Gandeng Dispendukcapil, KPU Kota Semarang Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan Lapas
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang melakukan perekaman biometrik kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Perempuan dan Kedungpane, Jumat (2/8). Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini mengatakan perekaman biometrik ini bertujuan untuk mendeteksi data pemilih yang masuk ke sistem maupun yang belum diketahui dengan jelas. Kegiatan perekaman biometrik ini dilaksanakan secara bergantian oleh sejumlah petugas Dispendukcapil hingga selesai. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah mengatakan, kegiatan perekaman KTP elektronik dan pengecekan biometrik di Lapas Kelas I Kedungpane ini bertujuan untuk memastikan hak pilih warga binaan digunakan sebagaimana mestinya. "Dalam proses perekaman tersebut dilakukan pengecekan retina mata, sehingga warga binaan lapas bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan data kependudukan yang riil, dan bisa menyalurkan hak pilihnya di Pilkada Serentak 2024 pada 27 November 2024," kata Novi. Tujuan dari Perekaman Biometrik ini untuk memfasilitasi setiap warga binaan yang sedang menjalani pidana, tetap memiliki hak untuk berpartisipasi dalam Pilkada serentak 2024. "Iya, warga binaan ini kan salah satu kelompok rentan dalam pemilu dan pilkada, bisa dikatakan status mereka ini termarjinalkan karena hukuman pidana yang mereka terima. Tetapi secara hak pilih kan tetap memiliki hak, sehingga kita benar-benar mengupayakan bahwa teman-teman kita ini bisa menggunakan hak pilihnya dengan nyaman," kata Novi. Lebih lanjut mengenai hak pilih warga binaan dalam Pilkada Serentak 2024, Novi menjelaskan, langkah yang dilakukan oleh KPU Kota Semarang tersebut sudah melewati beberapa tahap sebelum dilaksanakan. Sebelumnya pada penandatanganan berita acara pembentukan TPS di lokasi khusus, KPU Kota Semarang dengan kepala lapas telah menyepakati didirikannya empat TPS di dua lapas yang ada di Kota Semarang. Merespon pertanyaan wartawan ketika melakukan peliputan di dalam lapas mengenai upaya KPU meningkatkan partisipasi masyarakat kepada kelompok rentan, Novi mengatakan, dalam melakukan sosialisasi KPU ada beberapa program yang bekerjasama dengan pihak luar, diantaranya, badan Kesbangpol Kota Semarang dan LSM serta ormas yang ada di Kota Semarang. Novi mengatakan, upaya tersebut sebagai langkah penyebarluasan informasi Pilkada 2024 kepada seluruh segmen masyarakat, khususnya kepada masyarakat yang sulit mengakses informasi digital dan kelompok marginal di Kota Semarang. "Jadi KPU Kota Semarang ini kan personilnya terbatas, di kota hanya 30, per kecamatan 5, kelurahan hanya 3, sementara Kota Semarang itu luas, jadi memang kami membutuhkan support dari semua pihak. Alhamdulillah di Pilkada 2024 Badan Kesbangpol Kota Semarang membuat kegiatan yang jumlahnya banyak dan cukup menjangkau semua lapisan masyarakat, kemarin dengan nelayan, dengan driver gojek, dan kami juga kerjasama dengan ormas dan LSM yang punya anggota sampai ke ranting. Harapanya bisa menjangkau semua kelompok rentan," papar Novi. (rhd/ed. Foto: dok KPU Kota Semarang)