Berita Terkini

Semarak Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 (17 Agustus 2023)

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghias ruangan kantor dengan ornamen merah putih untuk menyambut Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 78 (17 Agustus 2023), Rabu (9/8). Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan oleh seluruh sekretariat KPU Kota Semarang dengan memasang bendera, rumbai-rumbai, balon, lampion merah putih. Selain pegawai sekretariat KPU Kota Semarang, kegiatan menghias tersebut juga dilakukan oleh mahasiswa magang dari Unnes dan Upgris. Proses tersebut berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan. Berdasarkan jadwal pada Rabu 16 Agustus 2023 KPU Kota Semarang akan menggelar perlombaan untuk memeriahkan Dirgahayu RI ke 78.  Sementara itu pada tanggal 17 Agustus 2023 pasca upacara memperingati Dirgahayu RI, KPU Kota Semarang akan memilih pegawai favorit untuk Periode Agustus-Desember Tahun 2023. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Bimtek Penyusunan DPTb dan DPK Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Bimbingan Teknis Aplikasi Sidalih Dalam Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah di Aula Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Selasa (8/8). Rapat Rapat Pleno Terbuka diselenggarakan selama dua hari (7 hingga 8 Agustus 2023) menggundang Ketua Divisi Data dan Informasi dan Operator Sidalih dari 35 Kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta dihadiri Bawaslu Jawa Tengah. Dalam pembukaan dan arahannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro menjelaskan mengenai kegiatan pemutakhiran data pemilih yang perlu dilaksanakan dengan cermat dan teliti. “Pelaksanaan Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan dan Daftar Pemilih Khusus dilaksanakan secara cermat dan teliti, jangan sampai nanti menjadi salah satu penyebab PSU (Pemungutan suara Ulang)," kata Paulus. Ia menambahkan, terkait tata cara melakukan pindah memilih dan penyusunan DPTb menggunakan Sidalih Online. "Dalam pengurusan pindah memilih oleh masyarakat sekarang gampang dan sudah terakomodir secara online di Sidalih, maka dalam penyusunan DPTb diharapkan semua dapat terakomodir secara maksimal. Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah, Henry Wahyono menyampaikan agar tim rendatin khususnya Anggota KPU sekaligus Divisi Rendatin agar menguasai teknis penyusunan DPTb, dan DPK. “Untuk dapat dipahami secara menyeluruh kepada seluruh anggota divisi data dan informasi agar dapat memahami secara menyeluruh, bagaimana alurnya, caranya, dan sebagainya yang berkaitan dengan dalam penyusunan DPTb dan DPK," kata Henry.  Selanjutnya, Saudara Anak Agung Semara Putra dan Anton Rahmat Tri dari Pusdatin KPU RI menjelaskan teknis operasionalisasi sidalih dan kriteria-kriteria yang dapat diakomodir dalam pindah memilih nantinya. Dalam akhir kegiatan ini dilakukan studi kasus dan forum diskusi dengan peserta terkait rencana tindak lanjut dan catatan perbaikan dalam penyusunan DPTb dan DPK, serta perlunya ketelitian dan kecermatan terkait penyusunan daftar pemilih kedepannya atau dapat juga melibatkan  Pemantau dalam pelaksanaan penyusunan daftar pemilih. (yts/ed. Foto: yts/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Pelaksanaan CAT Bakal Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Jawa Tengah 1 Periode 2023-2028

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri pelaksanaan test tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT) untuk calon anggota KPU kabupaten/kota periode 2023-2028, Senin (7/8). Pelaksanaan CAT yang berlangsung di Digital Center Unnes tersebut digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sejumlah 336 peserta. Hadir dalam pelaksanaan CAT tersebut, Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo dan Kasubbag Hukum dan SDM Sekretariat KPU Kota Semarang, Riza Setiawan.  Sekretariat KPU Kota Semarang hadir pada lokasi pelaksanaan CAT tersebut sebagai bentuk dukungan dan layanan kepada KPU Provinsi Jawa Tengah selaku penyelenggara ujian.  Tes yang berlangsung pada pukul 08.30 - 11.00 WIB diikuti oleh para calon anggota KPU untuk wilayah Jateng 1 dan Jateng 2, yakni Kabupaten Banyumas, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati dan Kabupaten Karanganyar. Pasca menjalani CAT para peserta dihari selanjutnya yakni Selasa dan Rabu (8 dan 9 Agustus 2023) akan melakukan test psikologi hasil kerjasama KPU dengan Pusat Psikologi TNI AD di Hotel Arkenso Semarang. (awh/ed. Foto:awh/KPU Kota Semarang)

Sura Sulu Sosialisasikan Pemilu 2024 di area CFD Jalan Pandanaran Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Maskot Pemilu 2024, Sura dan Sulu dan sekretariat KPU Kota Semarang melakukan kegiatan sosialisasi Pemilu 2024 kepada warga Kota Semarang yang melewati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Pandanaran Kota Semarang, Minggu (6/8). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB tersebut dilakukan dengan membagikan bendera merah putih untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2023 dan juga memberikan stiker hari pemungutan suara Pemilu 2024, Rabu 14 Februari 2024. "Monggo pak, ini bendera gratis kami dibagikan, nanti dipasang di rumah ya, sama ini ada stiker Pemilu 2024 jangan lupa datang ke TPS pada 14 Februari 2024 untuk nyoblos nggih," ujar Kasubbag TPH KPU Kota Semarang Tobirin kepada warga yang melintas di sekitar Jalan Pandanaran. Karena antusias keluarga dan anak-anak yang hendak foto bersama Sura dan Sulu, warga lain yang melintas menjadi tertarik untuk mendatangi Sura dan Sulu untuk mendapatkan stiker dan bendera serta berfoto dengan sepasang maskot Pemilu 2024 tersebut. Selain memberikan souvenir kepada warga pejalan kaki, warga yang bersepeda juga datang menghampiri dan berinteraksi dengan Sura dan Sulu, serta menanyakan mengenai tahapan-tahapan pemilu yang tengah berjalan. "Dari KPU Kota Semarang ya, maskotnya dua ya sekarang, terima kasih souvenirnya, sukses untuk sosialisasi Pemilu 2024 ya," ujar pesepeda yang menghampiri Sura dan Sulu KPU Kota Semarang. Ketika menerima ajakan untuk menggunakan hak pilihnya di hari pemungutan suara Pemilu 2024 mendatang, ia menyatakan kesiapannya. "Siap, tiap pemilu pasti memilih, makasih ya," ujar dia. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Rakor Pencermatan Rancangan DCS dan Serah Terima BA Hasil Akhir Vermin Bacalon Anggota DPRD Kota Semarang untuk Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi Pencermatan Rancangan Daftar Calon Sementara (DCS) dan Serah Terima Berita Acara (BA) Hasil Akhir Vermin (Verifikasi Administrasi) Bakal Calon (Bacalon) Anggota DPRD Kota Semarang untuk Pemilu 2024, Sabtu (5/8). Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor KPU Kota Semarang tersebut dihadiri oleh perwakilan partai politik tingkat Kota Semarang, dan Bawaslu Kota Semarang. Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota KPU, Suyanto, Heri Abriyanto, dan Novi Maria Ulfah, serta Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo. Dalam sambutannya, Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Hukum dan Pengawasan, Suyanto mengatakan bahwa pencermatan rancangan DCS akan berlangsung selama 6 hari (6 Agustus hingga 11 Agustus 2023). Suyanto menghimbau agar partai politik tingkat Kota Semarang dapat memanfaatkan tahapan tersebut dengan cermat sehingga lambang, dan nama parpol, serta nama dan penggunaan bakal calon yang tercantum dalam rancangan DCS sudah sesuai. "Tahap ini merupakan kemudahan lain yang diberikan KPU RI, semangat KPU melayani ini semata-mata untuk memfasilitasi peserta pemilu secara adil dan merata. Mohon tahap ini digunakan sebaik-baiknya. Helpdesk tetap tersedia buat bapak/ibu sekalian apabila ingin melakukan konsultasi dan koordinasi, silahkan saja," ujar Suyanto. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Heri Abriyanto mengatakan, dalam menyusun rancangan DCS didasari oleh BA akhir vermin yang pada akhir kegiatan diserahkan kepada parpol. "Nanti dalam menyusun DCS ini kami berdasarkan BA akhir vermin. Di dalamnya memuat nomor urut, nama, dan tanda gambar parpol, serta nomor urut, pas foto, nama lengkap, jenis kelamin, dan kabupaten/kota tempat tinggal calon," ujar Heri. Heri menambahkan, pada tahap pencermatan DCS tersebut parpol dapat mengajukan perubahan rancangan DCS apabila terdapat perbedaan tanda gambar dan nomor urut parpol, serta nomor urut, nama lengkap, dan foto diri terbaru bacalon. "Nah parpol bisa mengajukan jika ada perubahan tersebut, bisa juga jika mengajukan pergantian bacalon dengan persetujuan DPP, ataupun jika mengajukan perpindahan dapil," papar Heri. Di akhir kegiatan KPU Kota Semarang memberikan BA Hasil Akhir Vermin Bacalon Anggota DPRD Kota Semarang untuk Pemilu 2024 kepada perwakilan parpol yang hadir. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Peran Pemilih Pemula dan Kelompok Rentan Dalam Demokrasi

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri undangan SMA Negeri 14 Kota Semarang sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi dengan tajuk Peran Pemilih Pemula dan Kelompok Rentan Dalam Tahapan Pemilu Tahun 2024, Jumat (4/8). Hadir pada kegiatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 14 Kota Semarang tersebut adalah Anggota KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfah. Dalam paparannya, Novi membahas mengenai langkah-langkah agar siswa SMA sebagai pemilih pemula dapat terdaftar sebagai pemilih. Yaitu usia 17 atau lebih pada hari pemungutan suara. "KPU sudah menetapkan DPT, nah bagi pemilih pemula perlu melihat apakah teman-teman sudah masuk dalam daftar pemilih atau belum, bisa di cek di dptonline.kpu.go.id dengan memasukkan NIK, nanti bisa terlihat apakah sudah masuk atau belum," kata Novi. Selanjutnya, Novi juga menjelaskan bahwa pemilih perempuan yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan pemilih laki-laki. Pada prinsip one person, one vote, one value, Novi mengatakan bahwa peran perempuan dalam proses demokrasi memiliki nilai yang sama.  Dengan jumlah yang lebih besar, Novi mengatakan bahwa peran perempuan dalam menentukan calon pemimpin dalam Pemilu 2024 lebih besar. Oleh sebab itu Novi mengharapkan kepada para pemilih perempuan untuk bisa memanfaatkan hak pilih yang dimilikinya dengan menjadi pemilih cerdas. "Jadi sebelum memilih perlu kita pelajari latar belakang calon, bisa lewat medsos KPU, dan calon. Pastikan kita mendapat informasi dari sumber yang terpercaya sebagai rujukan agar terhindar dari praktik kampanye hitam," pesan Novi. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)