Talkshow Sosialisasi Penyelenggaraan Pilkada 2024 Agape 94,5 FM Semarang
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menjadi narasumber pada kegiatan Talkshow Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024 yang diselenggarakan oleh radio Agape 94,5 FM Semarang. Hadir sebagai narasumber pada siaran radio tersebut Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Novi Maria Ulfah. Novi menyampaikan bahwa saat ini tahapan yang sedang berlangsung di KPU adalah coklit yaitu pencocokan dan penelitian data pemilih yang berlangsung sejak 24 Juni s.d 24 Juli 2024. Pantarlih tersebut yang akan mendatangi warga dari rumah ke rumah untuk dicocokan datanya sebagai pemlih. "Penghuni rumah yang didatangi pantarlih cukup mempersiapkan KK dan KTP untuk dipastikan datanya sudah benar apa belum," kata Novi. Setelah Coklit berakhir, selanjutnya adalah penyusunan DPS (Daftar Pemilih Sementara) dan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sampai dengan tanggal 21 September 2024. Novi menjelaskan pantarlih merupakan warga yang berasal dari lingkungan sekitar, sehingga mengetahui warga mana saja yang akan dikunjungi, karena pada saat pencocokan harus bertemu dengan yang bersangkutan. "Apabila berada di luar kota akan tetapi masih KTP di situ saat coklit, tetap petugas kami datang nanti bisa dengan anggota keluarga yang ada di rumah itu," kata Novi. Tahapan lain yang dalam waktu dekat akan dilakukan KPU adalah pencalonan pasangan calon kepala daerah. Novi mengatakan, terdapat dua mekanisme agar kandidat bisa mencalonkan diri, yakni melalui jalur independen dukungan masyarakat dan melalui dukungan parpol atau gabungan parpol. "Untuk perseorangan tidak ada di Kota Semarang karena memang banyak dukungan yang harus dikumpulkan. Kemudian yang kedua melalui jalur parpol atau gabungan parpol," papar Novi. Tanggal 24 Agustus 2024 KPU baru akan mengumumkan tahap pendaftaran Wali Kota dan Wakil Walikota, dilanjutkan proses-proses lain. "Nanti diumumkan melalui media massa. Setelah itu penerimaan berkas dan verifikasi data mulai tanggal 27 Agustus sampai 29 Agustus 2024. Dan setelah itu baru akan ditetapkan tanggal 22 September 2024," jelas Novi. Untuk meningkatkan awarness warga Kota Semarang KPU sudah merancang kegiatan-kegiatan sosialisasi melalui berbagai media. "Diantaranya melalui radio, pertemuan tatap muka seperti komunitas perempuan, disabilitas, LSM Ormas. Nanti juga akan ada KPU Goes To School di 15 sekolah di Kota Semarang, dan KPU Goes To Campus di 10 Universitas di Kota Semarang. KPU juga selalu mengupdate segala kegiatan di sosmed, sehingga dapat dilihat oleh masyarakat," sambung dia. Novi berpesan kepada sahabat Agape FM untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024. "Jangan lupa juga cek secara berkala di cekdptonline.kpu.go.id untuk memastikan terdaftar sebagai pemilih. Jadi tidak harus ke kelurahan, lewat HP saja bisa, nanti bisa tahu terdaftar di TPS berapa, alamatnya mana," pesan Novi. (if/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)