Berita Terkini

KPU Kota Semarang Ikuti Sharing Session Advokasi Persoalan Kelembagaan

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti kegiatan advokasi hukum kepemiluan seri 1 dengan tema Masalah Kelembagaan dan Advokasinya, Selasa (19/7). Acara yang digelar secara daring (dalam jaringan) tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU, Sekretaris, Kasubbag Hukum dan SDM, serta staf Subbag Hukum dan SDM KPU Kota Semarang. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro berharap kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman antar penyelenggara, sehingga permasalahan kelembagaan yang pernah dialami oleh KPU Kabupaten/Kota tidak terulang kembali. Hadir selaku narasumber Solahudin ST. (Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kebumen) dan Musoffa S.Ag., M.Si. (Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Rembang). Acara dipandu oleh Teguh W. S.E (Kasubbag Hukum dan SDM Sekretariat KPU Rembang). (ana/ed. Foto: rw/KPU Kota Semarang)

KPU Gandeng Kejari Kota Semarang untuk Suksesnya Pemilu Serentak 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang kunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Jalan Abdurahman Saleh Nomor 5-9. Rombongan Ketua, Anggota KPU, Sekretaris, serta jajaran pejabat struktural sekretariat KPU Kota Semarang diterima oleh kepala Kejaksaan Negeri Semarang di ruang kerja Kepala Kejari Kota Semarang. Dalam suasana akrab dan santai, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom menyampaikan maksud dan tujuan audiensi untuk silaturahmi dan menjalin kerjasama demi suksesnya semua tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024. “Tujuan kami silaturahmi untuk membangun sinergi dan kerjasama, mengingat tahapan pemilu sudah dimulai, maka kami mohon masukan dan arahan dari kejaksaan negeri demi suksesnya Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 di Kota Semarang,” kata Nanda (Sapaan Ketua KPU) Mengangapi hal tersebut, Kejari Kota Semarang menyatakan kesiapannya dalam mendukung penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Emy Munfarida (Kepala Kejari Kota Semarang). “Kami menyatakan siap melaksanakan kerjasama untuk mensukseskan semua kerja KPU, seperti diperintahkan pimpinan kami di tingkat nasional, siap membantu semua kerja KPU mensukseskan pemilu,” terang Emy. Pada Kesempatan tersebut, Emy mengenalkan semua jajaran pejabat struktural di Kejari Kota Semarang dan semua menyatakan siap membantu tugas KPU dalam melaksanakan pemilu sesuai dengan bidang kerjanya. “Semoga pemilu bisa berjalan aman, lancar, sukses dan tidak berperkara,” tegas Emy. Pada kesempatan itu Nanda juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kejari yang berulang tahun ke 62 pada 22 Juli mendatang. Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dari KPU Kota Semarang kepada kepala Kejaksaan Negeri Semarang dan foto bersama. (dr/ed. Foto: rw/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Resmi Luncurkan Sipirang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang resmi meluncurkan Sipirang, Visualisasi Informasi Pemilihan Umum Kota Semarang, Selasa (19/7). Peluncuran tersebut dilakukan di Aula KPU Kota Semarang secara hybrid, yakni melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan lewat kanal Youtube KPU Kota Semarang. Sekretaris KPU Kota Semarang, Hari Soesilo (Harsoes) menyampaikan, Sipirang ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat mendapatkan data Pemilu Kota Semarang, yakni cukup membuka laman website KPU Kota Semarang. “Untuk mendapatkan data Pemilu di Kota Semarang kini semakin mudah, masyarakat cukup membuka laman website KPU Kota Semarang. Lihat pojok kanan bawah, ada tautan untuk membuka Sipirang. Di sana semua data Pemilu Kota Semarang tersaji lengkap, bisa diakses dimanapun dan kapanpun,” ungkap Harsoes. Harsoes yang merupakan penggagas aplikasi Sipirang menyebut, Sipirang ini merupakan pengembangan dari website. “Kami melakukan pengembangan updating website yang sudah ada, yaitu dengan melakukan beberapa perubahan atau peremajaan,” ujarnya. Menurut Harsoes, bagian pokok yang perlu dilakukan pengembangan adalah inputing data terkait dengan hasil kepemilihan yang telah lalu. “Pada informasi ini seluruh hasil kepemiluan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, memangkas birokrasi, perluasan pelayanan kepada semua orang, juga untuk menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada KPU,” tandas Harsoes. Sementara itu Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widyantoro menyampaikan, aplikasi Sipirang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses data Pemilu Kota Semarang, dimanapun tempatnya. “Aplikasi ini mempermudah semua proses informasi keperluan baik sebelum atau setelah Pemilu bagi masyarakat luas, kalangan akademisi, partai politik, juga media,” terangnya. “Diharapkan aplikasi ini akan semakin berkembang dan menjadi bagian dari upaya untuk citra positif KPU di tengah masyarakat. KPU bisa menjadi lembaga yang semakin transparan, semakin mempermudah proses ingin tahu masyarakat, dan bisa menjadi tempat belajar bagi semua pihak yang ingin belajar dan mengetahui tentang Pemilu, proses-prosesnya serta hasil-hasilnya,“ jelas Paulus. “Semoga ke depan semakin banyak inovasi-inovasi yang bisa dihasilkan oleh keluarga besar KPU, dan KPU seluruh Indonesia,” harapnya. Selain Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, hadir dalam peluncuran Sipirang diantaranya Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah, perwakilan Kepala Sekretariat Presiden, Gubernur Lemhanas, Ketua Komisi Informasi RI, Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, Wakil Walikota Semarang, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, ketua dan anggota serta sekretaris dan pejabat struktural KPU Kota Semarang, serta KPU kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah. (dr/ed. Foto: rw/KPU Kota Semarang)

Pemimpin Hebat Rela Mengorbankan Kepentingan Pribadi Demi Orang yang Dipim

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Nadia Ardiwinata, Host Panggung Diskusi Civil Society mengemukakan bahwa Pemimpin sejati, katanya, selalu peduli atas anak buah yang dipimpinnya.  Tidak hanya itu, Nadia juga mengungkapkan, tidak ada nilai yang lebih hebat daripada pemimpin yang bersedia mengorbankan kepentingannya pribadi demi orang-orang yang dipimpinnya.  Hal tersebut diucapkannya kala membuka diskusi Civil Society, dengan tajuk Leader Eat Last di Hotel @HOM Semarang, Selasa (19/7).  Acara yang dihadiri oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini dan Hery Abrianto tersebut digagas oleh Radio Idola Semarang. Selain diisi oleh Host Nadia Ardiwinata, Diskusi Civil Society: Leader Eat Last itu juga diikuti oleh Hendrar Prihadi (Walikota Semarang), Billy Dahlan (Presdir PT Dafam Property Indonesia), Ferdinand Hendrarto (Rektor Unika), dan Harjanto Halim (CEO Marimas Putra Kencana) sebagai narasumber. Ketiga narasumber tersebut memiliki pandangan serupa dengan Nadia mengenai konsep kepemimpinan. Hendi (Sapaan Hendrar Prihadi) dalam perannya sebagai Walikota Semarang menjelaskan, pemimpin yang baik adalah seorang yang dapat menggerakkan sebuah tim menjadi lebih kompak dalam bekerjasama menyelesaikan persoalan. “Seorang walikota adalah provokator super team supaya mereka bisa bekerja total, bagus, dan kompak karena kita bekerja bersama,” ujar Hendi. Oleh sebab itu, menurut Hendi, dalam memimpin Kota Semarang tidak diperlukan superman, tidak perlu walikota dan wakil walikota yang hebat, tetapi lebih membutuhkan support tim yang optimal. Selain itu Hendi juga menegaskan bahwa, seorang pemimpin harus mampu melindungi anak buahnya, menciptakan rasa aman, nyaman, sekaligus bersikap sederhana, serta mampu menyesuaikan dengan keadaan personil yang dipimpinnya. Sementara itu, Haryanto Halim menjelaskan, seorang pemimpin setidaknya perlu memiliki sikap yang mencerminkan integritas, empati, serta dapat memberikan rasa nyaman bagi personil yang dipimpinnya. “Pemimpin dalam menghadapi pekerjaan perlu dilakukan dengan sepehuh hati dan dengan happy, sehingga memberi rasa nyaman, bukan sekedar pencitraan,” tandasnya. Menurut Billy Dahlan, dalam buku Leader Eat Last karya Simon Sinek, dapat memberikan sudut pandang lain mengenai kepemimpinan, bahwa pemimpin harus bisa menyesuaikan keadaan. Jika gagal melakukan hal itu, Billy mengatakan akan ada efek buruk bagi seorang pemimpin, diantaranya kehilangan lokalitas, muncul sikap masa bodoh, dan hilangnya  rasa aman dan nyaman dari orang yang dipimpin. Dalam perspektif keilmuan, Ferdinand Hendrarto mengatakan, untuk menjadi pemimpin yang baik, selain dibutuhkan ilmu pengetahuan, seseorang pemimpin juga memerlukan menunjukkan integritas moral kepribadian. "Dua hal ini adalah kunci yang akan mengantarkan pada penggemblengan anak muda menjadi pemimpin yang baik dimanapun ia berkarya," ujar Ferdinand. (dr/ed. Foto: dr/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang dan PN Semarang Kompak Sukseskan Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang dan Pengadilan Negeri (PN) Semarang sepakat untuk bekerjasama dan besinergi demi suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Senin (18/7).  Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat rombongan anggota, dan sekretariat KPU Kota Semarang melakukan audiensi di Kantor PN Semarang, Jalan Siliwangi Nomor 512, Semarang. Dengan sinergi dan kerjasama yang solid antara KPU Kota Semarang dan PN Semarang, Nanda (Sapaan Ketua KPU) berharap tahapan pemilu dan pemilihan Tahun 2024 dapat berjalan aman, damai, sukses, lancar, serta bermanfaat bagi semua pihak. “Kami menyadari bahwa dalam tahapan penyelenggaraan pemilihan umum, akan banyak bersinggungan dengan Pengadilan Negeri Semarang, maka penting bagi kita untuk bersinergi dan saling bekerjasama untuk mendukung semua tahapan pemilu,” ujar Nanda. Selain bekerja sama, Nanda mengatakan KPU Kota Semarang memerlukan bantuan dan masukan hukum dari PN Semarang untuk mitigasi permasalahan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tahapan pemilu. Senada dengan Nanda, Ketua PN Semarang Riza Fauzi, S.H., C.N. mengatakan, untuk menciptakan suasana pemilu dan pemilihan yang kondusif, semua pihak perlu bekerjasama. Oleh sebab itu PN Semarang siap bekerjasama dengan KPU. “Dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024, PN Semarang akan selalu berkomitmen dan bekerjasama dengan penyelenggara pemilu untuk membantu menciptakan pemilu dan pilkada yang aman dan kondusif lancar sukses bermanfaat,” kata Riza. Riza melanjutkan, untuk mendukung lancarnya tahapan, PN Semarang siap menyesuaikan dengan ritme kerja KPU. Bahkan Riza akan membentuk tim khusus untuk memberikan advokasi hukum serta pelayanan yang lebih optimal. “Kami akan membentuk tim yang bertugas khusus untuk pelayanan mengenai tahapan pemilu, kalau perlu 24 jam dan 7 hari dalam seminggu,” tandas Riza. (dr/ed. Foto: rw/KPU Kota Semarang)

KPU dan DPRD Kota Semarang Siap Kerjasama Sukseskan Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan serentak yang aman, lancar, sukses serta akuntabel, merupakan kewajiban semua pihak, oleh sebab itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang siap berkomunikasi, bersinergi dengan semua pihak demi suksesnya gelaran Pemilu pada 14 Februari 2024 dan Pilkada Serentak 27 Nopember 2024, Jumat (15/7). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Semarang, di kompleks Balaikota Semarang, Jalan Pemuda Nomor 148.  “Kami siap bersinergi dan berkomunikasi dengan kerjasama yang baik dengan DPRD Kota Semarang mensukseskan Pemilu 2024,” tandas Nanda (sapaan Ketua KPU Kota Semarang). Nanda bersama rombongan Anggota dan sekretariat KPU Kota Semarang diterima oleh Kadarlusman (Ketua DPRD Kota Semarang) dan Moch. Imron (Sekretaris DPRD Kota Semarang).    Kadarlusman mengatakan, lembaganya siap memberikan dukungan kepada KPU Kota Semarang untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satunya dengan alokasi anggaran yang dibutuhkan agar semua tahapan berjalan dengan baik dan lancar. “DPRD Kota Semarang dan KPU harus bersama-sama mengawal Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan baik, dan semakin mematangkan kehidupan berdemokrasi, khususnya di Kota Semarang," ujarnya. Kadarlusman juga menyatakan kesiapannya untuk membantu suksesnya Pemilu 2024, jika pada prosesnya KPU mengalami kendala.   "Mensukseskan pemilu merupakan salah satu bagian dan kewajiban DPRD Kota Semarang, jika mengalami kendala dan kesulitan akan kami bantu sesuai dengan regulasi, aturan dan komisi pemilihan umum," lanjut Kadarlusman. Di penutup audiensi, KPU dan DPRD Kota Semarang saling bertukar cinderamata. (dr/ed. Foto: rw/KPU Kota Semarang)