Berita Terkini

Menjelang Pemilos, KPU Edukasi Pelajat SMP Domenico Savio tentang Partisipasi Pemilih

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Dalam upaya memperkenalkan pentingnya partisipasi dalam demokrasi dan menyongsong Pemilihan OSIS (Pemilos), Anggota KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda), berkesempatan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Pangudi Luhur Domenico Savio, Kamis (3/10). Acara yang dihadiri oleh siswa kelas VII berlangsung meriah di Aula SMP Domenico Savio. Nanda memulai sesi dengan menjelaskan peran KPU dalam menyelenggarakan pemilu di Indonesia, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut juga berlaku dalam konteks Pemilos di sekolah. Dalam penjelasannya, Nanda membahas pemilu dan pilkada dan pemilos, memberikan pemahaman kepada pelajar tentang apa, mengapa dan tujuan utama dari pemilu dalam menentukan masa depan bangsa. Ia menekankan pentingnya memahami tanggung jawab sebagai calon pemilih pemilos, serta bahwa setiap suara yang diberikan akan memengaruhi siapa pemimpin mereka di sekolah. Para siswa tampak antusias dan terlibat aktif selama sesi tanya jawab. Mereka berani memberikan pendapat dan menjawab pertanyaan narasumber.  Dengan pengetahuan yang diperoleh, para pelajar SMP Domenico Savio diharapkan siap untuk menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab saat pemilos berlangsung. (ana/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Terima Lebih Dari 7 Ribu Bilik Suara Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menerima kelengkapan logistik Pilkada Tahun 2024 sebanyak 7.370 buah dari PT. Santoso Jawi Abadi, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/10). Logistik yang tiba pada pukul 08.00 WIB tersebut disaksikan oleh Polrestabes, Badan Kesbangpol, dan jurnalis yang tergabung dalam Forwakot Semarang. Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini yang hadir memantau proses bongkar muat tersebut menjelaskan ribuan bilik suara yang datang pada hari itu belum memenuhi kebutuhan bilik untuk 2.358 TPS Pilkada 2024 untuk Kota Semarang. Ia mengatakan, bilik suara yang kurang akan diterima selambat-lambatnya pada 7 Oktober mendatang. "Hari ini baru tiba satu truk, tapi ini belum lengkap, karena penyedia bilik dan kotak suara di tempat yang sama, jadi nanti menyusul datangnya. Kebutuhan kita 9.432, jadi masih kurang 2.053, maksimal nanti diterima pada 7 Oktober," papar Zaini.   Logistik Pilkada 2024 yang sudah diterima KPU Kota Semarang per 2 Oktober 2024 yaitu tinta sejumlah 4.716 botol, segel plastik (cable ties) sejumlah 28.296 buah dan bilik suara sejumlah 7.370 buah. (ayu/ed. Foto: ayu/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri FGD Evaluasi Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Undangan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Minggu (29/9). FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024 menggundang Ketua dan Anggota KPU, Sekretaris dan Kasubag Rendatin KPU Kab/Kota. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, menekankan pentingnya inovasi dan terobosan dalam penyusunan laporan evaluasi Pemilu 2024. Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat hadir dan memberikan arahan pada Kegiatan FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024.  Yulianto menyampaikan bahwa evaluasi merupakan tugas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana tertuang dalam UU Pemilu, yaitu melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.  Tujuan evaluasi ini yaitu menerima rekomendasi untuk pemilu ke depan, serta dalam evaluasi ini, KPU melakukan 2 tahap evaluasi, yaitu melalui survei pengisian kuesioner dan FGD yang keduanya saling melengkapi. KPU RI menargetkan penyusunan hasil evaluasi pemilu ini bisa terselesaikan di tanggal 30 September 2024, karena itu KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota harus pandai-pandai membagi waktu dan SDM yang tersedia di sela-sela melaksanakan tahapan Pilkada 2024. (rhd/ed. Foto: rhd/KPU Kota Semarang)

KPU Harapkan Partisipasi Mahasiswa untuk Menyukseskan Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang melalui KPU Goes to Campus mengajak mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk berpartisipasi dalam menyukseskan gelaran Pilkada 2024, Jumat (27/9). Hal tersebut diucapkan oleh Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Rendatin, M. A. Agung Nugroho saat menjadi narasumber pada kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiwa Fakultas Hukum (FH) Unwahas Semarang. Agung menjelaskan, partisipasi mahasiswa dalam menyukseskan pilkada dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baik sebagai pemilih, maupun keterlibatan yang lebih aktif, yakni sebagai KPPS atau pengawas untuk memastikan pilkada berjalan luber dan jurdil "Kami berharap mahasiswa bisa aktif berkontribusi dalam menyukseskan pilkada, tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berkontribusi langsung dengan menjadi petugas KPPS atau pemantau pilkada," ujar Agung. Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa FH Unwahas menunjukkan antusiasme tinggi, dengan banyak melontarkan pertanyaan kepada narasumber. Salah satu topik yang dibahas adalah isu money politic, di mana mahasiswa bertanya tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah praktik tersebut dalam pilkada. Agung menjelaskan, KPU Goes to Campus yang diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda, khususnya di Kota Semarang. "Dengan diadakannya KPU Goes to Campus, kami berharap dapat meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Sehingga diharapkan semua mahasiswa dapat menggunakan hak pilihnya di pilkada serentak nanti," jelas Agung. Hal tersebut merupakan komitmen KPU Kota Semarang untuk terus memberikan edukasi dan informasi mengenai kepemiluan dan demokrasi bagi semua kalangan untuk menciptakan pemilu dan pilkada yang inklusif dan transparan. (sil/div/sim/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)

Pastikan Keterpenuhan KPPS, KPU Kota Semarang Gelar Rakor Bersama PPK

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi Badan Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2024, Jumat (27/9). Acara yang berlangsung di Aula Kantor KPU Kota Semarang tersebut dihadiri oleh Ketua PPK dan Anggota PPK Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) se-Kota Semarang. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini, menekankan kepada PPK untuk memastikan keterpenuhan KPPS. Ia juga menggarisbawahi bahwa profesionalitas anggota Badan Adhoc adalah hal yang harus dijaga demi suksesnya pilkada. Novi Maria Ulfah, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) dan SDM dalam pemaparannya mengulas berbagai tantangan yang muncul dalam proses rekrutmen KPPS, termasuk masalah ketersediaan sumber daya manusia, pemenuhan persyaratan administratif, hingga kendala teknis yang mungkin terjadi di lapangan. Menjelang penutupan pendaftaran KPPS, Novi berpesan kepada PPK dan PPS, agar segera mengambil langkah-langkah untuk memastikan keterpenuhan calon anggota KPPS. "Segera lakukan upaya strategis untuk memastikan seluruh posisi KPPS dapat terpenuhi sebelum batas waktu pendaftaran berakhir," ujar Novi dalam sesi pemaparannya. (ana/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Rakor Pemetaan Permasalahan Pembentukan KPPS Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Rapat Koordinasi Pemetaan Permasalahan dalam Pembentukan KPPS untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 di Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (26/9). Acara yang berlangsung di Hotel Harris Semarang tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten/Kota, Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM), Kasubbag Parmas dan SDM, serta Operator SIAKBA se-Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, menekankan pentingnya pemenuhan jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Ketertiban TPS. Handi juga menekankan bahwa aspek pemenuhan persyaratan anggota KPPS harus diperhatikan dengan serius, baik dari segi usia, keterampilan, pendidikan, hingga kesehatan fisik. "Kita harus memastikan KPPS yang terpilih adalah mereka yang memenuhi semua syarat agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan tugas mereka di lapangan," tegas Handi.  Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya netralitas dan profesionalitas anggota KPPS. Sementara itu, Elhamangto Zuldan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terkait fasilitasi pelayanan kesehatan bagi badan adhoc selama Pilkada berlangsung. "Kami akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan pada kabupaten/kota untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan dan pelayanan kesehatan untuk disiapkan dengan baik," ujar Elhamangto. Pengarahan lebih lanjut oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi SDM, Mey Nurlela, yang membahas pemetaan permasalahan dalam pembentukan KPPS. Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan berbagai kendala yang mungkin dihadapi oleh KPU kabupaten/kota dalam proses rekrutmen KPPS, termasuk masalah ketersediaan SDM, pemenuhan persyaratan, hingga tantangan teknis di lapangan.  Mey juga memberikan arahan terkait solusi dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk memastikan pembentukan KPPS berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan. (ana/ed. Foto: ana/KPU Kota Semarang)