Berita Terkini

KPU Hadiri Sosialisasi Pilkada 2024 yang digelar FKPPI Kota Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Hadiri kegiatan sosialisasi penyelenggaraan Pilkada 2024 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang 1133 FKPPI Kota Semarang, Sabtu (27/7). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Juang 45 Kota Semarang, dan dihadiri oleh seluruh pengurus cabang 1133 FKPPI Kota Semarang. Kegiatan itu dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas & SDM, Novi Maria Ulfah. Kegiatan dibuka oleh Ketua Cabang 1133 FKPPI Kota Semarang, Dadang yang mengucapkan terima kasih atas partisipasi pada kegiatan hasil kerjasama KPU dan FKPPI Kota Semarang. "Terima kasih atas hadirnya bapak ibu pengurus FKPPI dalam acara Sosialisasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang. FKPPI Kota Semarang adalah salah satu ormas yang ditunjuk oleh KPU Kota Semarang untuk memberikan sosialisasi mengenai Pilkada," ujar Dadang. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas & SDM, Novi Maria Ulfah dalam paparannya mengingatkan pengurus FKPPI untuk datang ke TPS.  "Bapak Ibuk jangan lupa, Pilkada 2024 akan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 November 2024. kita akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Wali kota dan Wakil Wali kota," Terang Novi.  Novi berharap Pilkada 2024 menghasilkan angka partisipasi pemilih di atas 70 persen dari total jumlah pemilih se-Kota Semarang. "Dengan adanya sosialisasi ini, harapannya Pilkada Serentak 2024 nanti, jumlah partisipasi pemilihnya dapat meningkat lebih dari 70 persen," lanjut Novi Pada kesempatan itu, Novi juga menjelaskan tahapan yang sudah dilaksankan oleh KPU Kota Semarang, dan yang dalam waktu dekat akan dilakukan. "Kemarin tepat ditanggal 24 Juli 2024, anggota pantarlih telah selesai melaksanakan coklit serentak, yang nantinya akan menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dan nanti pada bulan Agustus tempatnya pada tanggal 27 - 29 Agustus 2024 akan dibuka pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota melalui jalur partai," papar Novi. (awh/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Ingatkan Senat Unimus Agar Tidak Termakan Isu Hoaks

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Dalam paparan yang disampaikan dihadapan anggota senat dan mahasiswa Unimus Semarang, Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini mengingatkan untuk tidak mudah termakan isu, berita, dan informasi hoaks mengenai Pilkada 2024, Sabtu (27/7). Terlebih lagi, generasi muda yang saat ini aktif di media sosial memiliki peluang lebih besar untuk menerima informasi bohong. Hal itu karena derasnya arus interaksi di media sosial yang sering kali mengecoh penggunanya. "Apalagi di saat kita akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024, Pasti ada yang akan memanfaatkan media sosial untuk memperkeruh suasana, maka teman-teman semua harus hati-hati," kata Zaini. Hal tersebut dikatakan oleh Zaini saat menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Pemilu yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unimus Semarang. Untuk tidak mudah terpengaruh informasi hoaks, Zaini mengingatkan mahasiswa untuk selalu mengecek sumber berita, dan mencari informasi lain di kanal berita yang terpercaya. Ketimbang melibatkan diri pada interaksi di media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan buruk, Zaini mengajak para mahasiswa untuk mempelajari visi dan misi serta program yang ditawarkan. Dengan demikian, para mahasiswa bisa mengerti apa langkah-langkah pembangunan yang akan dilakukan oleh paslon apabila dirinya mendapatkan suara mayoritas dari warga Kota Semarang. "Jadilah pemilih yang cerdas dengan cara cari tahu rekam jejak dari para kandidat calon pemimpin, jangan termakan informasi atau berita hoax. Lebih baik pelajari visi, misi dan program paslon, dan memilih sesuai dengan hati nurani. Tidak terpengaruh dengan pilihan orang lain," ujar Zaini. Zaini mengajak para mahasiswa untuk menyalurkan hak politiknya karena suara mahasiswa penting untuk menentukan arah pembangunan di lima tahun masa jabatan pemimpin hasil pilkada. "Untuk semua teman-teman mahasiswa yang saat ini hadir, nantinya menjadi generasi penerus bangsa silahkan pada 27 November 2024 untuk datang ke TPS gunakan hak pilihnya, jangan golput. Karena satu suara akan menentukan nasib bangsa ini untuk lima tahun ke depan," pesannya. (ina/ed. Foto: dok KPU Kota Semarang)

Warga Kota Semarang Perlu Putus Mata Rantai Politik Uang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Hadir pada Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Anggota Karang Taruna Dalam Pilwakot Semarang Tahun 2024, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang, Ahmad Zaini mengatakan bahwa, masyarakat Kota Semarang petlu memutus mata rantai politik uang, Jumat (26/7). Zaini mengatakan, politik uang merupakan bahaya laten dari praktik korupsi yang harus dihindari.  Dengan memutus mata rantai politik uang, Zaini berharap Pilkada 2024 dapat menghasilkan pemerintahan yang baik, dan meningkatkan kualitas pembangunan masyarakat di masa mendatang. "Masyarakat perlu memutus mata rantai politik uang untuk membangun masyarakat dan pemerintah yang baik," tutur Zaini. "Dengan begitu kita bisa memberikan warisan yang positif. Agar anak cucu kita menuai sesuatu yang baik di masa mendatang," sambungnya.  Karena Karang Taruna Kota Semarang cukup aktif dalam melakukan kegiatan kepada anak muda, Zaini berharap para anggota Karang Taruna yang jumlahnya banyak dapat berperan dalam upaya pemutusan mata rantai praktik politik yang tidak baik. "Maka upaya ini penting dan membutuhkan partisipasi aktif pemuda, khususnya Karang Taruna pada penyelenggaraan Pilkada," ujar Zaini.  Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Semarang Timur dan dihadiri oleh kader Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kota Semarang tersebut dibuka oleh Ketua Karang Taruna Kota Semarang, IG Ananta Wijaya Putra.  Dalam sambutan yang disampaikannya, Ananta meminta anggotanya untuk memberikan kontribusi positif terhadap penyelenggaraan Pilkada. Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada anggota Karang Taruna yang telah menjadi anggota PPK, PPS ataupun pantarlih dalam Pilkada 2024. "Terima kasih kepada rekan-rekan semua yang telah berpartisipasi sebagai anggota PPK, PPS dan pantarlih. Semoga rekan-rekan bisa terus memberikan kontribusi yang baik," kata Ananta. Sosialisasi yang digelar oleh Karang Taruna itu ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai tanda terima kasih dari Karang Taruna Kota Semarang kepada KPU Kota Semarang.  Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mensukseskan penyelenggaraan Pilwakot Semarang 2024. (ybc/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

KPU Sosialisaikan Tahapan Pilkada Kepada Anggota KNPI Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Sosialisasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang yang diselenggarakan oleh KNPI Kota Semarang, Jumat (26/7). Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Semarang Tengah dan dihadiri oleh berbagai Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) tingkat Kota Semarang yang terhimpun dalam KNPI. Dalam pemaparannya, Agus Supriyono menjelaskan berbagai tahapan yang telah dilakukan oleh KPU dalam penyelenggaraan pemilihan Walikota Semarang. Dalam kesempatan tersebut Agus menekankan pentingnya partisipasi aktif pemuda dalam Pilkada. "Partisipasi aktif masyarakat adalah salah satu kunci suksesnya Pilwakot, KPU Kota Semarang mengajak para pemuda untuk turut aktif seperti ikut mengawasi proses pemilihan untuk mencegah kecurangan, menjadi bagian penyelenggara, atau minimal hadir saat hari pencoblosan pada tanggal 27 November nanti untuk menggunakan hak pilih,” ujar Agus Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai tanda terima kasih dari KNPI Kota Semarang kepada KPU Kota Semarang. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Walikota Semarang. (ana/ed. Foto: ana/KPU Kota Semarang)

KPU Sampaikan Progres & Tahapan Pilkada 2024 Kepada Pendengar C Radio

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Melalui siaran C Radio, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang sampaikan tahapan dan progres penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Semarang, Jumat (26/7). Dalam Talkshow Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024 itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono yang hadir menyampaikan bahwa proses coklit sudah 100 persen dituntaskan oleh pantarlih se-Kota Semarang. Hasil coklit itu kemudian akan digunakan oleh KPU Kota Semarang dan jajaran PPK, PPS untuk menyusun daftar pemilih pilkada mulai daftar pemilih sementara (DPS) hingga ditetapkannya daftar pemilih tetap (DPT). "Coklit sudah selesai dilakukan oleh para petugas kami. Langkah selanjutnya, KPU langsung menindaklanjuti hasil coklit itu untuk diproses sebagai DPS yang kemudian akhirnya ditetapkan sebagai DPT," kata Agus. Karena penyusunan daftar pemilih prosesnya panjang, Agus berharap masyarakat melakukan pengecekan secara berkala.  "Untuk memastikan hak pilih, nanti bisa dicek berkala, di kelurahan bisa, bisa juga pake HP dengan mengunjungi cekdptonline.kpu.go.id," tambah dia. Pada akhir Agustus, Agus mengatakan tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan adalah pendaftran paslon yang berasal dari jalur parpol. Masa pendaftaran akan berlangsung selama tiga hari dimulai pada Hari Selasa, tanggal 27 Agustus 2024. "Pendaftaran pasangan calon selama tiga hari mulai tanggal 27 sampai tanggal 29 Agustus 2024. hari pertama dan kedua dimulai pukul 08.00 sampai jam 16.00 sore. Di hari terakhir pembukaan tetap jam 8 pagi tapi sampai jam 23.59 malam baru ditutup," papar Agus. Mengenai baliho dan spanduk tokoh yang banyak bertebaran di jalan, Agus menjelaskan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan paslon yang pasti akan ikut di Pilkada 2024. "Yang saat ini banyak di baliho dan spanduk itu belum bisa disebut paslon, karena paslon itu jika sudah melewati serangkaian tahapan, diajukan oleh parpol atau gabungan parpol, melakukan tes kesehatan, melewati tahap verifikasi, jika semua lolos baru nanti ditetapkan sebagai paslon oleh KPU," lanjut Agus menerangkan. Pada tanggal 27 November 2024 mendatang, Agus menerangkan bahwa pemilih akan mendapatkan dua surat suara, yakni surat suara pilgub, dan surat suara pilwakot/pilbup. "Jika kemarin pemilu kemarin mendapat 5 kertas suara, nanti di Pilkada 2024 surat suara yang didapat 2, kalau di Kota Semarang berarti mendapat surat suara Pilgub Jateng dan Pilwakot Semarang," kata dia. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Hadirkan Pakar, KPU Ingin Tingkatkan Peran Humas Pada Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah mengundang tiga pakar pengelolaan media untuk meningkatkan peran humas di satker KPU se-Jawa Tengah, Kamis (25/7). Ketiga pakar yang dihadirkan sebagai pemateri itu antara lain, Head of Media Strategic Solopos, Danang Nur Ikhsan, Pemimpin Redaksi Solopos, Rini Yustiningsih, dan Marcomm Room Inc, Aii Sotya. "Menjelang Pilkada 2024, kita perlu meningkatkan kinerja kehumasan. Sehingga bisa lebih jeli melihat momen-momen penting untuk dipublikasikan," kata Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono saat membuka dan memberi arahan pada kegiatan Workshop Pengembangan Kehumasan Pada Pilkada 2024. Karena KPU juga memiliki tugas untuk memberikan pendidikan pemilih, Handi berharap, pasca kegiatan workshop, informasi yang disampaikan oleh KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah menjadi lebih akurat. "Mengingat KPU merupakan lembaga publik, humas KPU berperan penting dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih. Harapannya kita bisa menyampaikan informasi dan regulasi secara akurat," lanjut dia. Workshop selama 2 hari (24-25 Juli) tersebut diisi dengan kegiatan interaktif mengenai penulisan berita yang menarik, serta cara berbicara dan bersikap dalam menghadapi pertanyaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Gets Semarang itu dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah, dan Kasubbag TPH Sekretariat KPU Kota Semarang, Y. B. Chrismayoga. (ybc/ed. Foto: ybc/KPU Kota Semarang)