camat Gayamsari, Eko Yuniarto.   Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Gayamsari dihadiri oleh perwakilan masyarakat dari semua kelurahan di wilayah Kecamatan Gayamsari. Agus Supriyono dalam kesempatan ini membawakan materi yang berjudul Kesiapan Menuju Pemilu 2024.  Agus menjelaskan tentang runtutan tahapan yang sudah dilaksanakan, yang sedang berlangsung maupun yang akan dilaksanakan. Dalam pemaparannya, Agus juga mengajak peserta sosialisasi untuk mengecek apakah sudah terdaftar dalam DPT ataupun belum. "Dari pengecekan melalui http://cekdptonline.kpu.go.id kita juga bisa mengetahui terdaftar di TPS berapa sekaligus bisa mengetahui lokasi dari TPS tersebut," papar Agus. Selanjutnya Agus juga mengajak peserta sosialisasi untuk mengenali peserta Pemilu 2024 baik parpol, calon DPD maupun calon presiden dan wakil presiden.  Agus menyampaikan bahwa masyarakat perlu menjadi pemilih yang cerdas agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan cara yang baik.  "Pemilih harus menjadi pemilih yang cerdas. Berperan aktif dalam mencari tahu rekam jejak kandidat mana yang layak dipilih," lanjut dia. Sebelum mengakhiri paparan, Agus sekali lagi mengingatkan tanggal pelaksanaan Pemilu yaitu hari Rabu, tanggal 14 Februari 2024. (e1. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS dan Training of Trainers Fasilitator PPK dan PPS Se-Kota Semarang untuk Bimbingan Teknis KPPS Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS dan Training of Trainers Fasilitator PPK dan PPS Se-Kota Semarang untuk Bimbingan Teknis KPPS Pemilu 2024, Senin (22/1). Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari di Hotel Patra Semarang dihadiri oleh ketua dan anggota PPK dan PPS se Kota Semarang yang dibagi menjadi 3 gelombang. Dalam sambutan yang diberikan, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menyampaikan kepada PPK dan PPS agar memiliki pemahaman yang sama mengenai proses pemungutan dan penghitungan suara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya. Nanda juga mengungkapkan pentingnya peran PPK dan PPS dalam melakukan bimbingan teknis kepada KPPS. "Harapan saya semua memiliki pemahaman sama, antara ketua dan anggota. Dan kegiatan ini diadakan bertujuan untuk menguatkan pengetahuan Bapak/Ibu semua agar bisa menjawab setiap pertanyaan tentang tugas pokok KPPS, metode pemungutan, proses penghitungan seperti apa, SIREKAP seperti apa, agar bisa menjelaskan ke KPPS," ujarnya. Anggota KPU Divisi Sosdiklihparmas & SDM, Novi Maria Ulfah menyampaikan perihal kelengkapan dokumen dan ketentuan dalam pelaksanaan pelantikan dan bimtek untuk KPPS. "Mohon semua berkas kelengkapan perlantikan untuk dipersiapkan dengan baik, mulai dari pengumuman, SK Pelantikan, dan berkas lainnya yang sudah disiapkan formatnya dari KPU RI," ujar Novi. "Pelantikan dilakukan serentak tanggal 25 dan bisa dilakukan outdoor maupun indoor, tetapi untuk Bimtek harus indoor, kemudian untuk pelaksanaan bimtek itu optimalnya hingga 7 jam, maka lebih baik dilaksanakan paling malam itu jam 7 malam,” kata Novi. Anggota KPU divisi Hukum dan Pengawasan, M. A. Agung Nugroho menyampaikan untuk mendorong semangat belajar KPPS, maka perlu menciptakan suasana bimtek yang menarik. "Semangat belajar harus baik-baik diciptakan, jadi suasana pemberian materi dibuat semenarik mungkin," ujar Agung. "ini tantangan kita bersama agar kpps ini mau lebih banyak belajar," tambah Agung. Anggota KPU Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Ahmad Zaini mengingatkan kepada PPK dan PPS bahwa masa pelayanan DPTb sudah selesai. "Untuk pelayanan DPTb kami mohon untuk yang sembilan kategori dihentikan, karena menurut regulasi itu sudah stop di 15 januari kemarin," jelas Zaini. Lebih lanjut Zaini menjelaskan tentang pelayanan pindah memilih untuk 4 kategori sampai dengan h-7. "Mohon untuk yang pindah memilih hingga h-7 hanya untuk 4 kategori khusus, terutama untuk yang bertugas di tempat lain diperhatikan, yakni yang diterima surat tugas khusus karena bertugas saat 14 Februari, bukan karena sehari-hari bekerja di luar kota," terang Zaini. Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaran menyampaikan materi proses pelaksanaan penghitungan suara menjelaskan perihal waktu dan tata letak TPS saat proses penghitungan. “Waktu penghitungan suara di TPS dimulai setelah Pemungutan Suara selesai, dan berakhir pada hari yang sama,’ ujar Agus. “KPPS menyusun tata letak TPS dalam proses penghitungan suara dengan memberikan kemudahan bagi saksi, pengawas TPS, pemantau, dan masyarakat untuk menyaksikan proses penghitungan suara secara jelas,” jelas Agus. (ana/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Gelar Bimtek Persiapan Pengepakan dan Distribusi Logistik Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Pengepakan dan Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024, Minggu (21/1). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Semarang, tersebut dihadiri oleh Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kota Semarang. Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) dalam sambutannya menyampaikan agar PPK untuk memastikan kesiapan gudang logistik di masing-masing kecamatan di Kota Semarang. Ia meminta agar PPK selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di masing-masing wilayah agar mendapatkan support dan fasilitasi yang dibutuhkan oleh PPK. "Saya minta agar untuk memastikan kembali mengenai kondisi gudang logistik di setiap kecamatan. Untuk proses koordinasi silahkan tetap melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di masing-masing kecamatan," tutur Nanda. Narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang menjelaskan mengenai dukungan Pemerintah Kota Semarang dalam fasilitasi penyiapan logistik Pemilu 2024. Narasumber betikutnya Kabag OPS Polrestabes Semarang, Asep Supiyanto yang memaparkan tentang persiapan pengaman logistik Pemilu 2023-2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek se-Kota Semarang serta PPK dan Sekretaris PPK se-Kota Semarang. (wny/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Rakor Rekapitulasi dan Evaluasi Penyusunan DPTb Tahap III Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Rekapitulasi dan Evaluasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap III Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU RI, Minggu (21/01). Rakoe Rekapitulasi dan Evaluasi DPTb Tahap III Pemilu Tahun 2024 diselenggarakan di Bali selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 17 Januari 2024 s.d 19 Januari 2024. Rakor tersebut menggundang Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi/KIP Aceh, dan Ketua Divisi Data dan Informasi KPU/KIP Kab/Kota, beserta Admin/Operator Sidalih KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kab/Kota Seluruh Indonesia. Dalam pembukaan dan arahannya, Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos menjelaskan maksud dan tujuan pertemuan di Bali ini. "Rapat Koordinasi Rekapitulasi dan Evaluasi DPTb yang kita selenggarakan kali ini adalah keseriusan dalam mempersiapkan tahapan Daftar Pemilih Tambahan pasca 30 hari sebelum Pemilu diselenggarakan, karena ini adalah alas an pindah memilihpun hanya menjadi 4," kata Betty. Betty menyinggung terhadap kolaborasi antara Divisi Data dan Informasi dan Divisi Teknis Penyelenggaraan pada Aplikasi Sirekap. "Kita akan menyiapkan pemanfaatan aplikasi Sirekap sebagai alat bantu yang nanti akan menghadirkan keterbukaan dan tidak ada yang kita sembunyikan, tutup-tutupi, karena transparanasi adalah bagian dari kesuksesan penyelenggara pemilu 2024," tegasnya.  Lebih lanjut dalam bimtek ini, KPU RI mengundang narasumber Kementrian Dalam Negeri khususnya Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil untuk menerangkan berbagai pandangan mengenai DP4 yang sudah di oleh oleh KPU sebagai DPT yang digunakan dalam Pemilu Tahun 2024 ini. Dalam akhir kegiatan ini dilakukan forum sharing session dan Pelatihan generate Form A- Daftar Pemilih Tambahan Tanpa Nik, Form A- Kabko Daftar Pemilih, Form A-Daftar Hadir Pemilih, Form A-Daftar Pemilih, Form A-Daftar Pemilih Pindahan, dan persiapan Undangan untuk pemilih kepada KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kab/Kota Seluruh Indonesia. (yts/ed. Foto: yts/KPU Kota Semarang)

Rakor Pengawasan Kampanye Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti rapat koordinasi pengawasan kampanye menjelang tahapan kampanye rapat umum dan iklan media massa yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (20/1). Kegiatan yang berlangsung di MG Setos Hotel Semarang itu dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah dan diikuti oleh stakeholder Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Dalam paparannya, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Achmad Husain Jawa tengah menyampaikan kampanye rapat umum di Jawa Tengah diharapkan berjalan aman dan damai mengikuti regulasi.  Husain berharap, kegiatan kampanye yang akan dilakukan oleh peserta Pemilu, sebelumnya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kampanye kepada pihak kepolisian maupun Bawaslu "Misal untuk metode penyebaran bahan kampanye, dimanapun berada mohon sebelumnya  partai politik ada surat pemberitahuan," ujar Husain.  Menyikapi rapat umum, Husain mengatakan bahwa kegiatan jika dilaksanakan di dalam gedung maka kategori pertemuan terbatas."Untuk jumlah mohon diperhatikan juga peserta maksimal 1000 orang.  Sedang untuk kampanye rapat umum, waktunya mulai pukul 09.00-18.00," sambung Husain.  Husain melanjutkan, jika kegiatan rapat umum dilakukan di beberapa kabupaten/kota di provinsi yang sama, maka surat pemberitahuan perlu disampaikan hingga ke Polda setempat. "Jika rapat umum di lokasi beberapa kab/ko di satu provinsi. Surat pemberitahuan perlu sampai ke Polda," lanjut dia.  Sementara itu Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Muslim Aisha yang hadir menyampaikan bahwa KPU Provinsi Jawa Tengah sudah mengeluarkan SK kampanye rapat umum.  "Jadi sepanjang 21 hari boleh digunakan calon DPD untuk kampanye rapat umum. Sampai saat ini, belum ada calon DPD yang mengajukan kampanye rapat umum di Jawa tengah.  Untuk kampanye rapat umum parpol tingkat Jawa Tengah, Muslim mengatakan bahwa jadwal kampanye mengikuti jadwal kampanye rapat umum paslon yang telah disusun jadwalnya oleh KPU RI   "Pengaturan jadwal parpol di tingkat Jateng mengikuti jadwal Paslon yang diusulkan. Parpol pengusul sudah sepakat mengikuti kampanye calon presidennya," papar Muslim. Sementara itu untuk parpol non pengusung bisa melakukan kampanye rapat umum selama 21 hari.  Sedangkan untuk Partai Ummat mengikuti kampanye Paslon 01 dan Partai Gelora mengikuti jadwal Paslon 02. Setiawan Hendra kelana ( sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia provinsi  Jawa tengah) menyampaikan bahwa partisipasi media dalam iklan kampanye agar. Berimbang, berlaku adil, dan tidak memihak dalam menyiarkan iklan kampanye pemilu. Memberikan kesempatan yang sama kepada pesertavpemilu dalam penayangan iklan kampanye. Wajib mematuhi kode etik periklanan dan ketentuan peraturan perundang undangan. Dilarang menerima spot iklan yang tidak dimanfaatkan oleh salah satu peserta pemilu kepada peserta pemilu lainnya. Bawaslu Provinsi Jawa Tengah juga mengundang narasumber lain, yaitu Dosen Fakultas Hukum Undip, Sri Wahyu Ananingsih yang memaparkan tentang potensi pelanggaran tindak pidana Pemilu. (nmu/ed. Foto: nmu/KPU Kota Semarang)