Berita Terkini

Pelantikan PAW PPS Kelurahan Wonodri Kota Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar Pelantikan Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Wonodri Kota Semarang untuk Pemilihan Umum Tahun 2024, Jumat (4/8). Pelantikan yang dilaksanakan di aula kantor KPU Kota Semarang, Jalan Pemuda Nomor 175 tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota, serta Sekretaris KPU Kota Semarang. Anggota PPS yang terlantik menggantikan anggota PPS sebelumnya yang mengundurkan diri. Pelantikan tersebut juga mengundang Ketua PPK Semarang Selatan dan Ketua PPS Kelurahan Wonodri untuk menyaksikan pelantikan tersebut. Pelantikan dipimpin oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, dan sebagai saksi Anggota KPU Kota Semarang Suyanto dan Novi Maria Ulfah. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah janji anggota PPS kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah janji dan pakta integritas. Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom (Nanda) dalam sambutanya menyampaikan kepada anggota PPS yang baru saja dilantik agar dapat langsung berbaur dan bersinergi dengan PPK dan PPS yang ada di wilayah kerjanya untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilu. "Selamat kepada anggota PPS yang baru saja dilantik, semoga bisa langsung berbaur untuk menyelesaikan tugas-tugas bersama anggota PPS yang lain serta dapat bersinergi untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu di Kota Semarang," ujar Nanda. (ana/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Sekretariat KPU Kota Semarang Adakan Jumat Sehat di GOR Tri Lomba Juang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kebugaran para personil sekretariat KPU Kota Semarang, Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo (Harsoes) menginisiasi kegiatan olah raga "Jumat Sehat" di Kompleks Olah Raga GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jumat (4/8). Acara Jumat Sehat yang diikuti oleh seluruh staf dan jajaran struktural sekretariat Kota Semarang tersebut dimulai pukul 06.30 WIB. Tiba di lokasi, para personil langsung melakukan warming up, sebelum melakukan jalan santai dan jogging di lintasan. Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo, menyampaikan bahwa di tengah-tengah tahapan pemilu, personil KPU harus tetap menjaga kesehatan dan kebugaran fisik. "Teman-teman harus tetap menjaga kebugaran fisik karena tahapan pemilu kian padat, sehingga kita fit saat menjalankan tugas-tugas kelembagaan," ujar Harsoes. Harsoes mengatakan, agenda serupa akan digelar secara rutin untuk menjaga kesehatan para personil sekretariat KPU Kota Semarang. "Ini upaya sehat kita, jadi nanti kita agendakan secara rutin," tambah Harsoes. Selain memberikan manfaat untuk kesehatan fisik, kegiatan Jumat Sehat ini juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan soliditas antar personil sekretariat KPU Kota Semarang. Kegiatan Jumat Sehat di GOR Tri Lomba Juang berjalan dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh personil. Setelah kegiatan olahraga, acara ditutup sarapan bersama. (awh/rap/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

KPU Gelar Webinar Ancaman Siber, Ransomeware dan Social Engineering Untuk Hadapi Pemilu Tahun 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti acara zoom meeting webinar Ancaman Siber KPU Ransomeware dan Social Engineering Persiapan Pemilu Tahun 2024, Rabu (2/8). Zoom meeting yang diselenggarakan oleh KPU RI tersebut mengundang KPU provinsi, dan kabupaten/kota se Indonesia.  Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua dan Anggota KPU, Henry Casandra Gultom, dan Heri Abriyanto, Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo, Kasubbag Program dan Data, Rahadi Wijaya serta staf Sekretariat KPU Kota Semarang. Dalam pembukaan dan arahannya, Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos menjelaskan mengenai pentingnya untuk mengenal, memahami dan menyiapkan diri terhadap penggunaan teknologi informasi dan keamanan informasi pada Pemilu tahun 2024. Narasumber kegiatan, Senior Global Advisor For Cyber and Information Integrity, IFES, Matt Bailey menjelaskan mengenai bahaya ransomeware dan beragam jenisnya, serta perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer serta jaringan di dalamnya Matt menyampaikan, jika sistem jaringan telah terjangkit, ransomware dan spyware tersebut dapat memonitor seluruh kegiatan sistem, bahkan yang terburuk dapat melumpuhkan integrasi sistem itu sendiri. "Pada dampak yang parah, bahkan beberapa jenis ransomware dan spyware bisa membuat lumpuh sebuah sistem jaringan yang terkoneksi ke banyak sistem layanan publik," kata Matt. Untuk mengantisipasi hal itu, Prof. Yudho Giri Sucahyo menjelaskan beberapa langkah antisipasi untuk menangkal kejahatan siber. "KPU yang banyak menggunakan sistem informasi tentu memiliki risiko yang sama, oleh sebab itu perlu upaya penangkalan, seperti secara berkala melakukan backup data, dan juga memberikan updating informasi kepada pegawai KPU mengenai menjaga keamanan sistem yang terhubung dengan internet," papar Prof Yudho. Ia menambahkan, untuk menjaga sistem dengan optimal, KPU perlu disiplin dalam menerapkan mekanisme pengamanan. "Selain secara berkala dan berjenjang melakukan backup data KPU perlu disiplin dan penuh tanggung jawab dalam menjaga data lembaga," tambah dia. Untuk memastikan keamanan teknologi informasi KPU, Prof Yudho menyarankan untuk bisa bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mendapatkan support keamanan. "Upaya tersebut juga bisa ditambah dengan melakukan kerjasama dengan BSSN sebagai Badan Siber dan Sandi Negara berkaitan tugasnya untuk keamanan," tuturnnya. (rud/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Rakor Peningkatan Kapasitas Penyusunan Produk Hukum KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota

Bali, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) KPU dengan KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Penyusunan Produk Hukum bagi KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Selasa (1/8). Kegiatan tersebut merupakan agenda gelombang pertama yang dilaksanakan oleh KPU RI di The Stones Hotel, Legian Bali pada tanggal 30 Juli sampai dengan 1 Agustus 2023.  Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan serta Kasubbag Hukum dan SDM Sekretariat KPU Kota Semarang. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPU RI memiliki berbagai macam peraturan dan produk hukum yang perlu dibaca dan dicermati terutama undang-undang dan peraturan tentang pemilu. Kemudian Anggota KPU RI Divisi Hukum, Mochammad Afifudin, menyampaikan arahan, bahwa prinsip penyelenggaraan pemilu adalah kepastian hukum, dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenang. "KPU harus menjalankan tugas berdasarkan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, tidak bisa berjalan tanpa ada landasan," ujar Afifudin. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecakapan anggota dan sekretariat yang membidangi hukum dalam menyusun regulasi atau keputusan KPU. Sementara itu Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, menyampaikan agar jajaran sekretariat memberikan dukungan teknis administrasi dalam bidang hukum, baik perundang-undangan maupun advokasi. Narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Deputi Bidang Dukungan Teknis, Eberta Kawima menyampaikan materi tentang Produksi Produk Hukum, Inspektur Utama, Nanang Priyatna menyampaikan Manajemen Resiko, Fungsional Penata Kelola Pemilu Ahli Utama, Sigit Joyowardono, menyampaikan Penyusunan Produk Hukum. Selanjutnya, Direktur Harmonisasi Perundang-undangan I, Roberia, menyampaikan Sistem Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, Pegiat Pemilu, Abhan, menyampaikan materi mengenai Pencegahan Permasalahan atas Produk Hukum dan Tim Asistensi Bawaslu, Yudha Pratama Putera, Potensi Kerawanan dari Produk Hukum KPU. Setelah penyampaian materi oleh narasumber, kegiatan kemudian dibagi menjadi 2 (dua) kelas untuk melakukan Simulasi Penyusunan Produk Hukum.  Sebelumnya KPU Kabupaten/Kota diminta untuk menyusun berita acara dan keputusan berdasarkan studi kasus yang diberikan oleh KPU RI.  Beberapa sampel berita acara dan keputusan kemudian dibahas untuk menyamakan pemahaman terkait penyusunan produk hukum, sehingga ketika proses penyusunan produk hukum sudah sesuai dengan tata naskah dan petunjuk teknis penyusunan produk hukum KPU. (rs/ed. Foto: rs/KPU Kota Semarang)

Rakor dan Evaluasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu 2024 

Banjarnegara, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri undangan rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi pembentukan badan adhoc untuk Pemilihan Umum tahun 2024 yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah di Fox Harris Hotel, Banjarnegara, Senin (31/7). Kegiatan yang mengundang seluruh KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah itu dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Novi Maria Ulfah, Sekretaris KPU Kota Semarang Hari Soesilo, dan operator Siakba KPU Kota Semarang. Dalam arahannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro menjelaskan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan rekrutmen badan adhoc yang sebelumnya telah dilakukan dan juga untuk menghimpun masukan untuk perbaikan proses pembentukan badan adhoc. "Tujuan rakor ini untuk evaluasi dan untuk memberikan masukan, ide, saran dan gagasan dalam proses rekrutmen yang mengacu pada UU Nomor 7 tahun 2017, PKPU Nomor 8 tahun 2022 serta Keputusan KPU Nomor 67 tahun 2023," ujar Paulus. Untuk pembentukan KPPS Pemilu 2024, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, M. Taufiqurrahman meminta KPU kabupaten/kota untuk mempersiapkan kandidat yang berkualitas dan melakukan evaluasi pembentukan badan adhoc sebelumnya sebagai bentuk perbaikan proses pembentukan KPPS. "Untuk mencari KPPS perlu disiapkan untuk mendapatkan SDM yang baik, dibuka kembali DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang dulu untuk Mengevaluasi perekrutan badan adhoc supaya ke depannya lebih baik lagi," ujar Taufiq. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan timeline dan capaian-capaian dalam proses pembentukan badan adhoc sepanjang tahun 2018-2023 seperti topik penambahan personel PPK, rekrutmen berdasarkan periodesasi, pemberian santunan kepada anggota badan adhoc. (sar/ed. Foto: sar/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Mengikuti Proses Kirab Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Magelang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyaksikan Kirab Pemilu 2024 yang dilaksanakan di Kabupaten Magelang, Sabtu (29/7). Prosesi kirab Pemilu di Kabupaten Magelang dilaksanakan secara langsung dan dihadiri oleh Bupati Magelang, Jajaran Pimpinan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DIY, Sekretaris KPU Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya. Prosesi tersebut dimulai dengan penyerahan bendera Partai Politik peserta Pemilu 2024 dari KPU Kabupaten Gunung Kidul yang diberikan kepada KPU Kabupaten Magelang. Setelah serah terima bendera tersebut KPU Kabupaten Magelang membawa bendera tersebut menggunakan arak-arakan mobil retro bak terbuka.  Arak-arakan mobil tersebut dimulai dari Rumah Dinas Bupati Magelang menuju ke komplek destinasi wisata Candi Borobudur, setelah itu bendera tersebut dipajang di kantor Bupati Magelang. Selain arak-arakan mobil, kirab bendera parpol Pemilu 2024 itu dimeriahkan oleh regu marching band, anggota PPK PPS Kabupaten Magelang. Sepanjang rute kirab, nampak warga masyarakat antusias dengan membawa ornamen-ornamen tentang Pemilu 2024 dan berfoto bersama. (awh/ed. Foto: awh/e1/KPU Kota Semarang)