Berita Terkini

KPU Ajak Pelajar SMA Negeri 9 Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilkada Tahun 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini mengajak ratusan pelajar SMA Negeri 9 Semarang untuk nyoblos saat hari pemungutan suara Pilkada 2024, 27 November 2024 mendatang, Kamis (12/9). Meski dilaksanakan di hari libur/hari yang diliburkan, Zaini mengajak siswa dan siswi kelas X dan XI untuk menyalurkan hak pilihnya terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas lainnya. Hal tersebut diutarakan olehnya saat kegiatan sosialisasi Pilkada 2024, melalui KPU Kota Semarang Goes to School. "27 November 2024 nanti kita nyoblos di hari yang diliburkan. Hari Rabu itu diliburkan khusus karena ada pilkada, jadi kalau adik-adik mau liburan boleh tidak? boleh ya tapi paginya nyoblos dulu setelah itu boleh kalau mau jalan-jalan. Jadi tidak boleh pergi dulu sebelum nyoblos ya," kata Zaini. Sebelum menyalurkan hak pilihnya, Zaini meminta para pelajar untuk mempelajari visi dan misi paslon agar lebih mengenal dan mengetahui program kerja jika paslon tersebut terpilih. "Nanti di tanggal 25 akan dimulai tahapan kampanye. Agar lebih yakin pada pilihan adik-adik, maka harus pelajari visi dan misinya. Tidak boleh ngasal waktu nyoblos, karena pilihan kalian akan menentukan masa depan Kota Semarang dan Jawa Tengah," sambung Zaini. Zaini melanjutkan, pada proses kampanye masing-masing pendukung akan mencoba mempengaruhi pilihan masyarakat, oleh sebab itu ia berpesan kepada para pelajar untuk tidak terlibat dalam isu kampanye hitam atau penyebaran informasi bohong. "Hindari informasi yang menjerumuskan, jika membaca, melihat, atau mendengar sesuatu jangan langsung percaya, cek ricek dulu informasi itu benar apa tidak, jangan sampai kita termakan isu kampanye hitam atau hoaks ya," paparnya. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo yang memberikan materi mengenai langkah-langkah pelajar untuk melakukan perekaman KTP elektronik. Pada KPU Goes to School SMA Negeri 9 Semarang tersebut, Dispendukcapil Kota Semarang juga membuka pelayanan perekaman KTP elektronik bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun atau akan berusia 17 pada bulan November mendatang namun belum melakukan perekaman data kependudukan. (rap/ed. Foto: div/KPU Kota Semarang)

KPU Minta Pelajar SMA 15 Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilkada 2024 dengan Penuh Tanggung Jawab

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono meminta para siswa dan siswi SMA Negeri 15 yang telah memiliki hak pilih dalam Pilkada 2024 untuk menggunakan hak konstitusi itu dengan penuh tanggung jawab, Rabu (11/9). Agus menambahkan, setiap suara yang diberikan oleh pemilih memiliki arti yang besar, oleh sebab itu, ia meminta para pelajar untuk tidak menganggap remeh satu suara yang diberikan ketika pemungutan suara. "Setiap suara itu penting ya. Jadi adik-adik jangan menganggap remeh satu suara itu. satu suara itu artinya satu aspirasi, jika dikumpulkan dan didukung oleh aspirasi yang sama, ini luar biasa, suara ini bisa menggerakkan, dan menjadi kebijakan pemimpin untuk publik," kata Agus. Senada dengan Agus, Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo yang hadir sebagai narasumber kedua pada kegiatan sosialisasi Pilkada 2024, KPU Kota Semarang Goes to School SMA Negeri 15 Semarang menjelaskan bahwa para pelajar tidak boleh apatis terhadap praktik demokrasi dan politik di Indonesia. "Sekarang adik-adik mungkin masing 17 tahun, tapi coba nanti di 2045 saat usia kalian sudah matang, kalau saat ini tidak bertindak, keputusan adik-adik saat ini akan berpengaruh pada kehidupan kalian di masa depan. Jadi jangan masa bodoh, kalau nanti kondisi negara tidak baik, maka yang rugi adik-adik semua. Maka adik-adik harus terlibat di Pilkada 2024 ini," kata Yudi. Agus melanjutkan, kepekaan politik dan demokrasi harus dipelajari sejak dini agar para pelajar memiliki kepedulian pada proses demokrasi, oleh sebab itu Agus meminta para pelajar untuk belajar melibatkan diri pada kegiatan positif di lingkungan masing-masing. "Adik-adik harus aktif mengikuti kegiatan di lingkungan. Karena beginilah sistem demokrasi itu, kita melibatkan diri sebagai wujud tanggung jawab sebagai masyarakat yang baik. kalau ada rapat anak muda di RT ikut, kerja bakti ikut, pemilihan Osis ikut, gitu ya. Agar kepekaan kita kepada lingkungan ini terasah," pesan Agus. Pada Pilkada 2024, Agus juga berharap para pelajar bisa mempelajari visi dan misi paslon agar lebih mengenal calon pemimpin, dan memahami program yang akan diusungnya jika terpilih sebagai pemimpin. "Kita cermati visi dan misi calon apakah nanti calon itu akan memikirkan sekolah kita, pendidikan kita, misalnya nanti kalau terpilih sekolah tetap gratis tidak, apakah memungkinkan sekolah sampai S1 gratis, nah ini harus kita kenali agar lebih meyakinkan kita sebagai pemilih," terang Agus. Agus menjelaskan perbedaan pilihan pada pemilu dan pilkada merupakan hal yang lumrah. Meski demikian, ia berpesan bahwa perbedaan pilihan itu tidak boleh menciptakan permusuhan yang bisa mengganggu kerukunan antar warga masyarakat. "Tapi ingat, kalau berbeda tidak boleh bertengkar, sudah hal yang wajar jika kita berbeda, apalagi berbera pilihan, yang penting kita tetap memberikan kontribusi positif dan tetap menjaga kondusifitas wilayah kita," sambung Agus. Sementara itu, Yudi berpesan kepada siswa dan siswi yang berusia 16 tahun dan pada November mendatang berulang tahun untuk bisa segera melakukan perekaman KTP elektronik untuk memastikan yang bersangkutan memiliki hak pilih dalam Pilkada 2024. "Yang sudah 16 tahun, nanti November berusia 17 tahun wajib melakukan perekaman KTP karena nanti kalian sudah memiliki hak pilih, kalau bukan kita siapa lagi, jadi harus sama-sama menjaga hak pilih kita ya," kata Yudi. KPU Goes to School yang digelar di SMA Negeri 15 tersebut dimeriahkan dengan live music, dan kuis berhadiah. Pada pelajar nampak antusias mengikuti kegiatan dan kuis yang berhadiah voucher makan di kantin Sekolah SMA Negeri 15 Semarang. (rap/ed. Foto: sil/div/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Ajak Ketua RT/RW dan LPMK untuk Berperan di Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengajak ketua RW dan RT serta ketua LPMK di Kecamatan Semarang Tengah, Semarang Timur dan Semarang Utara untuk berperan dalam proses sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2024, Selasa (10/9). Hal tersbeut diutarakan oleh Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini saat menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang diinisiasi oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang. "Jadi kami membutuhkan bantuan bapak/ibu untuk menyampaikan bahwa partisipasi warga Kota Semarang ini penting. Minimal, bapak/ibu nanti datang ke TPS pada 27 November 2024 untuk nyoblos," pesan Zaini di Diamond Ballroom, Khas Hotel Semarang. Zaini menjelaskan, baik ketua RW, RT maupun ketua LPMK yang hadir memiliki kewenangan dan kedekatan dengan warga di lingkungan masing-masing. Kedekatan tersebut menurut Zaini perlu digunakan untuk melakukan sosialisasi terkait Pilkada 2024. Bantuan tersebut dibutuhkan oleh KPU Kota Semarang mengingat jumlah personil dan kewenangan KPU yang terbatas.  "Jadi kami harapkan, bapak/ibu bisa mengumumkan di wilayah masing-masing, mengabsen, dan ngoyak-ngoyak warganya begitu, karena kan pak RT sedulur dewe sama tetangga-tetangganya. Jadi lebih mudah buat ngajak ke TPS untuk nyoblos," sambung Zaini. Zaini juga berharap agar warga Kota Semarang merasa bahwa Pilkada 2024 merupakan kegiatan milik warga masyarakat sendiri, karena pilkada berkaitan erat dengan pembangunan kota dan warga Semarang. "Ini harapkan kami bersama karena output ini kan untuk Kota Semarang kita. Jadi monggo nanti bapak/ibu warganya diajak, didorong, begitu. Bisa bikin doorprize swadaya, karena KPU memang membutuhkan bantuan dari semua pihak agar masyarakat bisa antusias untuk nyoblos di 27 November 2024 nanti," papar Zaini. Mengenai pembentukan KPPS Pilkada 2024 yang dalam waktu dekat akan dimulai, Zaini mengundang pada ketua RT/RW untuk menginformasikan hal tersebut kepada warga di lingkungan masing-masing untuk mendapatkan SDM yang kredibel. "Rekrutmen anggota KPPS sebentar lagi akan dibuka jadi silahkan mendaftar ke PPS. Kalau bapak/ibu butuh informasi, kami senang ya kalau bapak ibu bisa berkunjung, bisa ke PPS, PPK atau ke kantor KPU Kota Semarang," lanjut dia. Sementara itu, Kabag Poldagri Badan Kesbangpol Kota Semarang, Suparman mengatakan bahwa ketua RT/RW dan LPMK merupakan representasi pemerintah di wilayah masing-masing yang memiliki fungsi supporting pada pelaksanaan Pilkada 2024. Oleh sebab itu, dirinya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk dapat mensukseskan Pilkada 2024 khususnya di Kota Semarang. "Di pilkada pemerintah daerah harus mendukung untuk menyukseskan pilkada maka kita harus memberikan support. Dengan dukungan semua pihak, panjenengan bisa menggerakkan kepada keluarga, saudara, tetangga. Kalau semua bisa terlaksana insyaallah Pilkada 2024 bisa sukses," kata Suparman. Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kota Semarang, Silvania Susanti berpesan kepada peserta kegiatan untuk menghindari praktik politik uang di Pilkada 2024. Karena praktik politik uang bisa berdampak pada sanksi pidana. "Masa tenang biasanya ada yang bergerilya ke bapak/ibu. Kalau pemilu yang dikenai sanksi hanya pemberi, kalau pilkada, ketika ada yang memberikan uang, dan diterima, itu bisa kena pasal dua-duanya baik yang pemberi maupun yang menerima. Hukumannya kurungan 26 bulan dan denda bisa sampai 200 juta bahkan 1 miliar," kata Silva. (rap/ed. Foto: div/KPU Kota Semarang)

Lewat Goes to School, KPU Sosialisasikan Pilkada 2024 kepada Pemilih Pemula MAN 1 Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang melakukan sosialisasi Pilkada dengan tema KPU Goes to School Sosialisasi Pilkada 2024 Bagi Pemilih Pemula, Sabtu (7/9). Anggota KPU Kota Semarang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, M.A Agung Nugroho hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut sebagai narasumber. Pada sambutannya Kepala Sekolah MA Negeri 1 Semarang, Tasimin, berharap sosialisasi dari KPU Kota Semarang mengenai Pilkada 2024, bisa menambah ilmu dan wawasan untuk para pelajar, terutama bagi siswa dan siswi MAN 1 Semarang yang tahun ini sudah bisa menggunakan hak pilihnya. "Saya sangat berterimaksih kepada KPU Kota Semarang terutama Bapak Agung yang sudah berkenan hadir menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi kali ini, harapannya nanti materi yang akan disampaikan oleh Pak Agung bisa bermanfaat, dan bisa menambah ilmu juga wawasan untuk pelajar MAN 1 dalam menggunakan hak pilihnya," ujar Tasimin. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, M. A Agung Nugroho menyampaikan bahwa tahapan pilkada yang baru saja berlangsung di KPU Kota Semarang adalah pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Agung juga memperkenalkan siapa saja Calon yang akan maju ke Pilkada Serentak Tahun 2024, khususnya di Jawa Tengah dan Kota Semarang. "KPU baru saja melaksanakan tahapan pendaftaran calon kepala daerah, di Jawa Tengah Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi, serta Ahmad Lutfi dan Taj Yasin, sedangan di Kota Semarang yang akan Pilwakot ada Yoyok Sukawi dan Joko Santoso serta Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin," ujar Agung. Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan langkah-langkah agar siswa sebagai pemilih pemula mengetahui statusnya sebagai pemilih dengan cara mengecek melalui portal cekdptonline.kpu.go.id. "Silahkan kepada seluruh siswa MAN 1 yang sudah memiliki e-ktp dan sudah berusia 17 tahun bisa cek mandiri secara online di cekdptonline.kpu.go.id, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih, nantinya saat cek DPT online cukup memasukan 14 digit dari nomor NIK yang ada pada KTP masing-masing," kata Agung. DAgung juga memutar dan mengenalkan Jingle Pilgub Jawa Tengah dan Pilwakot Semarang. Diakhir pemaparan materi sosialisasi, Agung mengajak seluruh pelajar MAN 1 Semarang yang sudah mempunyai hak pilih, untuk bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Pilkada Serentak 27 November 2024, dengan cara data ke TPS untuk mencoblos pada saat hari pemungutan suara.  "Jangan sampai golput karena satu suara kita bisa menentukan nasib bangsa ini untuk lima tahun ke depan," ujar Agung. (ina/ed. Foto: ina/KPU Kota Semarang)

Partisipasi Warga Kota Semarang Menjadi Salah Satu Penentu Keberhasilan Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Pada Kegiatan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi salah satu penentu keberhasilan pelaksanaan Pilkada 2024, Sabtu (7/9). Hal tersebut disampaikan oleh Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono ketika diundang oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang sebagai narasumber kegiatan pendidikan politik kepada ormas Kota Semarang. "Keberhasilan Pilkada 2024 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat Kota Semarang," ujar Agus di Mutiara Ballroom Hotel Metro Semarang. Pada kegiatan yang dihadiri oleh berbagai ormas, diantaranya GPP, Anantaka, Wedang Jahe, Efata, dan Rangkul itu, Agus juga mengatakan, tanpa partisipasi masyarakat, upaya KPU dan seluruh lembaga/pemerintah dalam menyosialisasikan pilkada akan sia-sia. "Tanpa dukungan dan peran masyarakat segala usaha dan upaya yang dilakukan oleh KPU akan sia-sia karena tidak ada respon yang positif dari masyarakat," sambung Agus. Selain meminta partisipasi aktif masyarakat, Agus juga berharap agar warga Kota Semarang ikut menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing. "Boleh berbeda pilihan, tapi ingat nggih bapak/ibu, ini hanya kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Kita harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban yang sudah baik di kota kita tercinta ini," pesan Agus menutup materi yang disampaikannya. (ynt/ed. Foto: ynt/KPU Kota Semarang)

Jelang Penetapan DPT, KPU se-Jateng Lakukan Rakor Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, Jumat (6/9). Kegiatan yang digelar di Aula kantor KPU Provinsi Jawa Tengah tersebut berlangsung selama 2 hari (6-7 September 2024) dan itu diikuti oleh 35 Satker KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq. Dalam kegiatan tersebut KPU kabupaten/kota melakukan analisis data ganda, data invalid, data anomali dan sinkronisasi data bahan penyusunan DPT dari hasil pemutakhiran DPS yang sebelumnya telah dilakukan oleh PPS di masing-masing kelurahan.  Dengan rakor tersebut diharapkan DPT Pikkada 2024 khususnya di Jawa Tengah dapat tersusun secara benar, baik dari proses maupun hasilnya. (ion/ed. Foto: ion/KPU Kota Semarang)